0 0
Read Time:3 Minute, 42 Second

Equityworld Futures Trillium Surabaya – Berikut merupakan informasi terbaru terkait Mengerikan! Harga Emas Ambruk 1% Lebih, Perak Ambles 6% dalam 24 Jam yang dirangkum dari berbagai sumber terpercaya dan telah disesuaikan oleh Tim Riset EWF untuk memberikan pemahaman yang lebih jelas kepada pembaca.

“Akibatnya, dolar AS menguat. Tak hanya itu, tekanan terhadap harga emas semakin besar.” Imbuhnya, turut berperan penting..

Pelemahan kemarin juga memperpanjang derita emas dengan ambruk 2,11% dalam tiga hari beruntun..

“Dalam jangka panjang, emas berpotensi kembali diuntungkan oleh berlanjutnya pembelian besar-besaran oleh bank sentral serta meningkatnya kekhawatiran terhadap utang pemerintah AS sekaligus beban pembayaran bunganya yang terus membesar.” Jelasnya…

Imbal hasil obligasi pemerintah AS tenor 10 tahun juga naik, menambah tekanan terhadap harga emas..

Posisi penutupan kemarin adalah yang terendah sejak 4 Agustus 2026 atau dua bulan lebih..

Pelemahan kemarin juga memperpanjang derita emas dengan ambruk 2,11% dalam tiga hari beruntun..

Indeks dolar AS menguat 0,5% ke 102,55, membuat emas yang dihargai dalam dolar menjadi lebih mahal bagi pemegang mata uang lain.

Merujuk Refinitiv, harga perak pada perdagangan Rabu (14/10/2026) ditutup di posisi US$ 55,63 per troy ons.

// .

Pada Kamis (15/10/2026) pukul 06.39 WIB, harga emas melemah 0,08% ke US$ 4101,9 per troy ons..

Pada Kamis (15/10/2026) pukul 06.39 WIB, harga perak melandai 0,05% ke US$ 55,64 per troy ons.

Peluang kenaikan suku bunga pada Desember juga diperkirakan mencapai 93%..

Pejabat Iran juga mengatakan kepada Reuters bahwa negaranya menerapkan taktik baru untuk menargetkan kapal, dengan tujuan mempertahankan harga minyak tetap tinggi, ditambah lagi dengan memengaruhi pemilu sela AS…

// .

Direktur Perdagangan Logam High Ridge Futures, David Meger, menilai data inflasi terbaru memperbesar kemungkinan The Fed menaikkan suku bunga.

Berdasarkan CME FedWatch Tool, pasar kini memperkirakan peluang kenaikan suku bunga The Fed bulan ini mencapai sekitar 42%, naik dari 22% sebelum data inflasi dirilis.

Jakarta, Equityworld Futures – Harga emas sekaligus perak anjlok sekaligus memperpanjang pelemahan selama tiga hari beruntun…

Posisi penutupan kemarin adalah yang terendah sejak 17 Juli 2026 atau tiga bulan lebih..

Dalam jangka panjang, emas masih berpotensi mendapat dukungan dari pembelian bank sentral yang kuat serta kekhawatiran terhadap utang pemerintah AS, ditambah lagi dengan meningkatnya beban pembayaran bunganya, menurut analis Julius Baer, Carsten Menke…

Dia merujuk pada data Indeks Harga Konsumen (IHK) yang lebih tinggi dari perkiraan. Di samping itu, masih berada di atas target The Fed. juga perlu diperhatikan..

Indeks Harga Konsumen (IHK) AS naik 0,6% pada September 2026, lebih tinggi dibandingkan kenaikan 0,4% pada Agustus..

“Pada titik ini, data tersebut mengindikasikan bahwa The Fed lebih mungkin menaikkan suku bunga,” ujar David Meger, dikutip dari Refinitiv..

Meski emas kerap dipan. Di samping itu, g sebagai lindung nilai terhadap inflasi, suku bunga yang lebih tinggi cenderung mengurangi daya tarik logam mulia tersebut terjadi karena tidak memberikan imbal hasil bunga.. juga perlu diperhatikan..

Wakil Ketua The Fed untuk Pengawasan, Michelle Bowman, mengatakan bank sentral masih memiliki waktu untuk memantau perkembangan pasar keuangan, ditambah lagi dengan ekonomi setelah kenaikan suku bunga pada September sebelum memutuskan langkah berikutnya…

Kondisi tersebut mendorong penguatan dolar AS sekaligus menekan harga emas…

Di sisi lain, harga minyak naik setelah serangan terhadap markas perusahaan minyak milik negara Arab Saudi.

Sementara itu, analis Julius Baer, Carsten Menke, mengatakan emas masih bisa untung dalam jangka panjang..

Tekanan datang setelah inflasi Amerika Serikat (AS) lebih tinggi dari perkiraan, sehingga berdampak pada meningkatkan ekspektasi pasar terhadap kenaikan suku bunga Federal Reserve (The Fed) bulan ini…

Merujuk Refinitiv, harga emas pada perdagangan Rabu (14/10/2026) ditutup di posisi US$ 4105,12 per troy ons.

Perkembangan terkait Mengerikan! Harga Emas Ambruk 1% Lebih, Perak Ambles 6% dalam 24 Jam akan terus dipantau mengingat dampaknya terhadap kondisi ekonomi dan pasar secara keseluruhan.


Artikel ini disusun oleh Tim Riset Equityworld Futures Surabaya berdasarkan analisis data pasar dan pemberitaan terbuka di media sosial serta portal berita global.

Peringatan Risiko: Konten ini disediakan hanya untuk tujuan informasi dan menambah wawasan, bukan merupakan rekomendasi investasi. Trading futures dan instrumen keuangan lainnya mengandung risiko tinggi yang dapat mengakibatkan kerugian sebagian atau seluruh modal Anda. Pastikan Anda memahami sepenuhnya risiko yang ada dan selalu melakukan riset mandiri sebelum mengambil keputusan investasi.

Kunjungi website kami untuk informasi lebih lanjut:
Berita Terkini Equity World Futures |
Equityworld Futures Official

Baca juga:

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

By