Equity World Futures Surabaya – Emas tertahan di kisaran tertinggi satu minggu setelah tertekan penguatan Dolar AS dan prospek suku bunga Fed.
Harga emas mengalami koreksi pada perdagangan Senin (12/10) setelah sempat menyentuh level tertinggi dalam sepekan terakhir. Harga emas spot melemah sekitar 0,6% ke level US$ 4.169,10 per troy ounce, sementara kontrak berjangka emas (Desember) ditutup turun 0,6% ke posisi US$ 4.190,60.
Faktor utama yang menekan pergerakan harga emas saat ini adalah perkasa-nya nilai tukar Dolar AS, yang bergerak mendekati level tertinggi dalam 18 bulan terakhir.
Tekanan Konflik Timur Tengah dan Spekulasi Suku Bunga
Selain penguatan Dolar AS, dinamika harga emas turut dipengaruhi oleh lonjakan harga minyak mentah akibat eskalasi konflik di Timur Tengah. Serangan yang terjadi di Arab Saudi kembali memicu kekhawatiran atas gangguan pasokan energi global yang berpotensi melambungkan inflasi.
Kondisi inflasi yang tinggi diproyeksikan bakal mendorong bank sentral untuk mempertahankan suku bunga acuan di level tinggi dalam jangka waktu yang lebih lama (higher for longer). Kebijakan ini menjadi sentimen negatif bagi emas sebagai aset tanpa imbal hasil (non-yielding asset), karena investor cenderung beralih ke instrumen pasar uang yang menawarkan imbal hasil (yield).
Informasi Resmi PT Equityworld Futures:
- Website Resmi Equityworld Futures
- Akun Demo Trading
- Registrasi Online
- Data Historis Trading
- Kontak Resmi
- Profil Perusahaan
