0 0
Read Time:4 Minute, 57 Second

Equityworld Futures Trillium Surabaya – Berikut merupakan informasi terbaru terkait Harga Emas Dunia Melesat Lagi, Pasar Kini Tunggu The Fed yang dirangkum dari berbagai sumber terpercaya dan telah disesuaikan oleh Tim Riset EWF untuk memberikan pemahaman yang lebih jelas kepada pembaca.

Sentimen geopolitik yang sebelumnya membuat harga minyak, inflasi, sekaligus suku bunga menjadi perhatian utama kini mulai berkurang..

Namun, setelah reli tajam dalam beberapa hari terakhir, volatilitas tetap berpotensi meningkat, terutama jika pernyataan The Fed tidak sesuai dengan ekspektasi pasar..

Alhasil, emas mendapat ruang untuk melanjutkan penguatan..

Pada Senin (15/6/2026), harga perak ditutup menguat 3% ke posisi US$70,01 per troy ons..

Berbeda dengan emas, harga perak justru melemah pada perdagangan Selasa pagi (16/6/2026)..

Selain The Fed, pasar juga akan memantau sejumlah data ekonomi AS, termasuk penjualan ritel, sektor perumahan,. Selain itu, manufaktur..

Pasar akan mencermati nada pernyataan Ketua The Fed Kevin Warsh, terutama terkait arah suku bunga ke depan.

Jika inflasi tinggi, bank sentral AS (The Federal Reserve/The Fed) berpotensi tetap agresif menaikkan suku bunga..

Kesepakatan tersebut dikabarkan telah dituangkan dalam nota kesepahaman yang ditandatangani Presiden AS Donald Trump, Wakil Presiden AS JD Vance,. Selain itu, ketua parlemen Iran..

Dia sebelumnya juga menyoroti kenaikan harga emas sebesar 65% dalam setahun, seiring pergeseran bank sentral dari surat utang AS ke emas..

Sebagai contoh, obligasi atau deposito sering terjadi ketika Sebab, emas tidak memberikan imbal hasil..

Menurut Kiyosaki, lonjakan terbaru emas baru merupakan awal dari tren kenaikan yang lebih panjang.

Kondisi tersebut biasanya kurang menguntungkan bagi emas.

Merujuk Refinitiv, pada Selasa (16/6/2026) pukul 06.40 WIB, harga perak berada di posisi US$69,84 per troy ons atau terkoreksi 0,24%..

Sebelumnya, laporan dari kedua pihak menyebut penandatanganan resmi akan dilakukan dalam sebuah seremoni di Jenewa, Swiss, pada Jumat mendatang..

Pelemahan ini terjadi setelah perak melesat tajam pada perdagangan sebelumnya.

Ketika suku bunga naik, daya tarik emas cenderung berkurang..

// .

Penyebabnya, perang membuat harga energi melambung. Di samping itu, memicu kekhawatiran inflasi akan bertahan tinggi juga perlu diperhatikan..

Harga emas masih mendapat angin segar dari mere. Tak hanya itu, ya kekhawatiran pasar setelah Amerika Serikat (AS) dan Iran dikabarkan menyepakati kerangka untuk mengakhiri perang turut berperan penting..

Pelaku pasar memangkas peluang kenaikan suku bunga The Fed pada Desember menjadi sekitar 58%, dari hampir 70% pada pekan lalu..

Namun, kabar kesepakatan damai mengubah arah ekspektasi pasar.

// .

Peluang kenaikan suku bunga AS juga ikut menurun.

Walaupun Sentimen damai AS-Iran memberi dorongan positif,, kepastian arah suku bunga AS tetap menjadi penentu utama pergerakan harga emas dalam jangka pendek. masih menjadi prioritas..

Harga minyak turun, imbal hasil obligasi AS melemah,, ditambah lagi dengan indeks dolar AS ikut tertekan..

Arah positif harga emas juga diutarakan oleh Robert Kiyosaki, penulis buku keuangan populer Rich Dad Poor Dad. .

Merujuk Refinitiv, pada Selasa (16/6/2026) pukul 06.30 WIB, harga emas dunia berada di level US$4.315,31 per troy ons atau naik 0,22%..

Sebelumnya, konflik AS-Iran sempat menekan pergerakan harga emas dunia.

Dengan kondisi tersebut, emas kini berada di fase penting.

Dengan demikian, emas sudah mencatat penguatan selama tiga hari beruntun..

Koreksi pagi ini menunjukkan perak mulai mengalami tekanan setelah reli kuat dalam beberapa hari terakhir.

Logam mulia masih bergerak di zona hijau setelah sehari sebelumnya ditutup menguat tiga hari beruntun..

Jika The Fed memberi sinyal lebih berhati-hati. Tak hanya itu, tidak terburu-buru menaikkan suku bunga, emas berpeluang mempertahankan penguatannya. turut berperan penting..

Meski harga emas masih menguat, arah berikutnya akan sangat bergantung pada keputusan. Di samping itu, pernyataan The Fed juga perlu diperhatikan..

Untuk saat ini, harga emas masih berada di jalur penguatan.

Data-data tersebut akan menjadi petunjuk tambahan mengenai kondisi ekonomi AS, arah inflasi,. Di samping itu, kemungkinan langkah The Fed ke depan. juga perlu diperhatikan..

Meski demikian, Kiyosaki juga sempat mengingatkan bahwa investor tetap perlu berhati-hati.

Pada perdagangan kemarin, harga emas ditutup di level US$4.305,83 per troy ons.

Meski demikian, harga perak masih bertahan di level tinggi, yakni dekat area US$70 per troy ons..

Jakarta, Equityworld Futures – Harga emas dunia kembali melanjutkan kenaikan pada perdagangan Selasa pagi (16/6/2026).

Menurutnya, ketidakpastian di pasar obligasi AS, ditambah lagi dengan euforia terhadap berbagai aset alternatif, termasuk emas, tetap bisa menimbulkan risiko kerugian jika investor masuk tanpa perhitungan…

Dia menyebut harga emas saat ini berada di sekitar US.300 per ons. Selain itu, memperkirakan harganya bisa mencapai US.000 per ons pada 2035…

Sebaliknya, jika The Fed kembali terdengar hawkish atau membuka ruang kenaikan suku bunga lanjutan, harga emas bisa kembali tertekan..

Kenaikan ini melanjutkan penguatan pada perdagangan Senin (15/6/2026).

Kiyosaki menyampaikan pan. Di samping itu, gan optimistis terhadap emas setelah logam mulia tersebut mencatat lonjakan lebih dari US0 dalam sehari juga perlu diperhatikan..

Dengan mere. Selain itu, ya risiko perang, pasar mulai menilai ulang arah harga emas..

Kabar damai tersebut membuat pasar mulai mengurangi kekhawatiran terhadap lonjakan harga minyak, tekanan inflasi, sekaligus risiko kenaikan suku bunga AS…

Pelemahan dolar membuat emas yang dihargakan dalam mata uang tersebut menjadi lebih murah bagi pembeli dengan mata uang lain..

Bank sentral AS akan menggelar rapat kebijakan pada 16-17 Juni 2026..

Perkembangan terkait Harga Emas Dunia Melesat Lagi, Pasar Kini Tunggu The Fed akan terus dipantau mengingat dampaknya terhadap kondisi ekonomi dan pasar secara keseluruhan.


Artikel ini disusun oleh Tim Riset Equityworld Futures Surabaya berdasarkan analisis data pasar dan pemberitaan terbuka di media sosial serta portal berita global.

Peringatan Risiko: Konten ini disediakan hanya untuk tujuan informasi dan menambah wawasan, bukan merupakan rekomendasi investasi. Trading futures dan instrumen keuangan lainnya mengandung risiko tinggi yang dapat mengakibatkan kerugian sebagian atau seluruh modal Anda. Pastikan Anda memahami sepenuhnya risiko yang ada dan selalu melakukan riset mandiri sebelum mengambil keputusan investasi.

Kunjungi website kami untuk informasi lebih lanjut:
Berita Terkini Equity World Futures |
Equityworld Futures Official

Baca juga:

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

By