Equityworld Futures Trillium Surabaya – Berikut merupakan informasi terbaru terkait Harga Batu Bara Anjlok 2,5%, Balik ke Level US$ 140 yang dirangkum dari berbagai sumber terpercaya dan telah disesuaikan oleh Tim Riset EWF untuk memberikan pemahaman yang lebih jelas kepada pembaca.
Pemerintah India menyebut penurunan ini sebagai hasil peningkatan produksi domestik sekaligus penguatan rantai pasok dalam negeri..
Harga batu bara termal di pelabuhan utara China bergerak dalam rentang terbatas dengan kecenderungan menguat.
Impor batu bara kokas juga menyusut 4% menjadi 27 juta ton.
Pelemahan harga batu bara dipicu ambruknya harga minyak. Selain itu, terbatasnya permintaan…
Pelemahan juga menyeret batu bara ke level US$ 140 setelah sebulan terakhir ada di level US$ 150 per ton..
Harga penutupan kemarin adalah yang terendah sejak 30 September 2026..
Porsi batu bara impor dalam total konsumsi nasional turun dari 21% menjadi 19%..
Berkurangnya pasokan batu bara berharga murah, ditambah lagi dengan terbatasnya ketersediaan batu bara rendah sulfur mendorong penjual mempertahankan harga penawaran…
Meski demikian, pemulihan pasokan dari tambang domestik. Di samping itu, sikap hati-hati pembeli membuat harga sulit kembali ke level tertinggi sebelumnya. juga perlu diperhatikan..
Impor batu bara untuk pembangkit listrik turun 6% menjadi 21 juta ton, sementara impor untuk kebutuhan blending merosot 35% menjadi 3 juta ton..
Merujuk Refinitiv, harga batu bara pada perdagangan Selasa (4/11/2026) ditutup di posisi US$ 147,5 per ton.
Minyak. Tak hanya itu, batu bara adalah komoditas substitusi sehingga berdampak pada harganya saling memengaruhi turut berperan penting…
Sejumlah pelaku pasar mulai memperkirakan harga berpotensi pulih tipis pada paruh kedua November.
Jakarta, Equityworld Futures – Harga batu bara hancur di tengah ambruknya harga minyak serta terbatasnya permintaan dari India..
Di India, total impor batu bara pada Agustus 2026 turun 5,83% secara tahunan menjadi 104 juta ton, dari 111 juta ton pada periode yang sama tahun lalu..
Pelemahan ini memperpanjang derita batu bara dengan jatuh dua hari beruntun.
// .
Namun, permintaan pembangkit listrik yang belum merata serta upaya pemerintah menjamin kecukupan pasokan membatasi potensi kenaikan harga secara signifikan..
Perkembangan terkait Harga Batu Bara Anjlok 2,5%, Balik ke Level US$ 140 akan terus dipantau mengingat dampaknya terhadap kondisi ekonomi dan pasar secara keseluruhan.
Artikel ini disusun oleh Tim Riset Equityworld Futures Surabaya berdasarkan analisis data pasar dan pemberitaan terbuka di media sosial serta portal berita global.
Peringatan Risiko: Konten ini disediakan hanya untuk tujuan informasi dan menambah wawasan, bukan merupakan rekomendasi investasi. Trading futures dan instrumen keuangan lainnya mengandung risiko tinggi yang dapat mengakibatkan kerugian sebagian atau seluruh modal Anda. Pastikan Anda memahami sepenuhnya risiko yang ada dan selalu melakukan riset mandiri sebelum mengambil keputusan investasi.
Kunjungi website kami untuk informasi lebih lanjut:
Berita Terkini Equity World Futures |
Equityworld Futures Official
Baca juga:
- Pertama dalam Sejarah, Generasi Muda AS Lebih Miskin dari Orang Tuanya | Equityworld Futures
- Equityworld Futures Surabaya | 10 Provinsi Penghasil Sapi Terbanyak di Indonesia, Siapa Lawan Jatim?