Equity World Futures Surabaya – Dolar AS melesat tajm ke level tertinggi dalam 18 bulan terakhir setelah data inflasi Amerika Serikat (AS) melampaui ekspektasi pasar.
Kenaikan Indeks Dolar AS (US Dollar Index / DXY) ini dipicu oleh lonjakan Consumer Price Index (CPI) yang memperkuat dugaan bahwa Bank Sentral AS (The Fed) masih memiliki ruang untuk menaikkan suku bunga acuan.
Kenaikan Indeks Dolar AS (DXY) dan Pemicu Utamanya
-
Lonjakan DXY: Indeks Dolar AS melonjak 0,68% ke level 102,86, mencatatkan rekor tertinggi sejak April 2025.
-
Pemicu Utama: Kenaikan harga konsumen AS pada September didorong oleh lonjakan harga bensin.
-
Perhatian Pasar pada Inflasi Inti: Selain energi, inflasi inti (core CPI) juga naik di atas perkiraan. Hal ini memicu kekhawatiran bahwa tekanan inflasi sektor energi mulai meluas ke sektor ekonomi lainnya.
Ekspektasi Bunga The Fed Berubah: Potensi Rate Hike Kembali Terbuka
Rilis data inflasi ini langsung mengubah peta ekspektasi suku bunga di pasar keuangan:
-
Probabilitas Pertemuan Oktober: Pasar kini memproyeksikan probabilitas sebesar 56% bahwa The Fed akan menahan suku bunga pada pertemuan 27–28 Oktober.
-
Proyeksi Pengetatan Jangka Panjang: Pasar memperhitungkan potensi pengetatan moneter (tightening) sekitar 79 basis poin hingga akhir 2027.
-
Pembalikan Sinyal Dovish: Penguatan ini secara instan membalikkan nada dovish dari sejumlah pejabat The Fed yang sebelumnya sempat meredakan ekspektasi kenaikan suku bunga.
Informasi Resmi PT Equityworld Futures:
- Website Resmi Equityworld Futures
- Akun Demo Trading
- Registrasi Online
- Data Historis Trading
- Kontak Resmi
- Profil Perusahaan
