Equityworld Futures Trillium Surabaya – Berikut merupakan informasi terbaru terkait Dolar Ditendang di Mana-Mana: Yen, Won-Rupiah Perkasa, Yuan Malah Loyo yang dirangkum dari berbagai sumber terpercaya dan telah disesuaikan oleh Tim Riset EWF untuk memberikan pemahaman yang lebih jelas kepada pembaca.
Perubahan komposisi Kongres berpotensi memengaruhi arah kebijakan fiskal AS, terutama terkait belanja pemerintah, anggaran,, ditambah lagi dengan kebijakan ekonomi Trump ke depan…
Dong Vietnam. Tak hanya itu, peso Filipina masing-masing menguat 0,08% dan 0,03%. turut berperan penting..
Indeks dolar AS (DXY) pada perdagangan pagi ini tercatat melemah 0,42% ke posisi 101,446..
Hanya dua mata uang lainnya yang melemah..
Namun, hasil pemilu secara keseluruhan masih terus dihitung untuk menentukan apakah Partai Demokrat mampu mengambil alih kendali Kongres dari Partai Republik yang dipimpin Presiden Donald Trump..
Dolar Singapura juga bergerak positif dengan penguatan 0,12%.
“Jika agresi dalam konflik meningkat, harga minyak bisa melonjak tajam, ditambah lagi dengan hal itu akan mendukung dolar AS,” ujarnya…
Pelemahan dolar juga terjadi bersamaan dengan turunnya imbal hasil obligasi pemerintah AS.
Imbal hasil Treasury tenor 10 tahun tercatat turun sekitar 4 basis poin ke posisi 4,919%..
Merujuk data Refinitiv per pukul 09.22 WIB, delapan dari 10 mata uang Asia yang dipantau menguat terhadap dolar AS.
Di sisi lain, yuan China menjadi mata uang dengan tekanan paling dalam setelah melemah 0,16%.
Pasar menilai perubahan kekuatan politik di Kongres dapat mempersempit ruang pemerintah AS untuk menjalankan sejumlah kebijakan fiskal, terutama apabila pemerintahan. Selain itu, Kongres tidak lagi dikuasai partai yang sama…
// .
Selain persoalan politik, perkembangan konflik di Timur Tengah juga tetap menjadi perhatian..
Pasar masih menimbang perkembangan perundingan damai di Iran, ditambah lagi dengan Ukraina, sekaligus risiko gangguan pasokan energi akibat serangan yang masih berlangsung…
Sementara itu, yuan China bergerak melemah setelah pada perdagangan Selasa mengalami penurunan harian terdalam sejak 15 Mei..
Harga minyak Brent pada perdagangan Asia berada di sekitar US$103,85 per barel, relatif stabil setelah pada perdagangan sebelumnya turun sekitar 1% ke level terendah dalam hampir empat pekan..
Won Korea Selatan menyusul dengan kenaikan 0,52%, sementara baht Thailand menguat 0,21% sekaligus ringgit Malaysia berhasil terapresiasi 0,15%…
Carol Kong, ahli strategi mata uang Commonwealth Bank of Australia, menilai dolar AS masih berpotensi menghadapi tekanan tambahan apabila Partai Demokrat berhasil menguasai kedua kamar Kongres..
Yen menguat 0,59% ke posisi JPY157,71/US$..
Meski begitu, arah dolar berikutnya masih akan sangat bergantung pada hasil akhir pemilu sela, terutama terkait partai mana yang akan menguasai DPR, ditambah lagi dengan Senat AS…
Oleh sebab itu, “Jika hal itu terjadi, dolar AS bisa melemah lebih jauh. menjadi konsekuensi dari Alasannya adalah kemenangan Demokrat di kedua kamar Kongres akan membatasi belanja pemerintah selama masa jabatan Trump,” ujar Kong, dikutip dari Reuters…
Hasil awal penghitungan suara menunjukkan Senator Partai Demokrat Jon Ossoff berhasil mempertahankan kursinya di Georgia.
Pelemahan tersebut terjadi seiring meningkatnya perhatian pasar terhadap kemungkinan perubahan komposisi kekuatan politik di Kongres AS..
// .
Kong mengingatkan bahwa peningkatan ketegangan antara AS. Tak hanya itu, Iran setelah pemilu berpotensi kembali mendorong kenaikan harga minyak dunia. turut berperan penting..
Tekanan terhadap yuan muncul setelah bank sentral China atau People’s Bank of China (PBoC) menaikkan rasio kewajiban ca. Selain itu, gan devisa bagi lembaga keuangan dari sebelumnya 4% menjadi 6%. Langkah yang dilakukan untuk memperlambat laju penguatan yuan yang terjadi sebelumnya…
Rupiah ikut menguat 0,11% ke posisi Rp18.115/US$..
Dolar Taiwan menjadi satu-satunya mata uang lain yang berada di zona merah dengan koreksi 0,08%..
Penurunan imbal hasil tersebut ikut mengurangi daya tarik aset berdenominasi dolar AS..
Jakarta, Equityworld Futures – Mayoritas mata uang Asia menguat terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan Rabu (4/11/2026). Dorongan positif bagi mata uang Asia terjadi di tengah pelemahan dolar AS di saat berlangsungnya penghitungan suara pemilu sela AS..
Dolar AS pagi ini se. Di samping itu, g berada di bawah tekanan seiring dengan investor yang mulai mencermati hasil pemilu sela AS yang tengah berlangsung juga perlu diperhatikan..
Yen Jepang menjadi mata uang dengan penguatan paling tajam pagi ini.
Perkembangan terkait Dolar Ditendang di Mana-Mana: Yen, Won-Rupiah Perkasa, Yuan Malah Loyo akan terus dipantau mengingat dampaknya terhadap kondisi ekonomi dan pasar secara keseluruhan.
Artikel ini disusun oleh Tim Riset Equityworld Futures Surabaya berdasarkan analisis data pasar dan pemberitaan terbuka di media sosial serta portal berita global.
Peringatan Risiko: Konten ini disediakan hanya untuk tujuan informasi dan menambah wawasan, bukan merupakan rekomendasi investasi. Trading futures dan instrumen keuangan lainnya mengandung risiko tinggi yang dapat mengakibatkan kerugian sebagian atau seluruh modal Anda. Pastikan Anda memahami sepenuhnya risiko yang ada dan selalu melakukan riset mandiri sebelum mengambil keputusan investasi.
Kunjungi website kami untuk informasi lebih lanjut:
Berita Terkini Equity World Futures |
Equityworld Futures Official
Baca juga:
- Equityworld Futures Surabaya | Gudang Ketahanan Pangan Polri Akan Bertambah Jadi 28 Unit
- Equityworld Futures Surabaya | BNI Perkuat Tata Kelola Penyaluran KUR