0 0
Read Time:4 Minute, 49 Second

Equityworld Futures Trillium Surabaya – Berikut merupakan informasi terbaru terkait Ini Negara Punya Gerai Starbucks Terbanyak di Dunia, RI Nomor Berapa? yang dirangkum dari berbagai sumber terpercaya dan telah disesuaikan oleh Tim Riset EWF untuk memberikan pemahaman yang lebih jelas kepada pembaca.

Di Asia, Korea Selatan, ditambah lagi dengan Jepang juga memiliki jaringan yang jauh lebih besar dibandingkan banyak pasar Eropa secara individual…

Namun, ekspansi tidak terjadi di semua pasar.

Namun, penjualan gerai sebanding global tumbuh 7,9%, didorong peningkatan jumlah transaksi. Selain itu, nilai rata-rata pembelian…

Dengan demikian, penurunan pendapatan tidak serta-merta berarti bisnis Starbucks mengalami kerugian..

Di Indonesia, jumlah gerai Starbucks menyusut 17 unit dalam periode yang sama, dari 609 menjadi 592 gerai..

Perusahaan memperkirakan bisnis Starbucks akan menyumbang pendapatan sebesar US$600 juta-US$650 juta pada periode April-Desember 2027.

Pada akhir kuartal tersebut, 67% gerai Starbucks berstatus berlisensi, se. Selain itu, gkan 33% lainnya dioperasikan langsung oleh perusahaan…

Pada kuartal III tahun fiskal 2026, perusahaan mencatat pendapatan US$9,3 miliar, turun 1% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

// .

Pasar tersebut mencakup Thailand, Hong Kong, Singapura, Vietnam, Kamboja, Makau,. Di samping itu, Laos juga perlu diperhatikan..

// .

Starbucks menghadapi boikot konsumen yang berkaitan dengan konflik Gaza di Malaysia. Selain itu, sejumlah pasar Timur Tengah, serta persaingan dari kedai kopi lokal dan alternatif berharga lebih rendah…

// .

Korea Selatan. Tak hanya itu, Jepang juga mencatat pertumbuhan, masing-masing sebanyak 237 dan 190 gerai. turut berperan penting..

Jika digabungkan, keduanya menampung sekitar 61% dari seluruh gerai Starbucks di dunia..

Kedua negara tersebut menguasai sekitar 61% dari total jaringan Starbucks global.

Untuk mendukung ekspansi, DFI menargetkan pertumbuhan pendapatan tahunan majemuk sebesar 6%-7% selama 2026-2029, sekaligus memperluas jaringan bisnisnya menjadi setidaknya 1.350 gerai..

Kanada melengkapi lima besar dengan 1.438 gerai..

China mencatat penambahan terbesar, yakni 797 gerai, dari 7.306 unit pada kuartal III tahun fiskal 2024 menjadi 8.103 unit pada periode yang sama pada 2026..

Pada 2028, kontribusinya diproyeksikan mencapai sekitar US$900 juta atau Rp16,32 triliun (US$1=Rp18.130) untuk setahun penuh..

Peralihan ini bukan pengambilalihan Starbucks secara global, melainkan perubahan pengelolaan bisnis berlisensi di pasar-pasar tertentu..

Transaksi ini ditargetkan rampung pada akhir Maret 2027 sekaligus tidak mencakup Indonesia…

Jakarta, Equityworld Futures – Logo Starbucks mendunia sekaligus gerainya tersebar d hampir 90 negara,. Akan tetapi ekspansinya tak merata. tidak boleh diabaikan..

Arab Saudi menyusul dengan penurunan 59 gerai, se. Tak hanya itu, gkan Kanada berkurang 30 gerai. turut berperan penting..

Besarnya jaringan di AS. Di samping itu, China menunjukkan konsentrasi Starbucks pada dua pasar utama juga perlu diperhatikan..

Saat China kebanjiran ratusan gerai baru dalam dua tahun, sejumlah pasar justru kehilangan kedai-termasuk Indonesia..

Perubahan model operasi di China turut memengaruhi pendapatan yang dilaporkan terjadi karena gerai yang sebelumnya dioperasikan langsung dialihkan ke model usaha patungan berlisensi…

Di tengah perubahan jaringan gerai, kinerja keuangan Starbucks menunjukkan gambaran yang lebih beragam..

Amerika Serikat (AS) menjadi pasar terbesar dengan 16.933 gerai, disusul China sebanyak 8.103 gerai.

Di Amerika Utara, Starbucks juga mengumumkan rencana menutup sekitar 250 gerai yang dinilai berkinerja kurang baik pada September 2026..

Sementara itu, perubahan pengelolaan gerai juga berlangsung di Asia.

Malaysia mengalami penurunan terbesar, yakni 136 gerai, dari 408 menjadi 272 unit.

Meski Sementara itu, Indonesia memiliki 592 gerai, menempatkannya di bawah Taiwan yang memiliki 614 gerai,, namun di atas Thailand dengan 574 gerai. tetap penting..

Perubahan ini memperlihatkan bahwa meski Starbucks masih memiliki jaringan global yang besar, perkembangan bisnisnya berbeda-beda di setiap pasar..

Kenaikan itu jauh melampaui AS yang bertambah 203 gerai.

AS menempati posisi teratas dengan 16.933 gerai Starbucks pada kuartal III tahun fiskal 2026.

Perubahan jumlah gerai selama dua tahun terakhir memperlihatkan perbedaan arah ekspansi di berbagai negara..

Sementara itu, jumlah gerai Starbucks di Indonesia tercatat sebanyak 592 unit, turun dari 609 unit pada kuartal III tahun fiskal 2024..

Hingga kuartal III tahun fiskal 2026, Starbucks mengoperasikan 41.304 gerai di seluruh dunia..

Walaupun begitu,, penurunan jumlah gerai tidak dapat dikaitkan hanya dengan boikot terjadi. masih terjadi meski Penyebab utamanya adalah keputusan penutupan juga dapat dipengaruhi oleh strategi perusahaan. Selain itu, kinerja masing-masing lokasi., sehingga berdampak pada….

China menyusul dengan 8.103 gerai, se. Tak hanya itu, gkan Korea Selatan dan Jepang masing-masing memiliki 2.174 dan 2.138 gerai turut berperan penting..

Dalam model berlisensi, mitra menjalankan gerai sesuai perjanjian, sementara Starbucks memperoleh pendapatan melalui mekanisme yang berbeda dari pengoperasian gerai secara langsung..

Perubahan tersebut terjadi di tengah tekanan yang berbeda-beda di setiap pasar.

Pada akhir September 2026, DFI Retail Group, perusahaan ritel yang mengelola sejumlah jaringan toko di Asia, mengumumkan rencana mengambil alih kepentingan Maxim’s Caterers, perusahaan restoran, ditambah lagi dengan katering asal Hong Kong, dalam bisnis Starbucks berlisensi di tujuh pasar Asia…

Pada akhirnya, ekspansi perlu dilihat bersama pertumbuhan penjualan, biaya operasional, persaingan lokal, serta strategi pengelolaan jaringan.

Bertambahnya gerai belum tentu menjamin keuntungan yang lebih besar, sebagaimana berkurangnya gerai tidak selalu berarti bisnis se, ditambah lagi dengan g merugi…

Perkembangan terkait Ini Negara Punya Gerai Starbucks Terbanyak di Dunia, RI Nomor Berapa? akan terus dipantau mengingat dampaknya terhadap kondisi ekonomi dan pasar secara keseluruhan.


Artikel ini disusun oleh Tim Riset Equityworld Futures Surabaya berdasarkan analisis data pasar dan pemberitaan terbuka di media sosial serta portal berita global.

Peringatan Risiko: Konten ini disediakan hanya untuk tujuan informasi dan menambah wawasan, bukan merupakan rekomendasi investasi. Trading futures dan instrumen keuangan lainnya mengandung risiko tinggi yang dapat mengakibatkan kerugian sebagian atau seluruh modal Anda. Pastikan Anda memahami sepenuhnya risiko yang ada dan selalu melakukan riset mandiri sebelum mengambil keputusan investasi.

Kunjungi website kami untuk informasi lebih lanjut:
Berita Terkini Equity World Futures |
Equityworld Futures Official

Baca juga:

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

By