0 0
Read Time:2 Minute, 7 Second

Equity World Futures Surabaya – Pergerakan nilai tukar Dolar AS kembali menunjukkan keperkasaannya. Penguatan mata uang Paman Sam ini dipicu oleh rilis notulensi rapat Federal Open Market Committee (FOMC) yang mengindikasikan bahwa mayoritas pejabat Bank Sentral AS (The Fed) masih membuka peluang kenaikan suku bunga sebelum akhir tahun.

Notulensi Rapat FOMC: Suku Bunga AS Berpotensi Naik Lagi

Pada perdagangan Rabu (07/10), Indeks Dolar AS (DXY) melesat sekitar 0,4% menuju level 102,15. Di saat yang sama, imbal hasil (yield) obligasi pemerintah AS (US Treasury) tenor 10 tahun merangkak naik kembali ke kisaran 5,31%.

Kombinasi antara kebijakan moneter ketat The Fed dan tingginya yield obligasi menjadi bahan bakar utama yang menopang penguatan Dolar AS.

Berdasarkan notulensi rapat FOMC, sebagian besar pejabat Fed menilai pengetatan suku bunga lanjutan masih diperlukan untuk meredam laju inflasi yang belum sepenuhnya terkendali.

  • Keputusan Rapat September: The Fed telah menaikkan suku bunga acuan sebesar 25 basis poin (bps) ke kisaran 3,75% – 4,00%.

  • Ekspektasi Pasar: Meskipun pasar sempat meragukan kenaikan suku bunga pada Oktober akibat melemahnya data tenaga kerja AS, notulensi FOMC menegaskan bahwa opsi pengetatan moneter lanjutan masih terbuka lebar.

Lonjakan Harga Minyak Mentah Memicu Risiko Inflasi Global

Selain faktor kebijakan moneter, lonjakan harga minyak mentah dunia turut memberikan dorongan ekstra bagi Dolar AS. Harga minyak mentah jenis Brent menembus level US$101,50 per barel akibat meningkatnya gangguan keamanan dan serangan terhadap kapal-kapal tanker di Selat Hormuz.

Eskalasi konflik di Selat Hormuz memicu kekhawatiran baru terkait pasokan energi global. Jika harga minyak terus bertahan tinggi, tekanan inflasi diproyeksikan bakal kembali melambung. Kondisi ini akan menyulitkan The Fed untuk melonggarkan kebijakan moneter, sehingga menjaga yield Treasury dan Dolar AS tetap berada di level tinggi.

 


DISCLAIMER

Bertransaksilah dengan Pialang Berjangka PT. EQUITYWORLD FUTURES (EWF) Priority Trillium – Surabaya , Sahid Sudirman Centre Jakarta dan Praxis – Surabaya yang Berada dibawah Naungan Bappebti, Bursa Berjangka Jakarta (BBJ) & Kliring Berjangka Indonesia (KBI). Bijak dalam menjaga Ketahanan dana. Ilustrasi Informasi Diatas Hanya Untuk Kalangan Internal Terbatas EWF. Mengingat Pesatnya Laju Informasi dan Berita, Ilustrasi Berita ini Tidak Menggambarkan Secara Keseluruhan Kondisi yang Berkembang di Pasar. Perlunya Kroscek dari Pembaca Terhadap Ilustrasi Informasi Diatas Karena Potensi Mis-Interpretasi. Siapapun Dilarang Menggunakan Informasi Diatas Sebagai Dasar Dalam Pengambilan Keputusan Transaksi. Perdagangan Berjangka Memiliki Resiko Tinggi & Cara Transaksi yang Unik. Anda Dapat Menghubungi Wakil Pialang Berjangka Kami untuk Menerima Informasi Sejelasnya akan Perdagangan Berjangka. baca berita berita lainnya di news Equityworld Trillium Surabaya

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %