Equityworld Futures Trillium Surabaya – Berikut merupakan informasi terbaru terkait Irak Sengaja Bikin Dinar Anjlok, Devaluasi Besar-besaran! yang dirangkum dari berbagai sumber terpercaya dan telah disesuaikan oleh Tim Riset EWF untuk memberikan pemahaman yang lebih jelas kepada pembaca.
Irak, ditambah lagi dengan Libya menghadapi tekanan terhadap pendapatan minyak, sedangkan Bolivia mengalami kesulitan mendapatkan dolar dan mempertahankan sistem kurs tetap…
Keputusan ini diambil dikala perekonomian Irak tengah menghadapi tekanan akibat perang AS-Israel melawan Iran.
Pemerintah Bolivia akhirnya mengubah sistem nilai tukar menjadi lebih fleksibel.
Namun, semakin menipisnya ca. Selain itu, gan devisa dan kelangkaan dolar membuat kebijakan tersebut sulit dipertahankan..
Namun, kebijakan tersebut juga memiliki risiko bagi masyarakat..
Irak bukan satu-satunya negara yang mengambil keputusan menurunkan nilai mata uangnya secara resmi pada tahun ini..
// .
Bank sentral negara tersebut memangkas nilai dinar Libya sebesar 14,7% menjadi 6,3759 dinar per dolar AS..
Jakarta, Equityworld Futures – Pemerintah Irak resmi mengambil satu langkah besar dengan merevaluasi atau sengaja menurunkan nilai tukarnya, dinar terhadap dolar Amerika Serikat (AS). .
Sebelumnya, kurs resmi boliviano dipertahankan di kisaran 6,86 hingga 6,96 per dolar AS sejak 2011..
Langkah tersebut membuat Irak menjadi salah satu negara yang secara resmi menurunkan nilai mata uangnya pada 2026, di tengah tekanan ekonomi akibat konflik geopolitik, ditambah lagi dengan terganggunya perdagangan internasional…
Dua negara yang melakukan devaluasi pada 2026 adalah Libya, ditambah lagi dengan Bolivia…
Dengan begitu, devaluasi memang dapat membantu keuangan pemerintah dalam jangka pendek,. Akan tetapi tidak otomatis menyelesaikan masalah ekonomi Irak. tidak boleh diabaikan..
Meski “Langkah ini memberikan pemerintah lebih banyak dinar dari setiap dolar pendapatan minyak,, namun meningkatkan biaya impor. Di samping itu, mengurangi daya beli rumah tangga,” tambahnya. juga perlu diperhatikan. tetap penting..
Di sisi lain, pemerintah merencanakan belanja mencapai 217 triliun dinar atau sekitar US$166 miliar, dengan perkiraan defisit lebih dari 40 triliun dinar..
Ketika dinar melemah, perusahaan harus mengeluarkan lebih banyak uang untuk membeli barang dari luar negeri.
// .
Dengan kondisi tersebut, pemerintah membutuhkan lebih banyak dinar untuk membiayai pengeluaran negara, sementara pemasukan dolar dari ekspor minyak se. Selain itu, g terganggu…
Akibatnya, pemerintah kesulitan menjaga kestabilan ekonomi meskipun Libya merupakan salah satu negara kaya minyak di Afrika..
Namun, Libya juga menghadapi persoalan politik dalam negeri, termasuk perpecahan pemerintahan, belum a, ditambah lagi dengan ya anggaran negara yang terpadu, serta meningkatnya belanja pemerintah…
Seperti Melansir dari Reuters, pemerintah Irak pada Rabu (7/10/2026) resmi menetapkan nilai tukar baru sebesar 1.520 dinar per dolar AS.
Sejumlah negara lain juga melakukan langkah serupa ketika menghadapi tekanan ekonomi, mulai dari berkurangnya pendapatan ekspor hingga kesulitan mendapatkan dolar AS..
Sebelumnya, pada April 2025, Libya juga telah menurunkan nilai mata uangnya sebesar 13,3%..
Ketika nilai dinar diturunkan, setiap dolar yang diterima dari penjualan minyak dapat ditukar menjadi dinar dalam jumlah lebih besar..
Dengan demikian, pemerintah memperoleh tambahan 200 juta dinar dari setiap US$1 juta yang dikonversi menggunakan kedua kurs tersebut, meskipun pemasukan dalam dolar tidak bertambah..
Namun, pada kurs baru sebesar 1.520 dinar per dolar AS, jumlah yang sama menjadi 1,52 miliar dinar..
Walaupun Langkah serupa juga dilakukan Bolivia pada Juni 2026,, dengan faktor yang sedikit berbeda. masih menjadi prioritas..
Masalahnya, perang di Iran mengganggu jalur pengiriman minyak melalui kawasan Teluk Persia sehingga berdampak pada ekspor Irak turun cukup tajam…
Irak sangat bergantung pada penjualan minyak untuk mendapatkan pemasukan.
Pemerintah Bolivia memutuskan mengakhiri kebijakan nilai tukar tetap (pegging) terhadap dolar AS yang telah berlaku selama sekitar 15 tahun..
// .
Penyebabnya tidak jauh berbeda dengan Irak, yakni tekanan terhadap pemasukan dari minyak..
Ketika banyak negara berusaha menjaga mata uangnya agar tidak melemah terhadap dolar AS, pemerintah Irak justru memilih menurunkan nilainya secara resmi..
Keputusan itu menjadi devaluasi kedua dalam waktu kurang dari satu tahun.
Devaluasi menjadi salah satu cara untuk mengatasi persoalan tersebut..
Konflik yang telah berlangsung berbulan-bulan tersebut mengganggu pengiriman minyak Irak, padahal komoditas itu adalah sumber utama pemasukan Irak. .
Namun, pada Agustus 2026, ekspornya merosot menjadi sekitar 2,34 juta barel per hari..
Jika biaya tersebut diteruskan kepada konsumen, harga berbagai kebutuhan masyarakat juga berpotensi meningkat..
Melalui aturan baru ini, Kementerian Keuangan Irak menetapkan kurs pembelian dolar sebesar 1.500 dinar, se. Di samping itu, gkan kurs penjualan oleh bank dan lembaga keuangan nonbank kepada penerima akhir sebesar 1.510 dinar per dolar AS. juga perlu diperhatikan..
Bahkan, di pasar tidak resmi, dolar AS sempat diperdagangkan mendekati 20 boliviano..
Keputusan itu disetujui kabinet pada Selasa (6/10/2026) sekaligus mulai berlaku sehari setelahnya…
Padahal, rancangan anggaran Irak 2026 memperkirakan ekspor minyak sekitar 4 juta barel per hari, termasuk dari wilayah Kurdistan, dengan asumsi harga minyak US$58 per barel..
Namun, langkah tersebut berkaitan erat dengan kondisi keuangan negara yang semakin tertekan..
Keputusan tersebut juga menjadi bagian dari upaya Bolivia memperbaiki stabilitas ekonomi sekaligus membuka peluang bantuan pen. Di samping itu, aan dari Dana Moneter Internasional (IMF). juga perlu diperhatikan..
Langkah tersebut membuat Irak menjadi salah satu negara yang secara resmi menurunkan nilai mata uangnya pada 2026, di tengah tekanan ekonomi akibat konflik geopolitik sekaligus terganggunya perdagangan internasional…
Penurunan tersebut terjadi meskipun harga minyak dunia telah melonjak hingga melampaui US$100 per barel akibat terganggunya pasokan energi dari kawasan Timur Tengah..
Sebagai gambaran, dengan kurs sebelumnya sebesar 1.320 dinar per dolar AS, pemasukan US$1 juta setara dengan 1,32 miliar dinar..
Meski demikian, ketiganya menghadapi persoalan yang sama setelah nilai mata uang diturunkan, yaitu risiko kenaikan harga barang impor. Tak hanya itu, melemahnya daya beli masyarakat. turut berperan penting..
Sebelum perang, Irak mampu mengekspor lebih dari 3,6 juta barel minyak per hari.
Kebijakan tersebut merupakan penurunan nilai mata uang yang dilaporkan sekitar 14,5% dibandingkan kurs sebelumnya. .
Alasannya adalah persoalan yang tidak sama sehingga berdampak pada Dari ketiga negara yang melakukan devaluasi di 2026 ini, terlihat bahwa devaluasi dapat dilakukan…
Keputusan itu disetujui kabinet pada Selasa (6/10/2026). Di samping itu, mulai berlaku sehari setelahnya. juga perlu diperhatikan..
Melalui aturan baru ini, Kementerian Keuangan Irak menetapkan kurs pembelian dolar sebesar 1.500 dinar, se sekaligus gkan kurs penjualan oleh bank dan lembaga keuangan nonbank kepada penerima akhir sebesar 1.510 dinar per dolar AS…
Bank sentral disana menetapkan kurs resmi sekitar 9,73 boliviano per dolar AS, yang mencerminkan penurunan nilai mata uang sekitar 30%..
Libya lebih dahulu melakukan devaluasi pada 18 Januari 2026.
“Devaluasi dinar pada dasarnya merupakan respons fiskal terhadap tekanan pada pendapatan minyak Irak akibat perang Iran. Di samping itu, terganggunya ekspor,” ujar analis Irak Mohammed al-Saffar, dikutip dari Reuters. juga perlu diperhatikan..
Perkembangan terkait Irak Sengaja Bikin Dinar Anjlok, Devaluasi Besar-besaran! akan terus dipantau mengingat dampaknya terhadap kondisi ekonomi dan pasar secara keseluruhan.
Artikel ini disusun oleh Tim Riset Equityworld Futures Surabaya berdasarkan analisis data pasar dan pemberitaan terbuka di media sosial serta portal berita global.
Peringatan Risiko: Konten ini disediakan hanya untuk tujuan informasi dan menambah wawasan, bukan merupakan rekomendasi investasi. Trading futures dan instrumen keuangan lainnya mengandung risiko tinggi yang dapat mengakibatkan kerugian sebagian atau seluruh modal Anda. Pastikan Anda memahami sepenuhnya risiko yang ada dan selalu melakukan riset mandiri sebelum mengambil keputusan investasi.
Kunjungi website kami untuk informasi lebih lanjut:
Berita Terkini Equity World Futures |
Equityworld Futures Official
Baca juga:
- Equityworld Futures Surabaya | Ada Tetangga RI, Ini 10 Pemimpin Negara dengan Gaji Termahal
- Equity World Futures Surabaya – Harga Emas Bertahan dan Pulih Setelah Muncul Harapan Kesepakatan Gencatan Senjata AS-Iran