Equityworld Futures Trillium Surabaya – Berikut merupakan informasi terbaru terkait Ringgit Ambruk 4 Hari, Asing Kabur dari Malaysia! RI Jadi Pelarian? yang dirangkum dari berbagai sumber terpercaya dan telah disesuaikan oleh Tim Riset EWF untuk memberikan pemahaman yang lebih jelas kepada pembaca.
Secara kumulatif, penjualan bersih investor asing mencapai RM4,9 miliar hingga akhir Agustus.
Pelemahan tersebut berlangsung selama empat hari perdagangan beruntun sejak Jumat (4/9/2026).
// .
Melansir The Star, laporan CGS International (CGSI) Research menunjukkan investor asing membukukan penjualan bersih sebesar RM2 miliar atau sekitar Rp8,7 triliun sepanjang Agustus 2026..
Arus modal yang keluar dari Bursa Malaysia diperkirakan menjadi salah satu faktor yang turut menekan mata uang tersebut..
// .
Entah kebetulan atau tidak, kondisi tersebut berbanding terbalik dengan Bursa Malaysia yang mencatatkan arus keluar sekitar Rp10,8 triliun.
Pada saat bersamaan, pengelola. Tak hanya itu, a global juga meningkatkan penempatan dana pada saham teknologi dan semikonduktor di Taiwan serta Korea Selatan, seiring berlanjutnya tren investasi kecerdasan buatan atau AI. turut berperan penting..
Secara kumulatif, ringgit telah melemah sekitar 1,04% sepanjang September.
Belum ada data yang dapat memastikan hal itu..
Pelemahan ringgit dalam beberapa waktu terakhir berjalan seiring dengan aksi jual investor asing di pasar saham Malaysia.
Kondisi tersebut membuat instrumen pendapatan tetap menawarkan imbal hasil yang lebih menarik sehingga berdampak pada mendorong sebagian investor mengurangi penempatan. Di samping itu, anya di pasar saham negara berkembang. juga perlu diperhatikan…
Namun, angka tersebut mencakup aktivitas investasi yang lebih luas. Selain itu, tidak hanya berasal dari transaksi investor asing di Bursa Malaysia…
Sepanjang 1-8 September, investor asing membukukan beli bersih sebesar Rp2,46 triliun.
Faktor yang lebih khusus dari Malaysia, termasuk keluarnya. Di samping itu, a asing dari pasar saham, turut membebani pergerakan mata uang tersebut. juga perlu diperhatikan..
Aksi jual terjadi ketika imbal hasil obligasi pemerintah di sejumlah negara maju berada di level tinggi.
Secara keseluruhan, sekaligus a asing yang masuk ke pasar saham Indonesia mencapai sekitar Rp3,65 triliun sepanjang Agustus hingga 8 September…
Meskipun penjualan bersih terjadi dalam 11 dari 19 hari perdagangan, besarnya. Selain itu, a yang masuk pada beberapa hari mampu menutup keseluruhan arus keluar…
Hal ini disebabkan oleh indeks acuannya masih didominasi saham sektor keuangan sekaligus utilitas., akibatnya Pasar saham Malaysia tidak banyak menikmati perpindahan dana tersebut…
Indeks dolar AS atau DXY pada waktu yang sama turun tipis 0,02% ke posisi 98,769..
Imbal hasil obligasi pemerintah Jepang yang telah mencapai sekitar 3% turut menyediakan pilihan investasi dengan risiko relatif rendah..
Berdasarkan statistik Bursa Efek Indonesia (BEI), investor asing mencatatkan beli bersih sebesar Rp1,19 triliun sepanjang Agustus 2026.
Arus sekaligus a asing semakin deras pada awal September..
Defisit ini menunjukkan bahwa secara bersih lebih banyak, ditambah lagi dengan a yang mengalir keluar melalui berbagai transaksi investasi dibandingkan dana yang masuk..
Sebagai contoh, won Korea Selatan, yen Jepang, dong Vietnam, sekaligus rupiah, tengah bergerak dalam tren penguatan terhadap dolar AS. sering terjadi ketika Mata uang Malaysia justru terus melemah ketika sejumlah mata uang Asia lainnya,..
Pada akhir Agustus, mata uang Malaysia masih berada di posisi MYR4,022/US$.
Namun, kondisi tersebut tidak terlihat pada ringgit.
Di saatΒ bursa saham Malaysia tengah mengalami tekanan dari aksi jual investor asing, nasib berbeda justru kita alami di Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG), yang justru mencatatkan inflow dari pelaku pasar asing.Β .
// .
Jakarta, Equityworld Futures – Ringgit Malaysia kembali melemah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan Rabu (9/9/2026), melanjutkan tren negatif yang berlangsung sejak awal September..
Dalam periode tersebut, ringgit telah terdepresiasi sekitar 0,73%..
Biasanya, penurunan indeks dolar memberikan ruang bagi mata uang negara berkembang, termasuk ringgit, untuk menguat terhadap greenback..
// .
Tekanan jual terjadi hampir sepanjang bulan.
Kondisi tersebut membuat porsi kepemilikan asing di pasar saham Malaysia turun menjadi 18,1%, level terendah dalam catatan CGSI..
Setelah ditambah penjualan bersih sekitar RM491,5 juta pada 1-8 September, arus keluar sejak awal tahun mencapai sekitar RM5,4 miliar atau setara Rp23,4 triliun..
Berdasarkan data Departemen Statistik Malaysia, neraca modal. Tak hanya itu, finansial Malaysia mencatat defisit sebesar RM26,96 miliar atau sekitar Rp116,9 triliun pada periode tersebut. turut berperan penting..
Apakah, ditambah lagi dengan a asing yang keluar dari Malaysia kemudian mengalir ke Indonesia..
Perbedaan arah tersebut menunjukkan bahwa tekanan terhadap ringgit tidak hanya berasal dari pergerakan dolar AS secara global..
Meskipun Malaysia memiliki peran dalam industri semikonduktor. Tak hanya itu, pembangunan pusat data, bobot saham teknologi dalam FBM KLCI relatif lebih kecil dibandingkan indeks saham Taiwan dan Korea Selatan. turut berperan penting..
Sejak awal September, DXY bahkan telah melemah sekitar 0,66% dari posisi 99,428 pada akhir Agustus.
Tekanan arus modal sebenarnya telah terlihat sejak kuartal II-2026.
Merujuk data Refinitiv per pukul 15.35 WIB, ringgit melemah 0,17% ke posisi MYR4,064/US$, dari penutupan perdagangan sebelumnya di MYR4,057/US$..
Pergerakan ringgit kali ini terbilang tidak lazim terjadi karena terjadi ketika dolar AS justru se. Selain itu, g melemah…
Investor asing mencatatkan penjualan bersih dalam 17 dari 19 hari perdagangan.
Arus masuk terbesar terjadi pada 1 September senilai Rp2,03 triliun, disusul 3 September sebesar Rp1,07 triliun..
Perkembangan terkait Ringgit Ambruk 4 Hari, Asing Kabur dari Malaysia! RI Jadi Pelarian? akan terus dipantau mengingat dampaknya terhadap kondisi ekonomi dan pasar secara keseluruhan.
Artikel ini disusun oleh Tim Riset Equityworld Futures Surabaya berdasarkan analisis data pasar dan pemberitaan terbuka di media sosial serta portal berita global.
Peringatan Risiko: Konten ini disediakan hanya untuk tujuan informasi dan menambah wawasan, bukan merupakan rekomendasi investasi. Trading futures dan instrumen keuangan lainnya mengandung risiko tinggi yang dapat mengakibatkan kerugian sebagian atau seluruh modal Anda. Pastikan Anda memahami sepenuhnya risiko yang ada dan selalu melakukan riset mandiri sebelum mengambil keputusan investasi.
Kunjungi website kami untuk informasi lebih lanjut:
Berita Terkini Equity World Futures |
Equityworld Futures Official
Baca juga:
- Equityworld Futures Surabaya | Titiek Soeharto Kritik Stok Beras Turun Mutu ke Amran
- 17 Penerbangan ke Timur Tengah dari Cengkareng Dibatalkan | Equityworld Futures