0 0
Read Time:4 Minute, 40 Second

Equityworld Futures Trillium Surabaya – Berikut merupakan informasi terbaru terkait Harga Emas Jatuh 3,6% ke US$ 3800, Terburuk Setahun! Bisa ke US$3.600? yang dirangkum dari berbagai sumber terpercaya dan telah disesuaikan oleh Tim Riset EWF untuk memberikan pemahaman yang lebih jelas kepada pembaca.

Tim ekonomi AS Capital Economics memperkirakan The Fed masih akan menaikkan suku bunga dua kali lagi, sejalan dengan ekspektasi pasar berjangka.

Namun, prospek ke depan dinilai lebih berat.

Alasannya adalah menginginkan kebijakan lebih ketat. sehingga berdampak pada Pertemuan The Fed pekan ini mengindikasikan pergeseran ke arah kebijakan yang lebih hawkish, tercermin dari perubahan bahasa dalam pernyataan kebijakan sekaligus dua pejabat yang berbeda pendapat….

“Kekhawatiran yang terus berlanjut terhadap inflasi membuat sejumlah bank sentral cenderung mengambil sikap lebih hawkish atau mengetatkan kebijakan moneter,” ujar Peter Grant, Wakil Presiden sekaligus Senior Metals Strategist di Zaner Metals, dikutip dari Refinitiv..

Namun, mereka menegaskan bahwa perjuangan melawan inflasi belum berakhir.

// .

// .

Permintaan fisik emas di pasar utama Asia juga belum menunjukkan pemulihan berarti.

Kondisi ini memperkuat ekspektasi bahwa suku bunga Amerika Serikat (AS) akan bertahan tinggi lebih lama, sehingga berdampak pada mengurangi daya tarik aset yang tidak memberikan imbal hasil, misalnya emas….

Harga penutupan kemarin juga menjadi yang terendah sejak 2 Oktober 2025 atau lebih dari setahun terakhir (US$ 3.856,01 per troy ons).

Secara historis, harga emas cenderung bergerak berlawanan arah dengan imbal hasil obligasi pemerintah AS yang dilindungi dari inflasi atau Treasury Inflation-Protected Securities (TIPS) tenor 10 tahun.

Ancaman lain datang dari potensi pecahnya gelembung saham AI.

Artinya, emas sudah jatuh selama tiga pekan beruntun..

Meski demikian, Commerzbank menilai penurunan harga logam mulia sudah berlebihan sekaligus masih memperkirakan adanya pemulihan…

Pelemahan ini memperpanjang derita emas dengan jatuh 4,7% dalam dua hari..

Risiko, menurut mereka, juga cenderung mengarah pada kenaikan suku bunga yang lebih besar..

Capital Economics memperkirakan harga emas akan berakhir di level US$3.600 per troy ounce pada akhir 2027, jauh di bawah konsensus pasar yang memperkirakan harga sekitar US$4.600 pada kuartal IV-2027..

Harga emas spot kini telah menghapus kenaikan yang dibukukan selama setahun terakhir.

Alasannya adalah konsumen harus membayar lebih mahal untuk bensin, ditambah lagi dengan sejumlah barang lainnya. Akibatnya, Data yang dirilis Kamis juga menunjukkan inflasi AS meningkat pada September….

Kondisi ini memperkuat perkiraan ekonom bahwa The Fed berpotensi kembali menaikkan suku bunga pada Desember..

Tekanan terhadap emas berpotensi belum berakhir.

“Meski bank-bank sentral utama menahan suku bunga pada pekan ini, sinyal yang disampaikan menunjukkan bahwa suku bunga tinggi akan bertahan lebih lama.

Jakarta, Equityworld Futures – Harga emas dunia terjun ke level terendah dalam setahun pada perdagangan terakhir pekan ini, Jumat (30/10/2026)..

Analis Commerzbank menilai penurunan tajam saham teknologi berpotensi memicu aksi jual paksa. Selain itu, margin call, yakni permintaan tambahan jaminan dari broker ketika nilai aset investor merosot…

Bank Sentral AS atau Federal Reserve (The Fed). Tak hanya itu, Bank Sentral Eropa (ECB) sama-sama menyoroti risiko inflasi akibat lonjakan biaya energi. turut berperan penting..

Alasannya adalah memperkirakan harga masih bisa turun, sementara permintaan di China sebagai konsumen emas terbesar dunia tetap lesu.. Akibatnya, Pembeli di India menunda transaksi…

Sejumlah bank sentral utama memang menahan kenaikan suku bunga pada pekan ini.

Tekanan terhadap logam mulia datang dari lonjakan harga energi, ditambah lagi dengan kekhawatiran inflasi yang tak kunjung mereda..

Secara bulanan, kinerja emas juga buruk dengan melemah 6,76%..

Ekonom Senior Iklim sekaligus Komoditas Capital Economics, Kieran Tompkins, memperkirakan harga emas masih menghadapi tekanan lebih lanjut…

“Kami menilai penurunan harga logam mulia terlalu dalam sekaligus masih memperkirakan harga akan pulih,” ujarΒ Commerzbank…

Tim pasar Capital Economics memperkirakan risiko tersebut dapat terwujud pada tahun depan.

Wakil Presiden sekaligus Senior Metals Strategist Zaner Metals, Peter Grant, mengatakan kekhawatiran inflasi membuat sejumlah bank sentral tetap mengambil sikap hawkish atau cenderung ketat dalam kebijakan moneter..

// .

Tekanan terhadap emas juga datang dari kejatuhan saham teknologi.

Lonjakan energi, inflasi yang membandel,, ditambah lagi dengan prospek suku bunga tinggi kini menjadi kombinasi ancaman bagi logam mulia…

Jika proyeksi tersebut terwujud, emas masih berpotensi menghadapi tekanan besar setelah kehilangan kenaikan setahun terakhir.

Menariknya, harga emas ikut turun bersama saham teknologi pekan ini, bahkan ketika imbal hasil obligasi justru melemah..

Kondisi ini menekan harga logam mulia.” Imbuhnya..

Dalam sepekan, harga emas jatuh 3,02% pekan ini.

Meski Hubungan tersebut bertahan selama delapan bulan pertama tahun ini,, namun kembali terputus dalam dua bulan terakhir. tetap penting..

Capital Economics menilai pelemahan dolar AS dalam waktu singkat pada awal September. Selain itu, pembelian emas oleh bank sentral, khususnya China, sempat menopang harga…

Harga logam mulia tersebut diperdagangkan sedikit di bawah US.000 per troy ounce, setara dengan level sekitar Halloween tahun lalu, ditambah lagi dengan sekitar 25% di bawah puncaknya pada akhir Februari…

Merujuk Refinitiv, harga emas ditutup di posisi US$ 3875,03 per troy ons pada perdagangan Jumat kemarin.

Perkembangan terkait Harga Emas Jatuh 3,6% ke US$ 3800, Terburuk Setahun! Bisa ke US$3.600? akan terus dipantau mengingat dampaknya terhadap kondisi ekonomi dan pasar secara keseluruhan.


Artikel ini disusun oleh Tim Riset Equityworld Futures Surabaya berdasarkan analisis data pasar dan pemberitaan terbuka di media sosial serta portal berita global.

Peringatan Risiko: Konten ini disediakan hanya untuk tujuan informasi dan menambah wawasan, bukan merupakan rekomendasi investasi. Trading futures dan instrumen keuangan lainnya mengandung risiko tinggi yang dapat mengakibatkan kerugian sebagian atau seluruh modal Anda. Pastikan Anda memahami sepenuhnya risiko yang ada dan selalu melakukan riset mandiri sebelum mengambil keputusan investasi.

Kunjungi website kami untuk informasi lebih lanjut:
Berita Terkini Equity World Futures |
Equityworld Futures Official

Baca juga:

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

By