Equity World Futures Surabaya – Pasar global kembali bergerak fluktuatif pada perdagangan terbaru. Indeks saham utama Amerika Serikat, Dow Jones Industrial Average, ditutup melemah 289 poin (-0,61%), memicu peningkatan minat investor terhadap aset safe haven seperti emas.
Di tengah ketidakpastian geopolitik dan ekonomi global, harga emas berpotensi mengalami kenaikan tipis dalam perdagangan Asia pada hari Kamis.
Konflik Timur Tengah Picu Volatilitas Pasar
Pasar masih menghadapi sinyal beragam terkait konflik antara Amerika Serikat, Israel, dan Iran. Konflik ini menimbulkan kekhawatiran terhadap gangguan pasokan energi global.
Presiden AS Donald Trump sempat menyatakan bahwa konflik tersebut hampir berakhir. Namun kenyataannya, bentrokan antara Amerika Serikat, Israel, dan Iran masih berlangsung hingga memasuki hari ke-12 konflik berturut-turut.
Situasi ini menyebabkan perdagangan emas menjadi sangat volatil sepanjang minggu ini.
Harga Emas Berhasil Menembus Level Penting
Pada perdagangan sebelumnya, emas berhasil menembus kisaran $5.000 – $5.200 per troy ounce, yang sebelumnya menjadi area konsolidasi selama satu minggu terakhir.
Namun, pasar masih menunggu apakah level tersebut mampu bertahan sebagai support baru.
Pergerakan emas juga masih dipengaruhi oleh penurunan sebelumnya dari rekor tertinggi mendekati $5.600/oz pada akhir Januari.
Kekhawatiran Inflasi Energi Tekan Potensi Kenaikan Emas
Lonjakan harga energi akibat konflik Timur Tengah berpotensi mendorong inflasi global. Jika inflasi meningkat, bank sentral dunia dapat mengambil kebijakan moneter yang lebih agresif.
Kondisi ini biasanya kurang menguntungkan bagi emas, karena suku bunga yang lebih tinggi dapat meningkatkan daya tarik aset berbunga seperti obligasi.
Namun di sisi lain, meningkatnya ketidakpastian global tetap mendorong permintaan emas sebagai aset lindung nilai (safe haven).
Fokus Data Ekonomi AS Malam Ini
Investor juga menunggu beberapa rilis data ekonomi penting dari Amerika Serikat, yang berpotensi memengaruhi pergerakan dolar AS dan harga emas.
1. Initial Jobless Claims (19.30 WIB)
Estimasi klaim pengangguran mingguan: < 214.000
-
Jika aktual > 214.000
→ USD berpotensi melemah
→ Harga emas berpotensi menguat
2. Trade Balance – Januari (19.30 WIB)
Estimasi defisit neraca perdagangan: < $66,60 miliar
-
Jika defisit aktual > $66,60 miliar
→ USD berpotensi melemah
→ Harga emas berpotensi menguat
3. Building Permits – Januari (19.30 WIB)
Estimasi izin mendirikan bangunan: > 1,420 juta
Indikator ini sering digunakan sebagai tolak ukur aktivitas ekonomi sektor properti.
-
Jika aktual < 1,420 juta
→ USD berpotensi melemah
→ Harga emas berpotensi menguat
Proyeksi Harga Emas Hari Ini
Estimasi Range Harga Emas:
$5.074 – $5.212
Strategi Buy
-
Buy 5 lot di 5148
-
Buy 4 lot di 5130
-
Buy 3 lot di 5122
-
Buy 2 lot di 5114
Strategi Sell
-
Sell 2 lot di 5180
-
Sell 3 lot di 5172
-
Sell 4 lot di 5164
-
Sell 5 lot di 5156
Informasi Resmi PT Equityworld Futures:
- Website Resmi Equityworld Futures
- Akun Demo Trading
- Registrasi Online
- Data Historis Trading
- Kontak Resmi
- Profil Perusahaan
