0 0
Read Time:3 Minute, 21 Second

Equityworld Futures Trillium Surabaya – Berikut merupakan informasi terbaru terkait Robohnya Kesaktian “Banteng” di Tahun Ini, Maaf Tak Ada Pesta! yang dirangkum dari berbagai sumber terpercaya dan telah disesuaikan oleh Tim Riset EWF untuk memberikan pemahaman yang lebih jelas kepada pembaca.

// .

Sebaliknya, hanya Oktober 2018. Selain itu, 2023 yang berakhir di zona merah, dengan penurunan masing-masing sebesar 2,42% dan 2,70%..

Sepanjang 1-27 Oktober 2026, investor asing mencatatkan jual bersih (net sell) sebesar Rp16,33 triliun.

Hingga Selasa (27/10/2026), kapitalisasi pasar BEI menyusut Rp1.447 triliun atau 13,53%, dari Rp10.695 triliun pada akhir September menjadi Rp9.248 triliun..

Dalam dua tahun terakhir, IHSG juga masih mencatatkan penguatan, yakni 0,61% pada Oktober 2024, ditambah lagi dengan 1,28% pada Oktober 2025…

Koreksi IHSG pada Oktober tahun ini jauh lebih tajam dibandingkan Oktober sebelumnya.

Koreksinya hanya kalah dari Maret 2020, saat IHSG merosot 16,76% di tengah pandemi Covid-19..

Aksi jual terbesar terjadi pada 16 Oktober, dengan nilai mencapai Rp3,34 triliun dalam sehari..

Rencana tersebut memicu kekhawatiran investor terhadap potensi keluarnya saham-saham Indonesia dari indeks global yang menjadi acuan sejumlah pengelola. Tak hanya itu, a turut berperan penting..

Pada Jumat (16/10/2026), indeks anjlok 11,57% dalam sehari, mencatatkan penurunan harian terdalam sejak 1998..

Meski Namun, Oktober kali ini mencatatkan cerita berbeda.  Meski ditutup menguat hari ini, namun hingga hari ini, Rabu (28/10/2026), IHSG sudah ambruk 13% di Oktober.  Penurunan tersebut menjadi yang terdalam untuk bulan Oktober sejak 2008. tetap penting..

Jakarta, Equityworld Futures – Mitos Octobull yang identik dengan penguatan pasar saham tampaknya tak berlaku tahun ini.

Tekanan jual juga terlihat dari transaksi investor asing.

Dalamnya koreksi IHSG sepanjang Oktober tak lepas dari kejatuhan tajam yang terjadi pada pertengahan bulan.

Kenaikan tertinggi terjadi pada Oktober 2020 sebesar 5,30%, disusul Oktober 2021 sebesar 4,84%..

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) justru ambruk hampir 15% sepanjang Oktober 2026, mematahkan tren positif yang kerap terjadi pada bulan tersebut..

Sepanjang 2016-2025, indeks berhasil menguat dalam delapan dari sepuluh Oktober..

Koreksi tajam IHSG turut memangkas kapitalisasi pasar Bursa Efek Indonesia (BEI).

// .

Dalam sepuluh tahun terakhir, Oktober kerap menjadi bulan yang positif bagi IHSG.

Dengan penurunan yang telah mencapai 13% hingga hari ini, IHSG berpotensi mencatatkan kinerja Oktober terburuk sejak 2008.

Sementara itu, posisi ketiga ditempati Maret 2026 dengan penurunan 14,42%.

Hal ini disebabkan oleh IHSG dalam kondisi bull (banteng) atau optimis., akibatnya Perkasanya IHSG di Oktober inilah yang kemudian melahirkan  mitos kesaktian “Octobull”..

Namun, angka tersebut masih dapat berubah mengingat perdagangan bulan ini belum berakhir..

Pelemahan sebesar 14,69% hingga 28 Oktober bahkan menjadi yang terdalam untuk bulan Oktober sejak 2008, ketika indeks anjlok 31,42% akibat krisis keuangan global..

// .

Jika dibandingkan dengan seluruh bulan perdagangan dalam sepuluh tahun terakhir, Oktober 2026 juga mencatatkan penurunan terdalam kedua.

Kejatuhan tersebut terjadi setelah Morgan Stanley Capital International (MSCI) mengumumkan konsultasi terkait kemungkinan penurunan status pasar Indonesia dari Emerging Market menjadi Standalone Market pada 15 Oktober 2026..

Sepanjang 2016-2025, rata-rata imbal hasil IHSG pada Oktober mencapai 1,16%.

Artinya, dua dari tiga penurunan bulanan terbesar IHSG dalam satu dekade terakhir terjadi pada tahun ini..

// .

Tekanan jual pun meningkat hingga perdagangan sempat dihentikan sementara (trading halt)..

Perkembangan terkait Robohnya Kesaktian “Banteng” di Tahun Ini, Maaf Tak Ada Pesta! akan terus dipantau mengingat dampaknya terhadap kondisi ekonomi dan pasar secara keseluruhan.


Artikel ini disusun oleh Tim Riset Equityworld Futures Surabaya berdasarkan analisis data pasar dan pemberitaan terbuka di media sosial serta portal berita global.

Peringatan Risiko: Konten ini disediakan hanya untuk tujuan informasi dan menambah wawasan, bukan merupakan rekomendasi investasi. Trading futures dan instrumen keuangan lainnya mengandung risiko tinggi yang dapat mengakibatkan kerugian sebagian atau seluruh modal Anda. Pastikan Anda memahami sepenuhnya risiko yang ada dan selalu melakukan riset mandiri sebelum mengambil keputusan investasi.

Kunjungi website kami untuk informasi lebih lanjut:
Berita Terkini Equity World Futures |
Equityworld Futures Official

Baca juga:

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

By