Equity World Futures Surabaya – Dampak Konflik Iran terhadap Harga EmasEquity World Futures Surabaya – Dampak Konflik Iran terhadap Harga Emas
0 0
Read Time:3 Minute, 45 Second

Equity World Futures Surabaya – Perdagangan pasar global pada Rabu, 11 Maret 2026, menunjukkan pergerakan yang relatif terbatas pada pasar emas. Sementara itu, indeks saham Amerika Serikat Dow Jones turun -34 poin (-0,07%), mencerminkan kehati-hatian investor terhadap perkembangan geopolitik dan data ekonomi yang akan dirilis.


Harga Emas Berpotensi Naik di Perdagangan Asia

Harga emas diperkirakan berpotensi kembali menguat dalam perdagangan sesi Asia, namun masih bergerak dalam range yang relatif sempit karena pelaku pasar menunggu kepastian mengenai perkembangan konflik geopolitik di Timur Tengah.

Ketegangan antara Amerika Serikat, Israel, dan Iran masih menjadi faktor utama yang mempengaruhi pergerakan pasar global.

Presiden AS Donald Trump menyatakan bahwa konflik dengan Iran kemungkinan akan segera mereda. Ia juga menyebut bahwa pemerintah AS sedang mempertimbangkan langkah untuk mengurangi lonjakan harga minyak global, termasuk kemungkinan pelonggaran sementara sanksi terhadap beberapa penjual minyak seperti Rusia.

Namun hingga saat ini belum ada kepastian waktu mengenai de-eskalasi konflik tersebut.


Range Perdagangan Emas Masih Terbatas

Selama sepekan terakhir, harga emas bergerak dalam kisaran:

$5.000 – $5.200 per troy ounce

Investor masih mempertimbangkan berbagai ketidakpastian ekonomi global, termasuk:

  • Konflik geopolitik Timur Tengah

  • Potensi inflasi akibat kenaikan harga energi

  • Kebijakan suku bunga bank sentral global

Analis Equityworld Futures, Andreas Nathaniel, menyatakan bahwa kenaikan harga emas tahun ini sempat tertahan oleh aksi ambil untung investor, terutama karena adanya tekanan pada pasar saham global yang mendorong investor mencari likuiditas.


Dampak Konflik Iran terhadap Harga Emas

Konflik antara Iran dan koalisi AS-Israel telah berlangsung selama 11 hari berturut-turut.

Iran bahkan mengancam akan memblokir Selat Hormuz, jalur strategis perdagangan minyak dunia, hingga serangan terhadap wilayahnya dihentikan.

Presiden Trump juga memberikan peringatan keras kepada Iran bahwa Amerika Serikat akan memberikan konsekuensi serius jika blokade tersebut terjadi.

Situasi ini membuat pasar tetap berhati-hati karena:

  • Konflik dapat meningkatkan harga minyak

  • Lonjakan harga energi dapat memicu inflasi global

  • Inflasi tinggi dapat mendorong bank sentral menaikkan suku bunga

Faktor-faktor tersebut membuat harga emas tetap didukung oleh permintaan aset safe haven, meskipun volatilitas masih tinggi.


Fokus Data Ekonomi Penting Malam Ini

Beberapa data ekonomi Amerika Serikat yang akan dirilis malam ini berpotensi mempengaruhi pergerakan USD dan harga emas.

1. Core CPI AS (YoY) – Februari

🕒 Rilis: 19.30 WIB

Core CPI adalah indikator yang mengukur perubahan harga barang dan jasa pada tingkat konsumen tanpa memasukkan harga makanan dan energi.

Indikator ini dirilis oleh Bureau of Labor Statistics (BLS) dan merupakan salah satu ukuran utama inflasi inti di Amerika Serikat.

Estimasi: > 2,5%

Dampak terhadap pasar:

  • Jika Aktual < 2,5% → USD berpotensi melemah → Harga emas berpotensi naik

  • Jika Aktual > 2,5% → USD berpotensi menguat → Harga emas berpotensi turun


2. CPI AS (YoY) – Februari

🕒 Rilis: 19.30 WIB

Consumer Price Index (CPI) mengukur perubahan harga rata-rata barang dan jasa yang dibeli konsumen.

Indikator ini sering digunakan sebagai alat utama untuk mengukur inflasi dan kesehatan ekonomi AS.

Estimasi: > 2,5%

Dampak terhadap pasar:

  • Aktual lebih rendah dari estimasi → USD melemah → Emas menguat

  • Aktual lebih tinggi dari estimasi → USD menguat → Emas berpotensi turun


3. Crude Oil Inventories

🕒 Rilis: 21.30 WIB

Data ini mengukur jumlah cadangan minyak mentah yang dimiliki Amerika Serikat.

Interpretasi data:

  • Aktual < 3,475 juta barel
    → Permintaan minyak meningkat
    → Positif bagi ekonomi AS

  • Aktual > 3,375 juta barel
    → Permintaan energi menurun
    → Mengindikasikan perlambatan ekonomi
    → USD melemah dan emas berpotensi naik


Analisa Range Harga Emas Hari Ini

Estimasi Range Perdagangan Emas:

$5.140 – $5.266


Rekomendasi Trading Emas

Area Buy

  • Buy 5 lot di 5194

  • Buy 4 lot di 5186

  • Buy 3 lot di 5178

  • Buy 2 lot di 5170

Area Sell

  • Sell 2 lot di 5226

  • Sell 3 lot di 5218

  • Sell 4 lot di 5210

  • Sell 5 lot di 5202


⚠️ DISCLAIMER

Bertransaksilah dengan Pialang Berjangka PT. EQUITYWORLD FUTURES (EWF) Priority Trillium – Surabaya , Sahid Sudirman Centre Jakarta dan Praxis – Surabaya yang Berada dibawah Naungan Bappebti, Bursa Berjangka Jakarta (BBJ) & Kliring Berjangka Indonesia (KBI). Bijak dalam menjaga Ketahanan dana. Ilustrasi Informasi Diatas Hanya Untuk Kalangan Internal Terbatas EWF. Mengingat Pesatnya Laju Informasi dan Berita, Ilustrasi Berita ini Tidak Menggambarkan Secara Keseluruhan Kondisi yang Berkembang di Pasar. Perlunya Kroscek dari Pembaca Terhadap Ilustrasi Informasi Diatas Karena Potensi Mis-Interpretasi. Siapapun Dilarang Menggunakan Informasi Diatas Sebagai Dasar Dalam Pengambilan Keputusan Transaksi. Perdagangan Berjangka Memiliki Resiko Tinggi & Cara Transaksi yang Unik. Anda Dapat Menghubungi Wakil Pialang Berjangka Kami untuk Menerima Informasi Sejelasnya akan Perdagangan Berjangka. baca berita berita lainnya di news Equityworld Trillium Surabaya

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %