Equity World Futures Surabaya – Harga emas dunia melanjutkan tren penguatan tajam pada perdagangan Kamis (5/11/2026), menyusul lonjakan harian tertinggi sejak Agustus lalu. Harga emas spot naik 0,2% menjadi US$4.070,10 per troy ounce, memperpanjang penguatan 3,3% dari sesi perdagangan sebelumnya.
Pemicu utama reli ini adalah melemahnya mata uang dolar AS dan penurunan imbal hasil (yield) obligasi pemerintah Amerika Serikat, yang dipicu oleh kemenangan Partai Demokrat dalam menguasai dua kamar Kongres (DPR dan Senat) pada Pemilu Sela US. Perubahan peta politik Washington ini menimbulkan ketidakpastian terhadap arah kebijakan ekonomi pemerintahan Presiden Donald Trump, sehingga mendorong investor mengamankan aset di logam mulia (safe-haven).
Faktor Utama Pendorong Kenaikan Harga Emas Hari Ini
Beberapa sentimen global berkolaborasi mendorong pergerakan positif harga emas dunia:
1. Kemenangan Demokrat Tekan Dolar AS dan Imbal Hasil Obligasi
Hasil Pemilu Sela yang memenangkan Partai Demokrat membuat pelaku pasar merespons cepat. Investor memperkirakan bahwa pergeseran dominasi di Kongres akan menghambat sejumlah agenda ekonomi Presiden Trump, termasuk rencana pemotongan pajak dan peningkatan belanja pemerintah.
-
Indeks Dolar Bloomberg merosot 0,4%—penurunan harian terbesar dalam dua bulan terakhir.
-
Imbal hasil (yield) US Treasury mengalami penurunan di berbagai tenor.
-
Dampak: Penurunan imbal hasil obligasi meningkatkan daya tarik emas karena emas tidak memberikan imbal hasil bunga. Sementara itu, pelemahan dolar AS membuat harga emas menjadi lebih murah bagi pemegang mata uang lain.
Informasi Resmi PT Equityworld Futures:
- Website Resmi Equityworld Futures
- Akun Demo Trading
- Registrasi Online
- Data Historis Trading
- Kontak Resmi
- Profil Perusahaan
