0 0
Read Time:3 Minute, 39 Second

Equityworld Futures Trillium Surabaya – Berikut merupakan informasi terbaru terkait Peringatan Bahaya! Harga Emas dan Perak Hancur Lebur yang dirangkum dari berbagai sumber terpercaya dan telah disesuaikan oleh Tim Riset EWF untuk memberikan pemahaman yang lebih jelas kepada pembaca.

Biro Analisis Ekonomi AS melaporkan indeks PCE naik 0,5% secara bulanan pada September, setelah meningkat 0,3% pada Agustus..

“Setiap eskalasi maupun mere, ditambah lagi dengan ya ketegangan di Timur Tengah yang memicu kenaikan atau penurunan harga energi berpotensi memberikan dampak signifikan terhadap harga logam,” kata Meger…

Suku bunga yang lebih tinggi meningkatkan biaya peluang untuk memegang emas.

Bank sentral menunda perubahan biaya pinjaman hingga setelah pemilihan paruh waktu AS pekan depan..

Pada Jumat (30/10/2026) pukul 06.52 WIB, harga emas melandai 0,22% ke US$ 4011,47 per troy ons.

Walaupun ECB sendiri mempertahankan suku bunga,, memperingatkan meningkatnya risiko inflasi akibat lonjakan harga energi. masih menjadi prioritas..

Meger menambahkan, perkembangan pasar energi juga akan menjadi perhatian utama investor.

Investor juga mencermati pemilihan umum AS pada 3 November serta potensi dampaknya terhadap kebijakan fiskal, ditambah lagi dengan sentimen pasar secara luas…

Oleh sebab itu, eskalasi maupun mere, ditambah lagi dengan ya ketegangan di Timur Tengah dapat memengaruhi harga energi dan pergerakan logam mulia.. menjadi konsekuensi dari Harga energi merupakan salah satu sumber kekhawatiran inflasi,..

Secara tahunan (year-on-year/yoy), inflasi PCE AS meningkat menjadi 3,6% pada September 2026, dari 3,4% pada bulan sebelumnya.

// .

Direktur Perdagangan Logam High Ridge Futures, David Meger, mengatakan prospek inflasi AS yang masih tinggi. Di samping itu, berada di atas target The Fed memunculkan spekulasi bahwa bank sentral akan menaikkan suku bunga pada pertemuan Desember. juga perlu diperhatikan..

Kondisi tersebut mengurangi daya tarik emas yang tidak memberikan imbal hasil..

// .

Jakarta, Equityworld Futures – Harga emas dunia anjlok lebih dari 1% pada perdagangan Kamis (29/10/2026)..

Inflasi PCE inti juga naik menjadi 3,1% dari 3%..

Pada Rabuย kemarin, The Fed memutuskan mempertahankan suku bunga acuannya sesuai ekspektasi pasar.

Inflasi AS yang diukur melalui indeks harga pengeluaran konsumsi pribadi (Personal Consumption Expenditures/PCE) meningkat pada September, seiring kenaikan harga bensin sekaligus berbagai barang lainnya…

Merujuk Refinitiv, harga emas pada perdagangan Kamis (29/10/2026) ditutup di posisi US$ 4020,42 per troy ons.

Pada Jumat (30/10/2026) pukul 06.52 WIB, harga perak melemah 0,9% ke US$ 51,92 per troy ons..

Ini menjadi faktor utama yang menekan harga emas saat ini, sementara laporan PCE hari ini sama sekali tidak meredakan kekhawatiran tersebut,” ujar David Meger, Direktur Perdagangan Logam di High Ridge Futures, dikutip dari Refinitiv..

Menurutnya, ekspektasi tersebut menjadi faktor utama yang menekan harga emas.

Berdasarkan CME Group FedWatch Tool, pelaku pasar kini memperhitungkan peluang sekitar 80% bahwa The Fed akan menaikkan suku bunga pada Desember..

Dari Eropa, Presiden Bank Sentral Eropa (European Central Bank/ECB) Christine Lagarde akan mengakhiri masa jabatannya pada 7 Februari, menurut pernyataan bank sentral.

“Prospek inflasi yang terus bertahan tinggi. Di samping itu, berada di atas target The Fed membuka jalan bagi spekulasi bahwa bank sentral akan menaikkan suku bunga pada pertemuan Desember juga perlu diperhatikan..

Rilis data inflasi terbaru juga tidak mampu meredakan kekhawatiran pasar..

Merujuk Refinitiv, harga perak pada perdagangan Kamis (29/10/2026) ditutup di posisi US$ 52,39 per troy ons.

Pelemahan ini memperpanjang tren negatifnya dengan jatuh dua hari beruntun..

Berbeda dengan instrumen berbunga, emas tidak memberikan imbal hasil. Akibatnya, cenderung kurang menarik ketika suku bunga meningkat…

Tekanan muncul setelah data menunjukkan inflasi Amerika Serikat (AS) masih tinggi, memperkuat ekspektasi bahwa Federal Reserve (The Fed) akan kembali menaikkan suku bunga pada akhir tahun ini.

Perkembangan terkait Peringatan Bahaya! Harga Emas dan Perak Hancur Lebur akan terus dipantau mengingat dampaknya terhadap kondisi ekonomi dan pasar secara keseluruhan.


Artikel ini disusun oleh Tim Riset Equityworld Futures Surabaya berdasarkan analisis data pasar dan pemberitaan terbuka di media sosial serta portal berita global.

Peringatan Risiko: Konten ini disediakan hanya untuk tujuan informasi dan menambah wawasan, bukan merupakan rekomendasi investasi. Trading futures dan instrumen keuangan lainnya mengandung risiko tinggi yang dapat mengakibatkan kerugian sebagian atau seluruh modal Anda. Pastikan Anda memahami sepenuhnya risiko yang ada dan selalu melakukan riset mandiri sebelum mengambil keputusan investasi.

Kunjungi website kami untuk informasi lebih lanjut:
Berita Terkini Equity World Futures |
Equityworld Futures Official

Baca juga:

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

By