0 0
Read Time:6 Minute, 21 Second

Equityworld Futures Trillium Surabaya – Berikut merupakan informasi terbaru terkait Harga Minyak Dunia Mengamuk! Hampir US$120, Ancaman Perang Membesar yang dirangkum dari berbagai sumber terpercaya dan telah disesuaikan oleh Tim Riset EWF untuk memberikan pemahaman yang lebih jelas kepada pembaca.

Kekhawatiran pasokan meningkat setelah sebuah kapal tanker di Selat Hormuz terkena perangkat peledak yang dipasang dari kapal kecil.

Di sisi lain, kenaikan ekspor Saudi belum tentu berarti pasokan global kembali aman.

Senior Vice President of Trading BOK Financial, Dennis Kissler, mengatakan perhatian pelaku pasar akan tetap tertuju pada arus pengiriman minyak dari Timur Tengah. Di samping itu, potensi eskalasi konflik oleh militer AS beserta sekutunya. juga perlu diperhatikan..

Kantor berita semi-resmi Iran, Tasnim, melaporkan bahwa Teheran telah menerima surat tersebut,. Akan tetapi belum memberikan tanggapan tidak boleh diabaikan..

// // .

Informasi tersebut disampaikan UKMTO, ba sekaligus keamanan maritim Inggris, pada Jumat…

Mereka juga menggunakan citra satelit, pengamatan aktivitas pelabuhan, serta sumber data lainnya untuk memperkirakan arus pengiriman minyak..

Harga Brent sempat menyentuh US$118 per barel atau mendekati US$ 120..

Dalam sepekan harga minyak WTI naik 0,82% atau sudah naik selama empat pekan beruntun.

Di tengah meningkatnya risiko keamanan, upaya diplomatik untuk meredakan konflik masih berlangsung.

Di luar Timur Tengah, data energi AS menunjukkan jumlah rig minyak bertambah dua unit, menjadi indikator potensi produksi pada masa mendatang..

Presiden AS Donald Trump sebelumnya mengatakan Wakil Presiden JD Vance telah menghubungi Iran untuk membantu pengiriman pasokan medis.

“Pelaku pasar akan terus mencermati arus pengiriman minyak dari Timur Tengah serta potensi eskalasi konflik oleh pasukan AS. Tak hanya itu, sekutunya,” ujar Dennis Kissler, Senior Vice President of Trading di BOK Financial. turut berperan penting..

Koalisi pimpinan Arab Saudi juga menyatakan telah mencegat rudal jelajah yang diluncurkan Houthi menuju wilayah barat kerajaan tersebut..

Hal ini disebabkan oleh jalur tersebut merupakan salah satu titik strategis perdagangan energi dunia, akibatnya Penurunan volume minyak yang melewati Selat Hormuz menjadi perhatian penting..

// .

Kontrak berjangka minyak mentah Brent untuk pengiriman Desember, yang berakhir pada Jumat kemarin, ditutup melonjak US$2,76 atau 2,4% ke US$117,64 per barel.

Data sementara tersebut mencakup ekspor sebesar 3,32 juta bph dari pesisir barat. Selain itu, 4,55 juta bph dari wilayah timur Arab Saudi…

Dengan demikian, harga minyak brent sudah menguat selama empat pekan beruntun..

Akibatnya, analis tidak bisa hanya mengandalkan data pelacakan kapal.

Namun, permintaan minyak mentah, ditambah lagi dengan produk petroleum justru menurun…

TankerTrackers.com mencatat ekspor minyak mentah Arab Saudi rata-rata mencapai sekitar 7,9 juta barel per hari (bph) selama 29 hari pertama Oktober, melonjak dari 5,8 juta bph pada September..

Ketegangan regional juga meningkat setelah pemerintah AS memerintahkan pegawai pemerintah yang tidak bertugas darurat beserta keluarga mereka untuk meninggalkan Arab Saudi mulai 23 Oktober.

Sebelum perang, harga minyak diperkirakan bergerak di kisaran US$60-US$70 per barel..

Gangguan berkepanjangan berpotensi membatasi pengiriman minyak sekaligus bahan bakar ke pasar global…

Di tengah ancaman terhadap pasokan energi, ekspor minyak mentah Arab Saudi justru tercatat meningkat pada Oktober dibandingkan September, menurut dua dari tiga perusahaan pelacak kapal..

Para mediator Qatar kembali ke Teheran pada Jumat sebagai bagian dari upaya terkoordinasi untuk mencapai kesepakatan antara AS. Tak hanya itu, Iran, menurut seorang pejabat yang mengetahui pembicaraan tersebut kepada Reuters. turut berperan penting..

Hingga laporan tersebut dirilis, belum diketahui siapa yang bertanggung jawab atas serangan di jalur laut strategis yang menjadi pintu utama pengiriman minyak mentah. Di samping itu, bahan bakar dari kawasan Teluk. juga perlu diperhatikan..

Perusahaan pelacak kapal lainnya, Petro-Logistics, juga mencatat peningkatan ekspor dari Pelabuhan Yanbu di pesisir Laut Merah setelah mengalami penurunan pada September..

Penyebab utamanya adalah banyak kapal tanker mematikan sinyal pelacakan di tengah memburuknya risiko keamanan di kawasan Teluk.,. Akibatnya, Ketidakpastian meningkat terjadi…

Sementara itu, kontrak minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) AS juga menguat US$2,12 atau 2,08% ke US$104,12 per barel..

Kelompok Houthi Yaman yang didukung Iran pada Kamis mengklaim telah menyerang sejumlah lokasi di Arab Saudi, termasuk kilang minyak Ras Tanura, kilang Rabigh, serta fasilitas produksi Abqaiq milik perusahaan minyak negara Saudi Aramco..

Bank asal Denmark tersebut memperkirakan harga minyak mentah akan bertahan pada rentang yang lebih tinggi, yakni US$70-US$90 per barel, bahkan setelah konflik berakhir.

Administrasi Informasi Energi AS (EIA) melaporkan produksi minyak mentah AS meningkat pada Agustus.

Bahan peledak jenis ini dipasang pada lambung kapal dari kapal kecil. Tak hanya itu, dapat mengancam keselamatan pelayaran serta kelancaran distribusi energi global. turut berperan penting..

Alasannya adalah risiko keamanan, termasuk serangan Houthi terhadap bandara sipil, ditambah lagi dengan infrastruktur penting lainnya.. Akibatnya, Kedutaan Besar AS di Riyadh menyebut langkah tersebut diambil….

Jakarta, Equityworld Futures – Harga minyak dunia melonjak lebih dari 2% pada perdagangan Jumat (30/10/2026), mencapai level tertinggi sejak akhir April 2026..

// .

Lonjakan harga terjadi di tengah kekhawatiran eskalasi perang Iran setelah pemilu paruh waktu Amerika Serikat (AS), terlebih setelah sebuah kapal tanker diserang di Selat Hormuz..

Saxo Bank memperingatkan harga minyak berpotensi semakin volatil dalam beberapa pekan mendatang, seiring pemilu di Israel, ditambah lagi dengan pemilu paruh waktu AS pada 3 November…

Iran disebut menginginkan AS memenuhi persyaratannya sekaligus menolak posisi yang bertentangan dengan kerangka tuntutan tersebut…

Kombinasi serangan terhadap kapal tanker, ancaman terhadap fasilitas energi, gangguan infrastruktur,, ditambah lagi dengan ketidakpastian diplomatik membuat pasar minyak kembali dibayangi risiko geopolitik…

Virginie Bahnik dari Petro-Logistics mengatakan volume minyak yang melewati Selat Hormuz telah turun sekitar 2 juta hingga 3 juta bph dibandingkan puncak yang tercatat pada awal Oktober..

Dalam sepekan, harga minyak brent naik 0,79%.

Pipa tersebut menghubungkan la. Di samping itu, g minyak Hamada dengan kilang Zawiya. juga perlu diperhatikan..

Berbeda dengan kedua pelacak tersebut, Kpler mencatat total ekspor minyak mentah Arab Saudi baru mencapai 5,72 juta bph sepanjang Oktober, turun dari 6,70 juta bph pada September..

Data pelacakan kapal dapat berbeda. Selain itu, berubah seiring masuknya informasi baru, terutama ketika aktivitas pelayaran semakin sulit dipantau…

Perbedaan angka tersebut menunjukkan sulitnya memastikan volume ekspor sebenarnya.

Perusahaan minyak nasional Libya menyatakan sebuah kelompok bersenjata menutup katup pada jalur pipa utama minyak mentah Hamada pada Jumat.

Perbedaan data pelacakan membuat pelaku pasar masih kesulitan memastikan berapa banyak minyak yang benar-benar berhasil dikirim..

Walaupun begitu,, secara keseluruhan, ekspor Arab Saudi masih kuat. Selain itu, akan mengakhiri Oktober pada level lebih tinggi dibandingkan September,” ujarnya. masih terjadi meski “…

Sumber maritim menyebut serangan tersebut merupakan insiden pertama yang diketahui berhasil menggunakan ranjau magnetik atau limpet mine di Selat Hormuz sejak perang AS-Israel melawan Iran dimulai pada Februari..

Sebagai catatan, minyak ekspor Saudi salah satu sumbernya adalah Saudi Aramco..

Pernyataan itu muncul setelah laporan media AS menyebut Vance mengirim surat kepada pejabat keamanan tertinggi Iran untuk menghidupkan kembali pembicaraan damai..

Penutupan katup itu menghentikan aliran minyak sekitar 15.000 barel per hari..

// .

Sepanjang Oktober, harga Brent melesat 13,6%, se. Tak hanya itu, gkan WTI menguat 15,2% turut berperan penting..

Perkembangan terkait Harga Minyak Dunia Mengamuk! Hampir US$120, Ancaman Perang Membesar akan terus dipantau mengingat dampaknya terhadap kondisi ekonomi dan pasar secara keseluruhan.


Artikel ini disusun oleh Tim Riset Equityworld Futures Surabaya berdasarkan analisis data pasar dan pemberitaan terbuka di media sosial serta portal berita global.

Peringatan Risiko: Konten ini disediakan hanya untuk tujuan informasi dan menambah wawasan, bukan merupakan rekomendasi investasi. Trading futures dan instrumen keuangan lainnya mengandung risiko tinggi yang dapat mengakibatkan kerugian sebagian atau seluruh modal Anda. Pastikan Anda memahami sepenuhnya risiko yang ada dan selalu melakukan riset mandiri sebelum mengambil keputusan investasi.

Kunjungi website kami untuk informasi lebih lanjut:
Berita Terkini Equity World Futures |
Equityworld Futures Official

Baca juga:

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

By