0 0
Read Time:5 Minute, 9 Second

Equityworld Futures Trillium Surabaya – Berikut merupakan informasi terbaru terkait Ini Hitung-hitungan Harga BBM per 1 Agustus 2026, Naik Atau Turun? yang dirangkum dari berbagai sumber terpercaya dan telah disesuaikan oleh Tim Riset EWF untuk memberikan pemahaman yang lebih jelas kepada pembaca.

Pertama, rupiah masih berada dalam tekanan. Tak hanya itu, kembali menembus level Rp18.000/US$ turut berperan penting..

Kedua, harga minyak kembali naik cukup tajam pada akhir Juli, meskipun secara rata-rata periode acuan masih turun..

Selain itu, pemerintah. Selain itu, badan usaha juga dapat mempertimbangkan stabilitas harga di dalam negeri..

Pada periode tersebut, rata-rata harga Brent berada di level US$81,02 per barel.

Secara rata-rata bulanan, tekanan rupiah juga masih terlihat.

Penurunan rata-rata harga minyak dalam periode acuan tersebut tentu memberi ruang bagi turunnya biaya impor minyak dalam negeri. .

Pada hari yang sama, WTI juga naik ke level US$92,19 per barel..

Berdasarkan Keputusan Menteri ESDM Nomor 19 K/10/MEM/2019 tentang Formula Harga Dasar dalam Perhitungan Harga Jual Eceran Jenis Bahan Bakar Minyak, formula harga menggunakan rata-rata harga publikasi Mean of Platts Singapore (MOPS) dengan satuan USD/barel..

// .

Sementara itu, rata-rata rupiah pada 25 Juni sampai 24 Juli 2026 berada di level Rp17.957,64/US$.

Melansir Refinitiv, nilai tukar rupiah melemah 0,64% sejak awal bulan hingga perdagangan Jumat (31/7/2026) ke posisi Rp17.990/US$..

Periode yang digunakan adalah tanggal 25 pada dua bulan sebelumnya sampai dengan tanggal 24 pada satu bulan sebelumnya untuk penetapan harga bulan berjalan..

Mere, ditambah lagi dengan ya ketegangan di Timur Tengah dan kembali dibukanya jalur pelayaran di Selat Hormuz membuat kekhawatiran terhadap gangguan pasokan minyak dari kawasan Teluk berkurang…

// .

Namun, harga minyak kembali naik pada paruh kedua Juli.

Angka ini melemah 0,55% dibandingkan periode acuan sebelumnya, yakni 25 Mei sampai 24 Juni 2026, yang sebesar Rp17.859,35/US$..

Penurunan juga terjadi pada BBM diesel non-subsidi.

Adapun harga Pertamax RON 92 tidak mengalami perubahan. Tak hanya itu, tetap berada di level Rp16.250 per liter turut berperan penting..

Sementara itu, harga rata-rata minyak dunia acuan West Texas Intermediate (WTI) berada di level US$78,65 per barel pada Juli.

Alasannya adalah itu, harga BBM non-subsidi berpotensi mengalami penurunan per 1 Agustus 2026. Akibatnya, Oleh…

Sementara itu, rupiah masih bergerak dalam tekanan sepanjang Juli.

Sebagai catatan, pemerintah menentukan harga BBM berdasarkan formulasi tertentu.

Apalagi, harga BBM non-subsidi sebelumnya sudah beberapa kali mengalami penyesuaian pada Juni 2026..

Proyeksi ini sejalan dengan harga minyak mentah dunia yang secara rata-rata mengalami penurunan, meskipun nilai tukar rupiah kembali tertekan dari dolar Amerika Serikat (AS).

Pertalite tetap dijual Rp10.000 per liter, sementara Solar subsidi tetap berada di level Rp6.800 per liter..

Penyebab utamanya adalah pasar mulai melepas premi risiko perang AS-Iran,. Akibatnya, Pada awal Juli, harga minyak masih berada di level rendah terjadi…

Begitu juga dengan Pertamax Green 95 yang masih dijual Rp17.000 per liter..

Pasar kembali mencermati risiko pasokan dari Timur Tengah setelah ketegangan di kawasan Teluk belum sepenuhnya reda..

Pergerakan harga minyak dunia di sepanjang Juli 2026 cukup volatil..

Jakarta, Equityworld Futures – Harga Bahan Bakar Minyak (BBM) non-subsidi berpeluang mengalami penurunan ataupun ditahan pada 1 Agustus 2026..

// .

Dua faktor ini menjadi penentu penting dalam arah penyesuaian harga BBM non-subsidi di dalam negeri..

Penurunan harga minyak memberi dorongan ke bawah, sementara pelemahan rupiah menahan ruang penurunan tersebut..

Peluang harga ditahan muncul terjadi karena beberapa pertimbangan..

Hal ini disebabkan oleh harga minyak pada awal Juli berada di level yang jauh lebih rendah dibandingkan periode sebelumnya., akibatnya Hal ini..

Sementara itu, Pertamina Dex turun menjadi Rp21.150 per liter dari sebelumnya Rp24.800 per liter..

Meski demikian, peluang harga BBM non-subsidi ditahan juga masih terbuka..

Dexlite turun menjadi Rp19.700 per liter dari sebelumnya Rp23.000 per liter.

// .

Meski begitu, lonjakan harga pada akhir Juli belum cukup untuk menghapus penurunan rata-rata harga minyak secara bulanan.

Rata-rata harga WTI pada periode 25 Juni sampai 24 Juli 2026 berada di level US$76,29 per barel, turun 10,85% dibandingkan periode acuan sebelumnya yang sebesar US$85,58 per barel..

Rata-rata rupiah pada Juli 2026 berada di level Rp17.986,95/US$, melemah 0,59% dibandingkan rata-rata Juni 2026 yang sebesar Rp17.880,68/US$..

Brent sempat menembus level US$100,69 per barel pada 23 Juli 2026.

Per 1 Juli 2026, penyesuaian terutama terjadi pada Pertamax Turbo. Selain itu, BBM diesel non-subsidi…

Sebagai catatan, Pertamina kembali melakukan penyesuaian harga BBM non-subsidi pada awal Juli 2026.

Angka ini turun 3,56% dibandingkan rata-rata Juni 2026 yang sebesar US$81,55 per barel..

Walaupun Kondisi ini membuat ruang penurunan harga BBM non-subsidi tetap ada,, tidak sepenuhnya lebar masih menjadi prioritas..

Dua variabel utama yang digunakan adalah rata-rata harga minyak dunia. Selain itu, nilai tukar rupiah, mengingat besarnya kebutuhan impor minyak dalam negeri…

Merujuk data Refinitiv, rata-rata harga minyak Brent pada Juli 2026 berada di level US$83,87 per barel atau turun tipis 0,67% dibandingkan rata-rata Juni 2026 yang sebesar US$84,43 per barel..

Harga ini turun 8,66% dibandingkan periode acuan sebelumnya, yakni 25 Mei sampai 24 Juni 2026, yang sebesar US$88,70 per barel..

Di DKI Jakarta, harga Pertamax Turbo RON 98 turun menjadi Rp19.300 per liter dari sebelumnya Rp20.750 per liter..

Perkembangan terkait Ini Hitung-hitungan Harga BBM per 1 Agustus 2026, Naik Atau Turun? akan terus dipantau mengingat dampaknya terhadap kondisi ekonomi dan pasar secara keseluruhan.


Artikel ini disusun oleh Tim Riset Equityworld Futures Surabaya berdasarkan analisis data pasar dan pemberitaan terbuka di media sosial serta portal berita global.

Peringatan Risiko: Konten ini disediakan hanya untuk tujuan informasi dan menambah wawasan, bukan merupakan rekomendasi investasi. Trading futures dan instrumen keuangan lainnya mengandung risiko tinggi yang dapat mengakibatkan kerugian sebagian atau seluruh modal Anda. Pastikan Anda memahami sepenuhnya risiko yang ada dan selalu melakukan riset mandiri sebelum mengambil keputusan investasi.

Kunjungi website kami untuk informasi lebih lanjut:
Berita Terkini Equity World Futures |
Equityworld Futures Official

Baca juga:

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

By