Equity World Futures Surabaya – Harga Minyak Melonjak, Penutupan Selat Hormuz Kembali Jadi Sorotan PasarEquity World Futures Surabaya – Harga Minyak Melonjak, Penutupan Selat Hormuz Kembali Jadi Sorotan Pasar
0 0
Read Time:2 Minute, 2 Second

Equity World Futures Surabaya – Harga minyak dunia kembali menguat tajam setelah Amerika Serikat melancarkan serangan militer terhadap Iran untuk hari kedua berturut-turut. Eskalasi konflik ini semakin memperburuk kondisi gencatan senjata yang sebelumnya sudah rapuh, terutama setelah Iran menyatakan penghentian seluruh aktivitas pelayaran melalui Selat Hormuz sebagai respons atas serangan terbaru AS.

Minyak mentah Brent naik lebih dari 2% ke level US$95,25 per barel, sementara West Texas Intermediate (WTI) menguat 2,7% menjadi US$92,48 per barel setelah sempat melonjak hingga 4% pada awal perdagangan. Kenaikan tersebut memperpanjang reli harga minyak selama dua hari terakhir karena pasar kembali memasukkan premi risiko geopolitik ke dalam harga energi.

Konflik AS-Iran Picu Kekhawatiran Pasokan Energi Global

Ketegangan antara Amerika Serikat dan Iran menjadi faktor utama yang mendorong kenaikan harga minyak.

Presiden AS Donald Trump menyatakan bahwa serangan militer dapat dihentikan apabila pembicaraan langsung dengan pejabat Iran menghasilkan kesepakatan. Namun, Trump juga memperingatkan bahwa serangan lanjutan dapat terjadi jika Teheran menolak menandatangani perjanjian perdamaian sementara.

Pemerintah AS menuduh Iran sengaja memperlambat proses negosiasi, sementara Komando Pusat Amerika Serikat (CENTCOM) menyebut serangan terbaru sebagai respons terhadap tindakan agresif Iran yang terus berlanjut.

Situasi ini meningkatkan kekhawatiran pasar terhadap stabilitas pasokan energi global, terutama karena konflik terjadi di kawasan yang menjadi pusat produksi dan distribusi minyak dunia.

Penutupan Selat Hormuz Menjadi Ancaman Serius bagi Pasar Energi

Iran mengumumkan bahwa Selat Hormuz ditutup sepenuhnya sebagai bagian dari respons terhadap serangan Amerika Serikat. Namun, militer AS menyatakan bahwa kapal-kapal komersial masih dapat melintasi jalur tersebut.

Perbedaan informasi dari kedua pihak membuat pelaku pasar kesulitan menilai kondisi sebenarnya di lapangan.

 


DISCLAIMER

Bertransaksilah dengan Pialang Berjangka PT. EQUITYWORLD FUTURES (EWF) Priority Trillium – Surabaya , Sahid Sudirman Centre Jakarta dan Praxis – Surabaya yang Berada dibawah Naungan Bappebti, Bursa Berjangka Jakarta (BBJ) & Kliring Berjangka Indonesia (KBI). Bijak dalam menjaga Ketahanan dana. Ilustrasi Informasi Diatas Hanya Untuk Kalangan Internal Terbatas EWF. Mengingat Pesatnya Laju Informasi dan Berita, Ilustrasi Berita ini Tidak Menggambarkan Secara Keseluruhan Kondisi yang Berkembang di Pasar. Perlunya Kroscek dari Pembaca Terhadap Ilustrasi Informasi Diatas Karena Potensi Mis-Interpretasi. Siapapun Dilarang Menggunakan Informasi Diatas Sebagai Dasar Dalam Pengambilan Keputusan Transaksi. Perdagangan Berjangka Memiliki Resiko Tinggi & Cara Transaksi yang Unik. Anda Dapat Menghubungi Wakil Pialang Berjangka Kami untuk Menerima Informasi Sejelasnya akan Perdagangan Berjangka. baca berita berita lainnya di news Equityworld Trillium Surabaya

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %