0 0
Read Time:1 Minute, 24 Second

Equityworld Futures Surabaya – Update berita terbaru terkait Usai Moody’s, Kemenkeu Janji Perbaiki Tata Kelola Fiskal yang dirangkum dari berbagai sumber terpercaya dan telah disesuaikan untuk memberikan pemahaman yang lebih jelas kepada pembaca.

Juda Agung memastikan, meskipun mendapat catatan dari lembaga pemeringkat internasional, pemerintah tetap berpegang pada batas defisit anggaran maksimal 3 persen dari Produk Domestik Bruto (PDB) sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2003 tentang Keuangan Negara.

Baik itu terkait dengan tata kelola, ya, tata kelola kebijakan,. Selain itu, juga risiko-risiko yang lain,” kata Juda Agung saat ditemui usai acara Economic Outlook 2026 di Hotel Kempinski, Jakarta, Selasa, 10 Februari 2026..

Menurut Wakil Menteri Keuangan Juda Agung, langkah perbaikan itu dilakukan tanpa mengorbankan disiplin fiskal, terutama terkait komitmen menjaga defisit anggaran tetap terkendali..

Untuk APBN 2026, pemerintah bahkan menetapkan target defisit lebih rendah, yakni 2,68 persen..

KEMENTERIAN Keuangan berkomitmen memperbaiki tata kelola fiskal. Selain itu, kebijakan ekonomi menyusul keputusan Moody’s Investors Service yang merevisi outlook kredit Indonesia dari stabil menjadi negatif.

Perkembangan terkait Usai Moody’s, Kemenkeu Janji Perbaiki Tata Kelola Fiskal akan terus dipantau mengingat dampaknya terhadap kondisi ekonomi dan pasar secara keseluruhan.

Artikel ini dipublikasikan ulang untuk tujuan edukasi dan informasi pasar. Informasi yang disajikan tidak merupakan rekomendasi investasi.

Perhatian: Trading futures mengandung risiko kerugian. Sebelum memulai trading, pastikan Anda memahami risikonya. Performa masa lalu tidak menjamin hasil di masa depan.

Baca juga:

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

By