0 0
Read Time:5 Minute, 18 Second

Equityworld Futures Trillium Surabaya – Berikut merupakan informasi terbaru terkait Pil Pahit Trump! Kasus Pengajuan Kebangkrutan di AS Tembus 620.000 yang dirangkum dari berbagai sumber terpercaya dan telah disesuaikan oleh Tim Riset EWF untuk memberikan pemahaman yang lebih jelas kepada pembaca.

Meski terus meningkat, angka tersebut sebenarnya masih jauh di bawah level hampir 1,6 juta kasus pada periode 12 bulan yang berakhir September 2010..

// .

Jumlahnya terus bertambah menjadi 24.039 kasus pada 2025, sebelum mencapai 27.054 kasus pada 2026.

Persoalan setiap perusahaan juga berbeda, mulai dari beban utang, persaingan, perubahan perilaku konsumen, hingga tekanan biaya operasional..

Sementara itu, perusahaan penyedia konten visual Getty Images mengajukan Chapter 11 pada 21 Oktober 2026.

Meski kenaikannya tipis, jumlah tersebut menjadi yang tertinggi untuk semester pertama sejak 2010..

Jika melihat khusus dunia bisnis, kenaikannya bahkan lebih tajam..

Namun, daftar tersebut bersifat selektif. Di samping itu, bukan keseluruhan kasus kebangkrutan perusahaan di AS. juga perlu diperhatikan..

Tren kenaikannya sudah berlangsung sejak 2022, sebelum Trump kembali menjabat pada Januari 2025..

Salah satunya Saks Global, perusahaan ritel mewah yang sebelumnya menaungi Saks Fifth Avenue, Neiman Marcus,. Tak hanya itu, Bergdorf Goodman. turut berperan penting..

Ada yang tertekan beban utang, menghadapi kenaikan biaya operasional, hingga harus merombak bisnisnya agar tetap bertahan..

Getty Images menyatakan kegiatan operasionalnya tetap berjalan selama proses restrukturisasi berlangsung..

Daftar yang dihimpun Intellizence memperlihatkan pengajuan kebangkrutan terjadi di berbagai sektor, mulai dari ritel, manufaktur, layanan kesehatan, hingga transportasi.

Jakarta, Equityworld Futures – Di tengah ambisi Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump memperkuat perekonomian dalam negeri lewat agenda America First, semakin banyak bisnis di Negeri Paman Sam yang justru mengajukan kebangkrutan..

Data S&P Global Market Intelligence mencatat 372 pengajuan kebangkrutan perusahaan sepanjang semester I 2026, sedikit meningkat dari 371 kasus pada periode yang sama tahun sebelumnya..

Meningkatnya pengajuan kebangkrutan terjadi ketika pemerintahan Trump menjalankan agenda America First untuk memperkuat industri. Tak hanya itu, produksi dalam negeri AS. turut berperan penting..

Namun, sejumlah kebijakan perdagangan juga membawa konsekuensi biaya bagi perusahaan Amerika, terutama yang masih bergantung pada bahan baku maupun barang impor..

Dari sektor manufaktur, Trinseo juga mengajukan kebangkrutan pada Mei 2026.

Melalui proses tersebut, perusahaan berhasil memangkas utangnya hampir 75%..

Di balik ribuan kasus tersebut, sejumlah perusahaan ternama AS juga masuk dalam daftar pengajuan kebangkrutan sepanjang 2026..

Angkanya kemudian meningkat menjadi 433.658 kasus pada 2023 sekaligus 504.112 kasus pada 2024, sebelum menembus 557.376 kasus pada 2025…

Jumlah tersebut melanjutkan tren kenaikan sejak 2022, ketika total pengajuan kebangkrutan AS masih sebanyak 383.810 kasus.

Tak hanya perusahaan kecil, sejumlah nama besar dari sektor ritel, manufaktur, hingga media juga masuk dalam daftar.

Saks Global akhirnya menjalani restrukturisasi sekaligus keluar dari proses kebangkrutan pada Juni 2026 dengan nama baru, Exemplar Luxury Group..

Perusahaan mengajukan perlindungan kebangkrutan pada Januari 2026 dengan utang pen. Di samping itu, aan sekitar US,4 miliar juga perlu diperhatikan..

Dengan demikian, pengajuan kebangkrutan bisnis telah melonjak sekitar 106,1% dibandingkan empat tahun lalu..

Tekanan juga terlihat pada perusahaan besar.

// .

Langkah ini menjadi bagian dari restrukturisasi yang mencakup komitmen investasi ekuitas hingga US3 juta dari keluarga Getty. Tak hanya itu, afiliasi Koch Equity Development. turut berperan penting..

Tarif impor dapat membuat biaya pengadaan meningkat.

Namun, kenaikan yang berlangsung sejak 2022 menunjukkan bahwa tekanan keuangan terhadap rumah tangga maupun dunia usaha AS belum sepenuhnya mereda..

Jika digabungkan dengan kebangkrutan individu atau kategori nonbisnis, jumlahnya jauh lebih besar lagi..

Kenaikan ini menunjukkan semakin banyak pelaku usaha yang menempuh proses hukum kebangkrutan.

Laporan Beige Book Federal Reserve pada Oktober 2026 turut mencatat bahwa tarif, biaya energi,. Tak hanya itu, pengiriman masih menjadi sumber tekanan bagi sejumlah pelaku usaha. turut berperan penting..

Posisi berikutnya ditempati consumer discretionary atau sektor barang, ditambah lagi dengan jasa konsumsi nonprimer sebanyak 35 kasus, disusul healthcare dengan 26 kasus…

Selain ketiga perusahaan tersebut, nama lain, misalnya Sleep Number. Selain itu, West Marine juga masuk dalam deretan perusahaan yang mengajukan kebangkrutan pada 2026….

Persoalannya, tidak semua perusahaan bisa langsung meneruskan tambahan biaya tersebut kepada konsumen tanpa mempengaruhi penjualan..

Namun, pengajuan tersebut tidak selalu berarti perusahaan langsung tutup.

Pengajuan kebangkrutan bisnis AS yang masih sebanyak 13.125 kasus pada periode hingga September 2022 meningkat menjadi 17.051 kasus pada 2023. Tak hanya itu, 22.762 kasus pada 2024. turut berperan penting..

Produsen material khusus tersebut menjalani restrukturisasi yang dirancang untuk mengurangi utang sekitar US$ 2 miliar sekaligus memangkas beban bunga tahunan sekitar US$140 juta..

Sepanjang periode tersebut, total pengajuan kebangkrutan AS mencapai 621.111 kasus, meningkat 11,4% dari 557.376 kasus pada periode sebelumnya..

Sebagian menggunakannya untuk merestrukturisasi utang. Di samping itu, mempertahankan operasional. juga perlu diperhatikan..

Meski demikian, lonjakan kebangkrutan AS tidak bisa sepenuhnya dikaitkan dengan kebijakan Trump.

Data terbaru United States Courts menunjukkan pengajuan kebangkrutan bisnis AS mencapai 27.054 kasus dalam periode 12 bulan hingga September 2026.

Jumlah tersebut naik 12,5% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebanyak 24.039 kasus..

Beban utang setelah akuisisi Neiman Marcus pada 2024, perlambatan penjualan barang mewah, hingga persoalan pembayaran kepada pemasok ikut menekan keuangannya..

// .

// .

Dengan jumlah pengajuan kebangkrutan bisnis yang kini lebih dari dua kali lipat dibandingkan 2022, data tersebut menunjukkan bahwa sebagian dunia usaha AS masih menghadapi tekanan keuangan, bahkan ketika pemerintah berupaya memperkuat industri domestik melalui agenda America First..

Dari berbagai sektor yang dipantau S&P Global, industrials mencatat pengajuan kebangkrutan terbanyak sepanjang Januari hingga Juni 2026 dengan 50 kasus..

Di sisi lain, tingginya biaya pen, ditambah lagi dengan aan dan beban utang juga membuat sebagian perusahaan semakin sulit menjaga kondisi keuangannya…

Artinya, dalam empat tahun terakhir, jumlah pengajuan kebangkrutan di AS telah meningkat sekitar 61,8%..

Perkembangan terkait Pil Pahit Trump! Kasus Pengajuan Kebangkrutan di AS Tembus 620.000 akan terus dipantau mengingat dampaknya terhadap kondisi ekonomi dan pasar secara keseluruhan.


Artikel ini disusun oleh Tim Riset Equityworld Futures Surabaya berdasarkan analisis data pasar dan pemberitaan terbuka di media sosial serta portal berita global.

Peringatan Risiko: Konten ini disediakan hanya untuk tujuan informasi dan menambah wawasan, bukan merupakan rekomendasi investasi. Trading futures dan instrumen keuangan lainnya mengandung risiko tinggi yang dapat mengakibatkan kerugian sebagian atau seluruh modal Anda. Pastikan Anda memahami sepenuhnya risiko yang ada dan selalu melakukan riset mandiri sebelum mengambil keputusan investasi.

Kunjungi website kami untuk informasi lebih lanjut:
Berita Terkini Equity World Futures |
Equityworld Futures Official

Baca juga:

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

By