Equityworld Futures Trillium Surabaya – Berikut merupakan informasi terbaru terkait Harga Batu Bara Jatuh, Masih Ada Kabar Baik Buat RI? yang dirangkum dari berbagai sumber terpercaya dan telah disesuaikan oleh Tim Riset EWF untuk memberikan pemahaman yang lebih jelas kepada pembaca.
Harga batu bara di pasar China menghadapi tekanan seiring melemahnya penawaran dalam tender impor.
Namun, produsen batu bara luar negeri belum sepenuhnya bersedia memangkas harga.
Bagi Indonesia, dinamika pasar China menjadi perhatian penting mengingat negara tersebut merupakan salah satu tujuan utama ekspor batu bara nasional..
Keterbatasan pasokan. Selain itu, tingginya biaya pengangkutan menjadi faktor yang menopang harga penawaran…
Penawaran batu bara berkalori 3.800 kcal/kg NAR sebelumnya berada di kisaran US$82 per ton FOB, dengan transaksi dilaporkan sekitar US$81-81,5 per ton..
Mengutip Sxcoal, Kamis (29/10/2026), minat pembelian mulai muncul, terutama untuk kargo yang dijadwalkan dikirim pada pekan berikutnya.
Pelemahan ini terjadi setelah harganya terbang 1,33% pada Rabu..
Jakarta, Equityworld Futures – Harga batu bara jatuh setelah sempat terbang..
Meski demikian, penurunan harga berpotensi tertahan oleh kendala pasokan.
Potensi penurunan harga juga dibatasi oleh kendala produksi. Tak hanya itu, logistik di Indonesia, serta hambatan pengapalan batu bara Australia. turut berperan penting..
Penawaran batu bara Indonesia dengan nilai kalori 3.800 kcal/kg NAR sebelumnya berada di sekitar US$82 per ton FOB (free on board), sementara transaksi dilaporkan berkisar US$81-81,5 per ton..
Di sisi lain, pasar batu bara impor China masih menghadapi tekanan setelah harga penawaran dalam tender melemah, seiring upaya pedagang melepas persediaan..
Pedagang berupaya melepas persediaan. Di samping itu, merealisasikan keuntungan, sementara perusahaan listrik cenderung menunda pembelian di tengah permintaan yang melemah secara musiman. juga perlu diperhatikan..
Pasar batu bara termal di pelabuhan utara China mulai menunjukkan tanda-tanda stabilisasi kemarin.
Merujuk Refinitiv, harga batu bara pada perdagangan Kamis (29/10/2026) ditutup di posisi US$ 150,35 per ton.
Kondisi ini membuat pedagang harus menyesuaikan penawaran untuk menarik minat pembeli..
Meski demikian, pemulihan harga belum sepenuhnya solid.
Perusahaan listrik China cenderung menahan pembelian. Di samping itu, menghindari harga tinggi di tengah permintaan yang melemah secara musiman juga perlu diperhatikan..
Aktivitas pemesanan kapal juga meningkat, menjadi sinyal awal pulihnya transaksi di pasar batu bara China..
Produksi, ditambah lagi dengan logistik batu bara Indonesia yang belum sepenuhnya pulih, serta hambatan pengapalan dari Australia, membatasi ruang penurunan harga lebih dalam…
Keterbatasan pasokan. Tak hanya itu, tingginya biaya angkut membuat penjual masih mempertahankan harga penawaran. turut berperan penting..
// .
Harga yang sebelumnya tertekan mulai menemukan pijakan setelah pembeli kembali memburu batu bara dengan harga murah..
Di sisi lain, produsen batu bara luar negeri belum bersedia memangkas harga secara signifikan.
Tekanan pasar tersebut turut memengaruhi batu bara Indonesia.
Perkembangan terkait Harga Batu Bara Jatuh, Masih Ada Kabar Baik Buat RI? akan terus dipantau mengingat dampaknya terhadap kondisi ekonomi dan pasar secara keseluruhan.
Artikel ini disusun oleh Tim Riset Equityworld Futures Surabaya berdasarkan analisis data pasar dan pemberitaan terbuka di media sosial serta portal berita global.
Peringatan Risiko: Konten ini disediakan hanya untuk tujuan informasi dan menambah wawasan, bukan merupakan rekomendasi investasi. Trading futures dan instrumen keuangan lainnya mengandung risiko tinggi yang dapat mengakibatkan kerugian sebagian atau seluruh modal Anda. Pastikan Anda memahami sepenuhnya risiko yang ada dan selalu melakukan riset mandiri sebelum mengambil keputusan investasi.
Kunjungi website kami untuk informasi lebih lanjut:
Berita Terkini Equity World Futures |
Equityworld Futures Official
Baca juga:
- Equityworld Futures Surabaya | 9 Hari Usai Gembok Dibuka: Ini Emiten Eks-Rp 50 Sahamnya Paling Ambruk
- Arus Balik Lebaran, Stasiun Solo Balapan Padat Penumpang | Equityworld Futures