Equityworld Futures Trillium Surabaya – Berikut merupakan informasi terbaru terkait 10 Lembaga Dunia Ramal Harga Perak, Benarkah Masa Depannya Suram? yang dirangkum dari berbagai sumber terpercaya dan telah disesuaikan oleh Tim Riset EWF untuk memberikan pemahaman yang lebih jelas kepada pembaca.
Pan. Selain itu, gan lembaga keuangan terhadap harga perak relatif berhati-hati…
Namun, hal itu tidak berarti harga perak tidak bisa naik lebih tinggi lagi” ujarnya..
Meski prospek jangka pendek lemah, sebagian besar analis tetap optimistis terhadap perak dalam jangka panjang..
Konflik Iran, penutupan Selat Hormuz, tingginya suku bunga,. Tak hanya itu, kekhawatiran perlambatan ekonomi membuat prospek jangka pendek logam mulia ini memburuk. turut berperan penting..
Konflik ini memicu kenaikan harga minyak yang berpotensi mengerek inflasi.Β .
Sejak puncak tersebut, harga telah terpangkas lebih dari separuhnya.
Para analis menilai investor sebaiknya tidak berharap harga perak kembali ke level tertinggi Januari kecuali muncul katalis baru yang kuat..
Harga perak sudah jatuh 19% sepanjang tahun ini sementara harganya ambruk 38,5% sejak perang Iran-vs Israel meletus pada akhir Februari 2026.
Nicky Shiels, Kepala Riset sekaligus Strategi di MKS PAMP, mengatakan bahwa meskipun prospek jangka panjang perak masih tetap positif, prospek jangka pendeknya masih cenderung bearish…
Jika emas mampu mencetak rekor harga baru, perak diperkirakan akan mengikuti reli tersebut..
Karena itu, perak membutuhkan katalis baru agar mampu kembali ke level tertinggi yang dicapai pada Januari..
Perak diperkirakan masih menghadapi tekanan hingga akhir 2026, bahkan bisa berlanjut ke 2027.
Sebagai contoh, perak tidak memberikan imbal hasil berupa bunga atau kupon. sering terjadi ketika Logam mulia..
Harga emas sendiri turun tajam sejak Januari akibat penguatan dolar AS, ekspektasi suku bunga tinggi lebih lama,. Selain itu, perpindahan dana investor ke obligasi, saham teknologi, dan kecerdasan buatan (AI)…
Ole Hansen, Kepala Strategi Komoditas di Saxo Bank, mengatakan bahwa kondisi pasar saat ini sudah tidak lagi terlalu mendukung pergerakan harga perak..
Konflik Timur Tengah juga meningkatkan ketidakpastian. Akibatnya, perusahaan mengurangi investasi. Di samping itu, produksi. juga perlu diperhatikan…
// .
Analis memperkirakan harga perak akan bergerak di kisaran US$70-90 per troy ons dalam beberapa bulan mendatang..
Kondisi ini mengurangi minat beli, ditambah lagi dengan memperbesar tekanan harga…
CEO deVere Group Nigel Green memperkirakan setelah konflik Iran mereda, emas berpotensi kembali menguat hingga US$5.500 per troy ons dalam 12 bulan ke depan.
“Secara historis, harga perak saat ini sudah relatif mahal dibandingkan emas.
Pelaku pasar pun mulai memperkirakan bank sentral AS masih memiliki ruang untuk menaikkan suku bunga satu kali lagi sebelum akhir tahun..
Aksi ambil untung, penguatan dolar AS, sekaligus perubahan ekspektasi suku bunga menjadi tiga faktor yang mengubah arah pasar logam mulia dalam beberapa bulan terakhir…
Β Harga perak sempat mencetak rekor tertinggi sepanjang masa di US$121,64 per troy ounce pada 30 Januari 2026..
Bagi perak, prospek suku bunga yang lebih tinggi merupakan sentimen negatif.
Kenaikan harga energi memicu kekhawatiran inflasi akan kembali membandel.
Analis BlackRock menilai karakteristik perak yang lebih volatil dibandingkan emas membuat porsinya dalam portofolio investasi biasanya lebih kecil.
Jakarta, Equityworld Futures- Harga perak dunia kembali tertekan tahun ini..
“Perak memiliki volatilitas yang lebih tinggi. Di samping itu, pergerakan harganya lebih bersifat siklikal dibandingkan emas juga perlu diperhatikan..
Ketika biaya pinjaman meningkat. Tak hanya itu, imbal hasil obligasi naik, investor cenderung mengalihkan dana ke instrumen yang menawarkan return lebih menarik. turut berperan penting..
Berbeda dengan emas yang lebih banyak dipan sekaligus g sebagai aset lindung nilai, lebih dari 50% konsumsi perak berasal dari sektor industri..
Tekanan di pasar perak muncul setelah konflik Amerika Serikat (AS), ditambah lagi dengan Iran memanas sejak akhir Februari 2026..
Arah pergerakan harga akan sangat dipengaruhi oleh keputusan suku bunga Federal Reserve, perkembangan konflik Iran. Selain itu, pembukaan kembali Selat Hormuz, pertumbuhan ekonomi global, serta permintaan industri, terutama dari sektor energi hijau dan elektronik…
Karena volatilitasnya yang lebih tinggi, porsi investasi perak dalam sebuah portofolio umumnya lebih kecil dibandingkan porsi emas.”.
“Perak, sebagai logam mulia dengan karakteristik high-beta (lebih sensitif terhadap pergerakan pasar), berada di antara dua peran, yaitu sebagai aset moneter/investasi. Tak hanya itu, sebagai komoditas industri.” Ujar Shiels, dikutip dari devere-group.com. turut berperan penting..
Menurut mereka, harga perak bahkan berpotensi kembali ke level tertinggi Januari. Akan tetapi syarat utamanya adalah emas lebih dulu menguat. tidak boleh diabaikan..
Karena itu, perlambatan ekonomi global sekaligus melemahnya aktivitas manufaktur langsung menekan permintaan perak…
Jika inflasi kembali memanas. Selain itu, peluang kenaikan suku bunga semakin besar, ruang pemulihan perak dalam jangka pendek masih terlihat terbatas…
Reli emas tersebut dapat menjadi katalis utama bagi kenaikan harga perak..
Dia menambahkan perak membutuhkan katalis baru,, misalnya meningkatnya permintaan industri, semakin ketatnya pasokan fisik, atau kembali menguatnya minat spekulatif investor, agar dapat mengungguli kinerja emas secara signifikan…
// .
Namun, perak tetap berperan penting dalam meningkatkan diversifikasi investasi..
Meski tidak selalu memberikan manfaat yang sama, misalnya emas, perak dapat meningkatkan diversifikasi portofolio sepanjang siklus pasar dengan menawarkan potensi kenaikan yang lebih besar saat ekonomi tumbuh, reflasi terjadi,, ditambah lagi dengan aktivitas industri meningkat,” ujar analis BlackRock….
Indeks dolar AS juga menguat sehingga berdampak pada harga komoditas yang diperdagangkan dalam denominasi dolar, termasuk perak, menjadi lebih mahal bagi pembeli di luar AS..
Perkembangan terkait 10 Lembaga Dunia Ramal Harga Perak, Benarkah Masa Depannya Suram? akan terus dipantau mengingat dampaknya terhadap kondisi ekonomi dan pasar secara keseluruhan.
Artikel ini disusun oleh Tim Riset Equityworld Futures Surabaya berdasarkan analisis data pasar dan pemberitaan terbuka di media sosial serta portal berita global.
Peringatan Risiko: Konten ini disediakan hanya untuk tujuan informasi dan menambah wawasan, bukan merupakan rekomendasi investasi. Trading futures dan instrumen keuangan lainnya mengandung risiko tinggi yang dapat mengakibatkan kerugian sebagian atau seluruh modal Anda. Pastikan Anda memahami sepenuhnya risiko yang ada dan selalu melakukan riset mandiri sebelum mengambil keputusan investasi.
Kunjungi website kami untuk informasi lebih lanjut:
Berita Terkini Equity World Futures |
Equityworld Futures Official
Baca juga:
- Sejarah 8 Dinasti Terbesar China: Pilar Kekuatan 5.000 Tahun Peradaban | Equityworld Futures
- Indonet Meminta Persetujuan Pemegang Saham untuk Go Private | Equityworld Futures