0 0
Read Time:4 Minute, 5 Second

Equityworld Futures Trillium Surabaya – Berikut merupakan informasi terbaru terkait Harga Minyak Dunia Terbang Terus, Batu Bara dan CPO Galau? yang dirangkum dari berbagai sumber terpercaya dan telah disesuaikan oleh Tim Riset EWF untuk memberikan pemahaman yang lebih jelas kepada pembaca.

Selain minyak kedelai, peningkatan permintaan ekspor turut menjadi sentimen positif bagi pasar CPO..

Meski demikian, penurunan harga berpotensi tertahan oleh kendala pasokan.

Kenaikan harga minyak mentah dapat meningkatkan daya tarik minyak sawit sebagai bahan baku biodiesel.

Kontrak minyak kedelai paling aktif di Dalian, China, menguat 1,15%, sementara minyak kedelai di Chicago Board of Trade (CBOT), Amerika Serikat (AS), naik 0,4%.

Pedagang berupaya melepas persediaan sekaligus merealisasikan keuntungan, sementara perusahaan listrik cenderung menunda pembelian di tengah permintaan yang melemah secara musiman…

Dalam sepekan, harga minyak brent naik 0,79%.

Penawaran batu bara berkalori 3.800 kcal/kg NAR sebelumnya berada di kisaran US$82 per ton FOB, dengan transaksi dilaporkan sekitar US$81-81,5 per ton..

Kondisi ini berpotensi memperketat pasokan. Di samping itu, memberikan dukungan tambahan bagi harga CPO dalam beberapa bulan mendatang. juga perlu diperhatikan..

// .

Merujuk Refinitiv, harga batu bara ditutup melonjak 1,4% di posisi US$ 152,45 per ton pada perdagangan Jumat (30/10/2026) lalu.

Mengutip Sxcoal, Kamis (29/10/2026), minat pembelian mulai muncul, terutama untuk kargo yang dijadwalkan dikirim pada pekan berikutnya.

Produksi sekaligus logistik batu bara Indonesia yang belum sepenuhnya pulih, serta hambatan pengapalan dari Australia, membatasi ruang penurunan harga lebih dalam…

MPOC juga memperkirakan persediaan minyak sawit Malaysia akan terus menyusut pada November 2026 hingga Februari 2027 seiring penurunan produksi..

Di sisi lain, produsen batu bara luar negeri belum bersedia memangkas harga secara signifikan.

Selain harga minyak nabati, harga minyak global yang juga masih mengalami penguatan turut mempengaruhi pergerakan harga CPO, meski pada pekan ini pergerakannya cenderung volatil..

Se. Tak hanya itu, gkan untuk CPO, ditutup melesat 1,41% di posisi RM 4.681 per ton turut berperan penting..

Sementara itu, kontrak minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) AS juga menguat US$2,12 atau 2,08% ke US$104,12 per barel..

Dari sisi prospek, Malaysian Palm Oil Council (MPOC) memperkirakan harga CPO akan bertahan di atas MYR4.600 per ton pada November 2026..

Pergerakan harga CPO cenderung mengikuti minyak nabati lainnya terjadi karena komoditas tersebut saling bersaing dalam memenuhi permintaan pasar minyak nabati global…

Pasar batu bara termal di pelabuhan utara China mulai menunjukkan tanda-tanda stabilisasi kemarin.

Adapun kontrak minyak sawit di Dalian naik 0,16%..

Harga Brent sempat menyentuh US$ 118 per barel atau mendekati US$ 120..

Harga batu bara sempat tertekan terjadi karena pasar di pasar China menghadapi tekanan seiring melemahnya penawaran dalam tender impor..

Harga energi fosil yang lebih tinggi berpotensi memperbaiki daya saing biodiesel,. Akibatnya, turut menopang permintaan minyak sawit dari sektor energi…

Berdasarkan laporan perusahaan survei kargo, ekspor produk minyak sawit Malaysia pada periode 1-20 Oktober 2026 diperkirakan melonjak 58,5% hingga 78,4% dibandingkan periode yang sama bulan sebelumnya..

Sementara itu di CPO, kenaikan harga minyak kedelai turut menopang CPO.

Tekanan pasar tersebut turut memengaruhi batu bara Indonesia.

Aktivitas pemesanan kapal juga meningkat, menjadi sinyal awal pulihnya transaksi di pasar batu bara China..

Dengan demikian, harga minyak brent sudah menguat selama empat pekan beruntun..

Dalam sepekan terakhir, CPO anjlok 2,84% secara point-to-point..

Walaupun Jakarta, Equityworld Futures – Harga komoditas batu bara, ditambah lagi dengan minyak kelapa sawit (crude palm oil/CPO) cenderung bervariasi, di mana harga batu bara masih mencatatkan penguatan,, harga CPO cenderung berfluktuasi.. masih menjadi prioritas..

Harga yang sebelumnya tertekan mulai menemukan pijakan setelah pembeli kembali memburu batu bara dengan harga murah..

Proyeksi tersebut ditopang penguatan permintaan ekspor, konsumsi biodiesel yang tetap tinggi, serta penurunan produksi musiman..

// .

Sepanjang pekan ini, harga batu bara justru ambles 1,65% secara point-to-point..

Dalam sepekan harga minyak WTI naik 0,82% atau sudah naik selama empat pekan beruntun..

Keterbatasan pasokan. Di samping itu, tingginya biaya angkut membuat penjual. juga perlu diperhatikan..

Kontrak berjangka minyak mentah Brent untuk pengiriman Desember, yang berakhir pada Jumat kemarin, ditutup melonjak US$2,76 atau 2,4% ke US$ 117,64 per barel.

Perkembangan terkait Harga Minyak Dunia Terbang Terus, Batu Bara dan CPO Galau? akan terus dipantau mengingat dampaknya terhadap kondisi ekonomi dan pasar secara keseluruhan.


Artikel ini disusun oleh Tim Riset Equityworld Futures Surabaya berdasarkan analisis data pasar dan pemberitaan terbuka di media sosial serta portal berita global.

Peringatan Risiko: Konten ini disediakan hanya untuk tujuan informasi dan menambah wawasan, bukan merupakan rekomendasi investasi. Trading futures dan instrumen keuangan lainnya mengandung risiko tinggi yang dapat mengakibatkan kerugian sebagian atau seluruh modal Anda. Pastikan Anda memahami sepenuhnya risiko yang ada dan selalu melakukan riset mandiri sebelum mengambil keputusan investasi.

Kunjungi website kami untuk informasi lebih lanjut:
Berita Terkini Equity World Futures |
Equityworld Futures Official

Baca juga:

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

By