Equityworld Futures Surabaya – Update berita terbaru terkait ESDM Buka Peluang Revisi Kuota Produksi Batu Bara 2026 yang dirangkum dari berbagai sumber terpercaya dan telah disesuaikan untuk memberikan pemahaman yang lebih jelas kepada pembaca.
Wakil Menteri ESDM Yuliot Tanjung mengatakan kuota produksi yang tercantum dalam RKAB pada dasarnya bersifat dinamis. Selain itu, dapat berubah sesuai kondisi.
Penyesuaian tersebut dimungkinkan apabila terjadi peningkatan kebutuhan batu bara di dalam negeri..
Angka tersebut lebih rendah dibandingkan kuota produksi tahun 2025 yang mencapai 1,2 milar ton.
Penurunan kuota ini dilakukan sebagai bagian dari evaluasi pemerintah terhadap kondisi pasar batu bara global..
Sebelumnya, Kementerian ESDM menetapkan kuota produksi batu bara untuk 2026 sekitar 700 juta ton.
KEMENTERIAN Energi. Selain itu, Sumber Daya Mineral (ESDM) membuka peluang perubahan kuota produksi batu bara dalam Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB) 2026.
“Dalam implementasinya RKAB itu dimungkinkan untuk berubah, sepanjang ada perubahan atau peningkatan permintaan di dalam negeri,” ujar Yuliot saat ditemui di kantor Kementerian ESDM, Jakarta, Jumat, 6 Februari 2026..
Perkembangan terkait ESDM Buka Peluang Revisi Kuota Produksi Batu Bara 2026 akan terus dipantau mengingat dampaknya terhadap kondisi ekonomi dan pasar secara keseluruhan.
Sumber artikel: Sumber Asli
Artikel ini dipublikasikan ulang untuk tujuan edukasi dan informasi pasar. Informasi yang disajikan tidak merupakan rekomendasi investasi.
Informasi Resmi PT Equityworld Futures:
Perhatian: Trading futures mengandung risiko kerugian. Sebelum memulai trading, pastikan Anda memahami risikonya. Performa masa lalu tidak menjamin hasil di masa depan.
Baca juga:
- Equityworld Trillium Surabaya – Dampak Gejolak Geopolitik dan Dolar Kuat pada Harga Emas
- Equityworld Trillium Surabaya – Prospek Harga Emas Hari Ini