0 0
Read Time:2 Minute, 33 Second

Equityworld Futures Trillium Surabaya – Berikut merupakan informasi terbaru terkait Ikut-ikutan Emas, Harga Perak Terjun Bebas ke Level Terendah Setahun yang dirangkum dari berbagai sumber terpercaya dan telah disesuaikan oleh Tim Riset EWF untuk memberikan pemahaman yang lebih jelas kepada pembaca.

Namun, mereka menegaskan bahwa perjuangan melawan inflasi belum berakhir..

Kondisi ini memperkuat perkiraan ekonom bahwa The Fed berpotensi kembali menaikkan suku bunga pada Desember..

Alasannya adalah konsumen harus membayar lebih mahal untuk bensin. Di samping itu, sejumlah barang lainnya.. Akibatnya, Data yang dirilis Kamis juga menunjukkan inflasi AS meningkat pada September. juga perlu diperhatikan…

“Kekhawatiran yang terus berlanjut terhadap inflasi membuat sejumlah bank sentral cenderung mengambil sikap lebih hawkish atau mengetatkan kebijakan moneter,” ujar Peter Grant, Wakil Presiden sekaligus Senior Metals Strategist di Zaner Metals, dikutip dari Refinitiv..

Bank Sentral AS atau Federal Reserve (The Fed). Di samping itu, Bank Sentral Eropa (Europe Central Bank/ECB) sama-sama menyoroti risiko inflasi akibat lonjakan biaya energi. juga perlu diperhatikan..

Penyebab utamanya adalah lonjakan harga energi. Tak hanya itu, kekhawatiran inflasi yang tak kunjung mereda.,. Akibatnya, Jakarta, Equityworld Futures – Harga perak dunia anjlok ke level terendah dalam setahun terakhir pada perdagangan terakhir pekan ini, Jumat (30/10/2026), mengikuti pergerakan harga emas terjadi. turut berperan penting…

Merujuk Refinitiv, harga perak ditutup di posisi US$49,10 per troy ons pada perdagangan Jumat kemarin.

Oleh sebab itu, Pergerakan harga perak sejalan dengan emas, terjadi. menjadi konsekuensi dari Penyebab utamanya adalah keduanya merupakan logam mulai yang dipengaruhi oleh faktor makroekonomi global yang serupa,, misalnya tingkat inflasi, suku bunga bank sentral Amerika Serikat (AS), fluktuasi nilai tukar dolar AS, serta ketegangan geopolitik.,…

// .

Wakil Presiden sekaligus Senior Metals Strategist Zaner Metals, Peter Grant, mengatakan kekhawatiran inflasi membuat sejumlah bank sentral tetap mengambil sikap hawkish atau cenderung ketat dalam kebijakan moneter..

Sejumlah bank sentral utama memang menahan kenaikan suku bunga pada pekan ini.

Dalam sepekan terakhir, perak ambruk 8,89% secara point-to-point..

Tekanan terhadap logam mulia datang dari lonjakan harga energi. Tak hanya itu, kekhawatiran inflasi yang tak kunjung mereda turut berperan penting..

Sebagai contoh, emas. menjadi konsekuensi dari Kondisi ini memperkuat ekspektasi bahwa suku bunga Amerika Serikat (AS) akan bertahan tinggi lebih lama,. sering terjadi ketika Oleh sebab itu, mengurangi daya tarik aset yang tidak memberikan imbal hasil..

Perkembangan terkait Ikut-ikutan Emas, Harga Perak Terjun Bebas ke Level Terendah Setahun akan terus dipantau mengingat dampaknya terhadap kondisi ekonomi dan pasar secara keseluruhan.


Artikel ini disusun oleh Tim Riset Equityworld Futures Surabaya berdasarkan analisis data pasar dan pemberitaan terbuka di media sosial serta portal berita global.

Peringatan Risiko: Konten ini disediakan hanya untuk tujuan informasi dan menambah wawasan, bukan merupakan rekomendasi investasi. Trading futures dan instrumen keuangan lainnya mengandung risiko tinggi yang dapat mengakibatkan kerugian sebagian atau seluruh modal Anda. Pastikan Anda memahami sepenuhnya risiko yang ada dan selalu melakukan riset mandiri sebelum mengambil keputusan investasi.

Kunjungi website kami untuk informasi lebih lanjut:
Berita Terkini Equity World Futures |
Equityworld Futures Official

Baca juga:

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

By