Equityworld Futures Trillium Surabaya – Berikut merupakan informasi terbaru terkait Bencana Banjir dan Longsor Menghantui, Harga Pangan di Aceh Bergejolak yang dirangkum dari berbagai sumber terpercaya dan telah disesuaikan oleh Tim Riset EWF untuk memberikan pemahaman yang lebih jelas kepada pembaca.
BI menilai pemulihan ekonomi Aceh mulai menunjukkan perkembangan setelah wilayah tersebut menghadapi bencana pada akhir 2025..
Selanjutnya, program tersebut juga mencakup optimalisasi Kerja Sama Antardaerah (KAD), penguatan Fasilitasi Distribusi Pangan (FDP), penyelenggaraan operasi pasar. Tak hanya itu, pasar murah, serta penguatan neraca pangan melalui digitalisasi dan integrasi data antarlembaga. turut berperan penting..
Kedua, memperkuat pengelolaan pascapanen melalui hilirisasi serta meningkatkan kapasitas kelembagaan petani, ditambah lagi dengan BUMD..
Menurut Agus, nasi dengan lauk merupakan salah satu komoditas yang secara konsisten menyumbang inflasi.
Hanya untuk jembatan itu, Belum semuanya permanen, masih dalam bentuk sementara yang tentu kapasitasnya lebih kecil.
Walaupun Kita produsen cabai,, ketika cabai nggak ada, inflasinya tinggi di kita masih menjadi prioritas..
Kenaikan harga cabai. Tak hanya itu, makanan jadi, khususnya nasi dengan lauk, menjadi faktor yang terus memberikan tekanan terhadap inflasi daerah tersebut. turut berperan penting..
Selain makanan jadi, komoditas cabai juga menjadi perhatian BI.
Baik mtm maupun yoy-nya nasi dengan lauk selalu menjadi penyebab inflasi, terjadi karena karakter dari nasi. Tak hanya itu, lauk itu. turut berperan penting..
Agus memperkirakan pertumbuhan ekonomi Aceh pada kuartal III-2026 berpotensi mengalami perlambatan dibandingkan periode sebelumnya.
Agus menjelaskan, ketika produksi. Di samping itu, pasokan cabai melimpah, harga di tingkat konsumen cenderung rendah juga perlu diperhatikan..
Meski demikian, penurunan tersebut diperkirakan tidak terlalu dalam..
Karena waktu ada cabai harga di kita sangat rendah, ketika naik jadi inflasinya bergejolak,” jelasnya..
Untuk mengantisipasi tekanan harga, BI bersama Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) terus memperkuat koordinasi dalam menjaga stabilitas harga kebutuhan masyarakat..
Berdasarkan data Oktober 2026, inflasi tahunan (year-on-year/yoy) Aceh mencapai 5,05%.
Program tersebut mencakup tujuh strategi utama.
Agus mengatakan hal ini menjadi tantangan dalam menjaga tingkat inflasi berada di dalam target..
Walaupun Menariknya, Aceh merupakan salah satu daerah penghasil cabai,, kondisi tersebut tidak selalu menjamin stabilitas harga di pasar. masih menjadi prioritas..
Ketiga, memperkuat peran off-taker atau pihak yang menyerap hasil produksi petani..
“Perbaikan sudah dilakukan, perbaikan Jalan juga sudah dilakukan, Kemudian jembatan juga sudah.
Angka tersebut menempatkan Aceh sebagai provinsi dengan inflasi tertinggi di Pulau Sumatera, meskipun posisinya sudah tidak lagi menjadi yang tertinggi secara nasional..
Sementara isecara bulanan (month-to-month/mtm), inflasi Aceh tercatat sebesar 0,13%..
Pada kuartal II-2026, ekonomi Aceh tercatat tumbuh 4,86%, meningkat dibandingkan pertumbuhan kuartal I-2026 sebesar 4,09%..
“Jadi relatively pertumbuhan ekonomi Di Aceh, walaupun di akhir tahun ada bencana, sebenarnya sekarang sudah mendekati sebelum bencana.
Sektor pertanian sendiri memberikan kontribusi sebesar 1,05% terhadap pertumbuhan ekonomi Aceh..
Kenaikan harga sejumlah komoditas pangan masih menjadi persoalan utama dalam pengendalian inflasi di wilayah tersebut..
Di tengah tekanan inflasi, BI melihat perkembangan ekonomi Aceh masih menunjukkan kinerja yang relatif positif..
Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Aceh Agus Chusainiย menambahkan, saat ini pihaknya terus melakukan perbaikan yang diperlukan untuk mempercepat pemulihan..
Persoalannya, ketika harga makanan tersebut sudah mengalami kenaikan, penurunannya cenderung sulit terjadi..
Bencana alam yang terjadi merusak jalur distribusi. Di samping itu, lahan produksi juga perlu diperhatikan..
Namun, ketika ketersediaannya berkurang, kenaikan harga dapat berlangsung cukup tajam. Selain itu, memicu gejolak inflasi…
“Penyebabnya biasa, cabai, kemudian nasi dengan lauk.
Teman-teman saya sampaikan, kalau dia sudah naik lupa turun,” sambungnya..
Salah satu upaya yang dilakukan adalah melalui Gerakan Pengendalian Inflasi. Di samping itu, Pangan Sejahtera (GPIPS). juga perlu diperhatikan..
Koordinasi. Di samping itu, komunikasi antarpemangku kepentingan juga menjadi bagian penting dalam pelaksanaan program tersebut. juga perlu diperhatikan..
Pertama, meningkatkan produktivitas pertanian melalui penerapan Good Agriculture Practice (GAP)..
Pertumbuhan tersebut terutama ditopang oleh sektor perdagangan, konstruksi,, ditambah lagi dengan pertanian..
TPID memiliki sejumlah tugas, mulai dari menghimpun perkembangan data harga sekaligus pasokan, menyusun rekomendasi kebijakan, hingga menjalankan berbagai program intervensi untuk mengatasi persoalan inflasi di daerah…
Walaupun Jadi biasanya memang di Aceh tumbuhnya sedikit mendekati 5%, memang tidak sampai 5%,, mendekati 5%,” pungkas Agus. masih menjadi prioritas..
Contohnya, yang sebelum terjadi bencana,. Akibatnya, itu juga mempengaruhi distribusi,” kata Agus dalam FGD BI dengan awak media di Sabang, Aceh, dikutip Sabtu (7/11/2026).. dapat dilihat pada Jalan pun masih ada yang jalan, yang mungkin belum..
Sabang, Equityworld Futures – Bank Indonesia (BI) mengungkap bencana banjir, ditambah lagi dengan longsor pada akhir 2025 masih memengaruhi kenaikan harga sejumlah komoditas yang menjadi pendorong tingginya inflasi di Provinsi Aceh..
Perkembangan terkait Bencana Banjir dan Longsor Menghantui, Harga Pangan di Aceh Bergejolak akan terus dipantau mengingat dampaknya terhadap kondisi ekonomi dan pasar secara keseluruhan.
Artikel ini disusun oleh Tim Riset Equityworld Futures Surabaya berdasarkan analisis data pasar dan pemberitaan terbuka di media sosial serta portal berita global.
Peringatan Risiko: Konten ini disediakan hanya untuk tujuan informasi dan menambah wawasan, bukan merupakan rekomendasi investasi. Trading futures dan instrumen keuangan lainnya mengandung risiko tinggi yang dapat mengakibatkan kerugian sebagian atau seluruh modal Anda. Pastikan Anda memahami sepenuhnya risiko yang ada dan selalu melakukan riset mandiri sebelum mengambil keputusan investasi.
Kunjungi website kami untuk informasi lebih lanjut:
Berita Terkini Equity World Futures |
Equityworld Futures Official
Baca juga:
- Equityworld Futures Surabaya | 15 Agenda Besar Guncang Pasar Awal Agustus: Data Ekonomi RI, China-AS
- Equity World Futures Surabaya โ Dampak Konflik Iran terhadap Harga Emas