0 0
Read Time:5 Minute, 35 Second

Equityworld Futures Trillium Surabaya – Berikut merupakan informasi terbaru terkait 10 Perampokan Kripto Terbesar Sepanjang Sejarah, Binance Ikut Terseret yang dirangkum dari berbagai sumber terpercaya dan telah disesuaikan oleh Tim Riset EWF untuk memberikan pemahaman yang lebih jelas kepada pembaca.

Hal ini memungkinkan mereka mengirimkan instruksi untuk menguras dompet digital yang terdampak..

Sejauh ini, sekitar separuh aset yang dicuri telah dibekukan..

Dikutip dari Reuters, sekitar US$6,3 miliar aset kripto dikuras dari dompet digital yang digunakan Binance untuk memproses transaksi.

Jakarta, Equityworld Futures – Peretasan senilai US$6,3 miliar atau sekitar Rp 114,6 triliun (US$1= Rp 18.120) mengguncang Binance, bursa mata uang kripto terbesar di dunia.

Angka tersebut berdasarkan keterangan bursa. Selain itu, analisis para ahli terhadap catatan transaksi blockchain…

Teng mengatakan penyelidikan Binance belum berhasil mengidentifikasi pelaku.

Perwakilan Korea Utara di Jenewa. Tak hanya itu, kedutaan besarnya di China belum segera menanggapi permintaan komentar. turut berperan penting..

Sementara itu, Korea Utara secara rutin membantah keterlibatan dalam serangan siber sekaligus pencurian mata uang kripto…

Teknologi di balik jaringan mata uang kripto kerap sulit dipahami.

Ada sejumlah faktor yang membuat aset digital menjadi sasaran pencurian bernilai besar, mulai dari celah sistem keamanan hingga pencurian kunci privat yang memungkinkan pelaku mengendalikan aset terkait..

Walaupun Kasus FTX menunjukkan bahwa risiko dalam industri kripto tidak hanya berkaitan dengan volatilitas harga,, juga keamanan operasional. Selain itu, pengelolaan dana pelanggan. masih menjadi prioritas..

Pada 2022, Ronin Network, platform blockchain yang terhubung dengan gim Axie Infinity, kehilangan aset kripto senilai sekitar US$540 juta.

Catatan blockchain menunjukkan sebagian besar pencurian berlangsung hanya dalam waktu sekitar 20 menit, dimulai tidak lama setelah pukul 20.00 GMT pada Kamis..

Sebagai contoh, USDT milik Tether. Di samping itu, USDC milik Circle, memiliki fitur yang memungkinkan penerbitnya membekukan aset dari jarak jauh. juga perlu diperhatikan. sering terjadi ketika Sejumlah mata uang kripto, termasuk stablecoin utama..

Perusahaan tersebut mengaku sangat yakin kelompok yang sama berada di balik pencurian dari Binance..

Nilai pencurian Bybit tercatat jauh lebih besar dibandingkan banyak insiden sebelumnya, termasuk peretasan Poly Network. Tak hanya itu, Ronin Network. turut berperan penting..

Selain itu, transaksi pada sejumlah jaringan blockchain bersifat final sehingga berdampak pada pembatalan transaksi, ditambah lagi dengan pemulihan dana menjadi sulit dilakukan….

Dugaan keterlibatan Korea Utara masih berdasarkan analisis pola serangan sekaligus aliran aset digital…

Dalam pernyataan di platform X, Binance mengatakan awalnya menduga serangan tersebut melibatkan laptop yang telah diretas.

Berdasarkan analisis blockchain, sebagian besar pencurian berlangsung hanya dalam waktu sekitar 20 menit.

Di sisi lain, perbedaan standar keamanan, ditambah lagi dengan pengawasan antarlayanan dapat menciptakan celah yang dimanfaatkan oleh pelaku kejahatan…

Binance memiliki Secure Asset Fund for Users (SAFU), yakni, ditambah lagi dengan a perlindungan pengguna berupa cadangan Bitcoin senilai USBinance memiliki Secure Asset Fund for Users (SAFU), yakni miliar yang dirancang untuk melindungi pelanggan ketika terjadi pelanggaran keamanan…

Sementara itu, Chainalysis mengatakan sekaligus a yang dicuri dalam serangan terhadap Bitget pada bulan lalu sedang dicampur dengan hasil peretasan Binance…

Binance kini berupaya membekukan aset curian, memulihkan layanan, sekaligus menanggung kerugian yang terkonfirmasi…

Kasus ini memperlihatkan semakin canggihnya operasi kejahatan siber yang diduga didukung negara, sekaligus meningkatkan kekhawatiran terhadap keamanan bursa kripto terpusat..

FTX juga masuk dalam daftar peretasan besar setelah sekitar US0 juta hingga US7 juta sekaligus a dilaporkan hilang ketika bursa tersebut mengalami keruntuhan pada 2022…

Sementara itu, Coincheck di Jepang mengalami pencurian aset senilai sekitar US$500 juta pada 2018.

// .

Serangan tersebut dikaitkan dengan peretas Korea Utara.

Pelaku juga dapat memindahkan aset curian lintas jaringan untuk menyamarkan jejak transaksi, ditambah lagi dengan mempersulit pelacakan..

Namun, penyelidikan lanjutan menemukan sejumlah titik pelanggaran keamanan lainnya.

Sejumlah perusahaan analisis blockchain di AS menyebut serangan tersebut memiliki kemiripan dengan operasi sebelumnya yang dikaitkan dengan peretas Korea Utara..

Setelah memindahkan. Selain itu, a, para peretas berpacu mengalihkan aset agar tidak dapat dijangkau oleh mitra Binance maupun penerbit stablecoin..

Aksi pencurian ini menjadi peretasan aset digital terbesar yang pernah tercatat dalam sejarah dunia..

Sebagian serangan mengeksploitasi kelemahan teknis pada infrastruktur transaksi atau sistem otorisasi, sementara serangan lainnya melibatkan pencurian kredensial, manipulasi proses persetujuan transaksi, hingga dugaan penyalahgunaan akses internal..

Namun, sejumlah pencurian digital terbesar di dunia justru tidak hanya mengandalkan kecanggihan teknologi,. Akan tetapi juga mengeksploitasi celah keamanan. Selain itu, kepercayaan manusia.. tidak boleh diabaikan..

Sebelum kasus Binance dalam materi tambahan tersebut, Bybit menjadi sorotan dunia setelah kehilangan aset Ethereum senilai US$1,5 miliar pada 21 Februari 2025..

Peretas dilaporkan memperoleh akses ke kunci privat yang memungkinkan mereka menarik. Tak hanya itu, a. turut berperan penting..

Serangan ini bukan hanya menjadi pukulan besar bagi industri aset digital,. Akan tetapi juga memicu kekhawatiran baru mengenai keamanan. Di samping itu, a pengguna dan kemampuan bursa kripto melindungi aset yang mereka kelola. juga perlu diperhatikan. tidak boleh diabaikan..

Co-CEO Binance Richard Teng mengatakan kerugian akan ditanggung menggunakan. Selain itu, a perlindungan tersebut dan sumber daya perusahaan…

TRM Labs menyatakan peretasan Binance memiliki karakteristik serupa dengan serangan terhadap bursa kripto Bybit pada tahun lalu, yang oleh Biro Investigasi Federal AS (FBI) dikaitkan dengan peretas Korea Utara..

Insiden ini menjadi salah satu peringatan besar bagi industri kripto pada masa awal perkembangannya..

Namun, identitas pelaku dalam kasus Binance belum dikonfirmasi secara resmi.

Binance tidak memberikan penjelasan lebih lanjut mengenai temuan tersebut..

Pada awalnya, muncul spekulasi mengenai kemungkinan keterlibatan orang dalam.

Kedua kasus tersebut memperlihatkan bahwa keamanan sistem penyimpanan, pengelolaan kunci privat,, ditambah lagi dengan otorisasi transaksi merupakan faktor penting dalam perlindungan aset digital…

Meski demikian, metode peretasan kripto tidak selalu sama.

Namun, otoritas Amerika Serikat kemudian mendakwa tiga orang yang diduga berperan dalam jaringan kejahatan siber terkait insiden tersebut..

Menurut perusahaan analisis blockchain asal Amerika Serikat, TRM Labs, para peretas berhasil membobol infrastruktur penandatanganan transaksi Binance, sistem yang berfungsi memberikan otorisasi transaksi.

“Dengan bahasa sederhana, penyerang mungkin tidak mencuri kunci brankas, melainkan membajak sistem yang memerintahkan brankas untuk mengeluarkan uang,” kata Joshua Chu, pengacara di Hong Kong yang menangani kasus-kasus kripto, dikutip daru Reuters..

Siapa di Balik Serangan Ini, Benarkah Ada Korea Utara di Baliknya?.

Perkembangan terkait 10 Perampokan Kripto Terbesar Sepanjang Sejarah, Binance Ikut Terseret akan terus dipantau mengingat dampaknya terhadap kondisi ekonomi dan pasar secara keseluruhan.


Artikel ini disusun oleh Tim Riset Equityworld Futures Surabaya berdasarkan analisis data pasar dan pemberitaan terbuka di media sosial serta portal berita global.

Peringatan Risiko: Konten ini disediakan hanya untuk tujuan informasi dan menambah wawasan, bukan merupakan rekomendasi investasi. Trading futures dan instrumen keuangan lainnya mengandung risiko tinggi yang dapat mengakibatkan kerugian sebagian atau seluruh modal Anda. Pastikan Anda memahami sepenuhnya risiko yang ada dan selalu melakukan riset mandiri sebelum mengambil keputusan investasi.

Kunjungi website kami untuk informasi lebih lanjut:
Berita Terkini Equity World Futures |
Equityworld Futures Official

Baca juga:

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

By