Equityworld Futures Surabaya – Update berita terbaru terkait Harga Emas Antam Turun Rp43 Ribu ke Rp2,904 Juta per Gram yang dirangkum dari berbagai sumber terpercaya dan telah disesuaikan untuk memberikan pemahaman yang lebih jelas kepada pembaca.
Berdasarkan data resmi laman Logam Mulia Antam yang diperbarui pukul 08.30 WIB, harga emas hari ini tercatat lebih rendah Rp43 ribu dibandingkan perdagangan sebelumnya..
Dengan demikian, selisih antara harga jual. Selain itu, harga buyback saat ini berada di kisaran Rp216 ribu per gram..
Perbedaan harga antarproduk tersebut dipengaruhi oleh produsen, standar cetakan, hingga jalur distribusi masing-masing merek..
Logam Mulia mencatat harga buyback emas Antam berada di Rp2,688 juta per gram, turun Rp53 ribu pada pembaruan terakhir, Jumat (13/2) pukul 08.20 WIB..
Harga emas batangan produksi PT Aneka Tambang Tbk (Antam) turun pada perdagangan Jumat (13/2).
Pelemahan harga juga terjadi pada sisi pembelian kembali (buyback).
Sementara itu, pergerakan harga emas ritel di Pegadaian terpantau masih berada di level tinggi..
Berdasarkan data situs resmi Sahabat Pegadaian per Jumat (13/2) harga emas Galeri24 ukuran 1 gram berada di Rp2,992 juta.
Sedangkan emas UBS dipatok lebih tinggi, yakni Rp3,008 juta per gram..
Sejumlah ukuran lainnya juga berada di level berikut: emas 0,5 gram dipasarkan Rp1,502 juta, ukuran 5 gram dibanderol Rp14,295 juta,. Selain itu, 10 gram sebesar Rp28,535 juta.
Penurunan tidak hanya terjadi pada pecahan 1 gram.
Untuk ukuran besar, emas 100 gram berada di level Rp184,612 juta..
Harga dasar emas Antam ukuran 1 gram kini berada di level Rp2,904 juta per gram..
Perkembangan terkait Harga Emas Antam Turun Rp43 Ribu ke Rp2,904 Juta per Gram akan terus dipantau mengingat dampaknya terhadap kondisi ekonomi dan pasar secara keseluruhan.
Sumber artikel: Sumber Asli
Artikel ini dipublikasikan ulang untuk tujuan edukasi dan informasi pasar. Informasi yang disajikan tidak merupakan rekomendasi investasi.
Informasi Resmi PT Equityworld Futures:
Perhatian: Trading futures mengandung risiko kerugian. Sebelum memulai trading, pastikan Anda memahami risikonya. Performa masa lalu tidak menjamin hasil di masa depan.
Baca juga:
- Bakal Akuisisi, Nagita Slavina Jadi Calon Pengendali VISI
- BSI Bukukan Laba Bersih Rp 7,57 Triliun Sepanjang 2025