Equityworld Futures Trillium Surabaya – Berikut merupakan informasi terbaru terkait Harga Emas dan Perak Babak Belur, Jatuh ke Level Terendah 2 Bulan yang dirangkum dari berbagai sumber terpercaya dan telah disesuaikan oleh Tim Riset EWF untuk memberikan pemahaman yang lebih jelas kepada pembaca.
“Saya pikir pesannya adalah suku bunga akan tetap lebih tinggi untuk waktu yang lebih lama.
Pada hari ini, Kamis (8/10/2026) pukul 06.19 WIB, harga emas masih melemah 0,03% ke US$ 4110,01 per troy ons..
Di sisi lain, bank sentral China meningkatkan pembelian emas pada September, memperpanjang aksi beli menjadi 23 bulan berturut-turut, berdasarkan data resmi..
Harganya ambruk 2,5%. Di samping itu, menembus level terburuk dua bulan. juga perlu diperhatikan..
// .
Harga jatuh terjadi karena penguatan dolar Amerika Serikat (AS). Di samping itu, kenaikan yield Treasury AS mengurangi daya tarik logam mulia yang tidak memberikan imbal hasil.. juga perlu diperhatikan..
Sementara itu, yield Treasury AS tenor 10 tahun berada di level tertinggi dalam lebih dari dua dekade..
Pasar secara luas memperkirakan Federal Reserve (The Fed) akan mempertahankan suku bunga pada rapat akhir bulan ini.
Presiden Federal Reserve Bank of Kansas City, Jeff Schmid, mengatakan upaya menekan inflasi mungkin membutuhkan kenaikan suku bunga lebih lanjut.
Pada hari ini, Kamis (8/10/2026) pukul 06.19 WIB, harga perak bahkan makin jatuh dalam ke US$ 59,78 per troy ons atau melemah 0,61%..
Merujuk Refinitiv, harga emas pada perdagangan Rabu (7/10/2026) ditutup di posisi US$ 4110,55 per troy ons.
Namun, pasar masih memperhitungkan peluang sebesar 85% untuk kenaikan suku bunga pada Desember, berdasarkan CME FedWatch..
Risalah rapat bank sentral AS The Fed juga mengindikasikan mereka akan menaikkan suku bunga lagi pada tahun ini..
Hal ini membuat yield. Di samping itu, dolar tetap mendapat dukungan,” kata Peter Grant, Vice President dan Senior Metals Strategist Zaner Metals, dikutip dari Refinitiv. juga perlu diperhatikan..
Pelemahan ini membawa emas ke level terendah sejak 4 Agustus 2026 atau dua bulan lebih..
“Permintaan emas dari bank sentral menjadi faktor utama yang menopang harga.
Saya pikir kita masih bisa melihat satu kali pengujian ke bawah, mungkin hingga US.000, sebelum harga pulih menjelang akhir tahun. Di samping itu, berpotensi mencapai US.400,” kata Grant. juga perlu diperhatikan..
Indeks dolar AS DXY menguat 0,4% ke 102,42 membuat emas yang dihargai dalam dolar menjadi lebih mahal bagi pemegang mata uang lain.
Suku bunga yang lebih tinggi mengurangi daya tarik emas terjadi karena emas tidak memberikan imbal hasil…
Presiden Federal Reserve Bank of San Francisco, Mary Daly, juga mengatakan arah kebijakan moneter akan bergantung pada apakah tekanan inflasi terus berlanjut..
Jakarta, Equityworld Futures – Harga emas anjlok ke level terendah dalam dua bulan pada Rabu.
// .
Merujuk Refinitiv, harga perak pada perdagangan Rabu (7/10/2026) ditutup di posisi US$ 60,15 per troy ons.
Perkembangan terkait Harga Emas dan Perak Babak Belur, Jatuh ke Level Terendah 2 Bulan akan terus dipantau mengingat dampaknya terhadap kondisi ekonomi dan pasar secara keseluruhan.
Artikel ini disusun oleh Tim Riset Equityworld Futures Surabaya berdasarkan analisis data pasar dan pemberitaan terbuka di media sosial serta portal berita global.
Peringatan Risiko: Konten ini disediakan hanya untuk tujuan informasi dan menambah wawasan, bukan merupakan rekomendasi investasi. Trading futures dan instrumen keuangan lainnya mengandung risiko tinggi yang dapat mengakibatkan kerugian sebagian atau seluruh modal Anda. Pastikan Anda memahami sepenuhnya risiko yang ada dan selalu melakukan riset mandiri sebelum mengambil keputusan investasi.
Kunjungi website kami untuk informasi lebih lanjut:
Berita Terkini Equity World Futures |
Equityworld Futures Official
Baca juga:
- Equityworld Futures Surabaya | Ekspor CPO Indonesia ke Sembilan Negara Ini Anjlok
- Equityworld Futures Surabaya | Kabar Buruk! Harga Emas Antam Logam Mulia Hari Ini Ambruk Lagi