Equity World Futures Surabaya – Harga Emas Hari Ini Stagnan, Sinyal The Fed dan Rilis Data CPI AS Jadi Penentu UtamaEquity World Futures Surabaya – Harga Emas Hari Ini Stagnan, Sinyal The Fed dan Rilis Data CPI AS Jadi Penentu Utama
0 0
Read Time:2 Minute, 10 Second

Equity World Futures Surabaya – Harga emas global terpantau relatif stabil pada perdagangan Rabu (14/10) setelah mengalami penurunan dalam dua sesi sebelumnya. Pergerakan pasar emas saat ini berada di persimpangan jalan, menunggu rilis data inflasi Amerika Serikat (AS) serta mencermati sinyal kebijakan suku bunga dari Bank Sentral AS (The Fed).

1. Pergerakan Harga Emas dan Sinyal Kebijakan The Fed

Harga emas dunia hari ini diperdagangkan di kisaran US$4.155 per troy ounce, mengalami pemulihan tipis usai terkoreksi 0,8% selama dua hari terakhir.

Stabilitas harga aset safe haven ini ditopang oleh pernyataan pejabat Federal Reserve yang memberikan sedikit kelegaan bagi pelaku pasar. Meskipun opsi kenaikan suku bunga acuan masih terbuka, investor mulai meyakini bahwa siklus pengetatan moneter tidak akan berlangsung terlalu lama.

  • Pernyataan The Fed: Presiden New York Fed, John Williams, menyatakan bahwa masih diperlukan satu kali kenaikan suku bunga lagi pada tahun ini, namun ia memperkirakan tidak akan ada kenaikan tambahan hingga tahun 2027.

  • Dampak terhadap Imbal Hasil (Yield) Obligasi: Pernyataan tersebut meredakan kekhawatiran pasar terhadap kebijakan hawkish The Fed. Alhasil, imbal hasil US Treasury melandai, yang secara langsung menguntungkan emas karena opportunity cost (biaya peluang) memegang aset non-bunga menjadi lebih rendah.

2. Ketegangan Geopolitik Timur Tengah dan Lonjakan Harga Minyak

Di sisi lain, meningkatnya eskalasi konflik di Timur Tengah turut memengaruhi sentimen pasar global. Serangkaian serangan di wilayah tersebut memicu kekhawatiran terkait gangguan pasokan energi dunia.

  • Harga Minyak Mentah: Harga minyak mentah jenis Brent melonjak hingga menembus di atas US$106 per barel.

  • Ancaman Inflasi: Kenaikan harga minyak berpotensi membengkakkan biaya produksi dan transportasi global, yang berisiko memicu kembali lonjakan inflasi. Kondisi ini menjadi tantangan berat bagi The Fed, sebab inflasi yang tinggi dapat memaksa bank sentral mempertahankan suku bunga tinggi dalam jangka waktu lebih lama (higher for longer).


DISCLAIMER

Bertransaksilah dengan Pialang Berjangka PT. EQUITYWORLD FUTURES (EWF) Priority Trillium – Surabaya , Sahid Sudirman Centre Jakarta dan Praxis – Surabaya yang Berada dibawah Naungan Bappebti, Bursa Berjangka Jakarta (BBJ) & Kliring Berjangka Indonesia (KBI). Bijak dalam menjaga Ketahanan dana. Ilustrasi Informasi Diatas Hanya Untuk Kalangan Internal Terbatas EWF. Mengingat Pesatnya Laju Informasi dan Berita, Ilustrasi Berita ini Tidak Menggambarkan Secara Keseluruhan Kondisi yang Berkembang di Pasar. Perlunya Kroscek dari Pembaca Terhadap Ilustrasi Informasi Diatas Karena Potensi Mis-Interpretasi. Siapapun Dilarang Menggunakan Informasi Diatas Sebagai Dasar Dalam Pengambilan Keputusan Transaksi. Perdagangan Berjangka Memiliki Resiko Tinggi & Cara Transaksi yang Unik. Anda Dapat Menghubungi Wakil Pialang Berjangka Kami untuk Menerima Informasi Sejelasnya akan Perdagangan Berjangka. baca berita berita lainnya di news Equityworld Trillium Surabaya

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %