0 0
Read Time:2 Minute, 38 Second

Equityworld Futures Trillium Surabaya – Berikut merupakan informasi terbaru terkait Harga Batu Bara Akhirnya Jatuh Setelah Terbang 5 Hari yang dirangkum dari berbagai sumber terpercaya dan telah disesuaikan oleh Tim Riset EWF untuk memberikan pemahaman yang lebih jelas kepada pembaca.

Jakarta, Equityworld Futures – Harga batu bara melemah setelah terbang lima hari beruntun..

Pada Rabu, harga minyak mentah Amerika SerikatΒ  (WTI) turun 1,3% menjadi US$88,28 per barel.

Sementara itu, harga batu bara termal di mulut tambang China bergerak beragam..

Periode cuaca yang lebih sejuk hingga Februari menjadi kesempatan bagi India untuk mengisi kembali stok sebelum memasuki musim panas.

Oleh sebab itu, Sejumlah produsen menaikkan harga.. menjadi konsekuensi dari Alasannya adalah stok menipis sekaligus penjualan masih relatif lancar, sementara permintaan dari trader mulai melemah setelah aktivitas pengisian stok menjelang libur hampir selesai…

Per 4 Oktober 2026, sebanyak 69 pembangkit listrik atau lebih dari dua perlima armada PLTU batu bara India hanya memiliki stok untuk empat hari atau kurang.

Walaupun Angka tersebut naik 0,22% secara mingguan,, masih turun 4,68% dibandingkan periode yang sama tahun lalu. masih menjadi prioritas..

Merujuk Refinitiv, harga batu bara pada perdagangan Rabu (7/10/2026) ditutup di posisi US$ 151,6 per ton.

Mengutip Sxcoal, stok batu bara di 160 tambang yang disurvei mencapai 4,01 juta ton per 30 September 2026.

Pelemahan harga batu bara salah satunya disebabkan oleh melandainya harga minyak.

Pelemahan ini memutus reli lima hari beruntun dengan total penguatan sebesar 4,5%..

Persediaan batu bara di pembangkit listrik India terus menipis. Di samping itu, mendekati level terendah dalam lima tahun juga perlu diperhatikan..

Penurunan stok dipicu kombinasi cuaca panas, hujan deras yang menghambat aktivitas tambang, serta gangguan transportasi kereta api yang memperlambat pengiriman batu bara ke pembangkit..

Harga batu bara tetap melemah meski ada persoalan pasokan dari India..

Sementara minyak mentah Brent ditutup di US$100,20 per barel, turun 0,4%..

Kondisi ini meningkatkan risiko pemadaman listrik di tengah permintaan energi yang masih tinggi..

India memang terus memperbesar kapasitas energi terbarukan.

Utilisasi kapasitas tambang rata-rata mencapai 87,94%, turun 0,5 poin persentase dalam sepekan..

// .

Jika pasokan tambang. Selain itu, distribusi tidak segera membaik, risiko gangguan listrik dapat meningkat…

Angka tersebut menjadi yang terendah sejak Desember 2021..

Namun, batu bara masih menyumbang hampir 70% pembangkitan listrik negara tersebut..

Minyak. Selain itu, batu bara adalah komoditas yang saling mensubstitusi sehingga berdampak pada harganya saling memengaruhi….

Perkembangan terkait Harga Batu Bara Akhirnya Jatuh Setelah Terbang 5 Hari akan terus dipantau mengingat dampaknya terhadap kondisi ekonomi dan pasar secara keseluruhan.


Artikel ini disusun oleh Tim Riset Equityworld Futures Surabaya berdasarkan analisis data pasar dan pemberitaan terbuka di media sosial serta portal berita global.

Peringatan Risiko: Konten ini disediakan hanya untuk tujuan informasi dan menambah wawasan, bukan merupakan rekomendasi investasi. Trading futures dan instrumen keuangan lainnya mengandung risiko tinggi yang dapat mengakibatkan kerugian sebagian atau seluruh modal Anda. Pastikan Anda memahami sepenuhnya risiko yang ada dan selalu melakukan riset mandiri sebelum mengambil keputusan investasi.

Kunjungi website kami untuk informasi lebih lanjut:
Berita Terkini Equity World Futures |
Equityworld Futures Official

Baca juga:

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

By