Equity World Futures Surabaya – Harga minyak mentah dunia melanjutkan tren penurunan (bearish) pada perdagangan Kamis pagi (6/8). Koreksi ini dipicu oleh kesepakatan awal antara Iran dan Oman terkait jalur pelayaran di Selat Hormuz (Strait of Hormuz).
Berdasarkan data perdagangan pukul 07:09 WIB:
-
Minyak Brent melemah 0,3% ke level US$79,23 per barel.
-
Minyak WTI merosot 0,5% ke posisi US$74,84 per barel.
Secara kumulatif, harga WTI telah terdepresiasi sekitar 11% hanya dalam tiga hari pertama pekan ini.
Kesepakatan Jalur Tentatif Selat Hormuz
Pemerintah Iran mengonfirmasi bahwa penyusunan draf pernyataan bersama dengan Oman telah memasuki tahap akhir. Jalur pelayaran sementara tersebut diproyeksikan dapat beroperasi selama kurun waktu dua hingga empat bulan.
Kendati demikian, kesepakatan ini tidak serta-merta membuka total akses Selat Hormuz. Sejumlah Isu krusial masih dalam tahap pembahasan, meliputi:
-
Jaminan keamanan pelayaran.
-
Mekanisme pemantauan kapal (vessel monitoring).
-
Hak dan kewajiban masing-masing pihak yang terlibat.
Di sisi lain, Presiden AS Donald Trump saat berbicara di Las Vegas menyatakan bahwa Washington terus memantau dinamika negosiasi dengan Tehran. Meski membawa angin segar bagi pasar, para pelaku pasar (traders) tetap bersikap waspada mengingat beberapa kesepakatan sebelumnya pernah gagal di tengah jalan.
Gangguan Pasokan dan Lonjakan Stok AS
Meskipun sentimen kesepakatan membayangi pasar, risiko gangguan pasokan minyak global belum sepenuhnya mereda:
-
Serangan Red Sea: Kelompok Houthi mengklaim telah menyerang kapal tanker minyak milik Arab Saudi dan mengancam armada kapal lainnya di Laut Merah.
-
Krisis Jalur Kaspia: Pengiriman minyak melalui terminal Caspian Pipeline Consortium mengalami hambatan akibat ancaman drone, isu keamanan, dan kelangkaan kapal tanker.
-
Kenaikan Inventaris AS: Laporan terbaru menunjukkan stok minyak mentah AS naik sekitar 2,5 juta barel—berseberangan dengan estimasi analis yang memprediksi penurunan. Cadangan minyak di Cushing juga kembali menembus angka 20 juta barel.
Informasi Resmi PT Equityworld Futures:
- Website Resmi Equityworld Futures
- Akun Demo Trading
- Registrasi Online
- Data Historis Trading
- Kontak Resmi
- Profil Perusahaan
