0 0
Read Time:3 Minute, 33 Second

Equityworld Futures Trillium Surabaya – Berikut merupakan informasi terbaru terkait Pesta 8 Hari Berakhir! Harga Batu Bara Turun, India Kebut Isi Pasokan yang dirangkum dari berbagai sumber terpercaya dan telah disesuaikan oleh Tim Riset EWF untuk memberikan pemahaman yang lebih jelas kepada pembaca.

Produksi harian rata-rata penambang batu bara milik negara naik sekitar 35% menjadi 1,83 juta ton pada 6 September, dari sekitar 1,36 juta ton pada tiga hari pertama September..

Harga batu bara termal di sejumlah pusat produksi utama China sedikit terkoreksi setelah mengalami kenaikan tajam sejak akhir Agustus..

Ini menjadi tanda bahwa reli harga batu bara China mulai kehilangan tenaga..

Masalah utamanya sekarang adalah permintaan.

Kondisi ini terjadi ketika defisit listrik India masih tinggi, terutama di wilayah utara. Di samping itu, barat juga perlu diperhatikan..

Kenaikan terjadi setelah hujan monsun mereda di wilayah tambang utama..

Pada Minggu kemarin (6/9/2026), perusahaan tambang milik negara mengirim 444 rangkaian kereta batu bara untuk sektor kelistrikan..

Kondisi ini mendorong Kementerian Batu Bara India memperketat pemantauan sekaligus menyiapkan langkah untuk mengatasi kekurangan pasokan…

// .

Investor akan mencermati apakah kenaikan produksi dapat dipertahankan untuk mengisi kembali stok. Selain itu, menjaga pasokan ke pembangkit listrik…

India meningkatkan pasokan batu bara ke pembangkit listrik tenaga batu bara (PLTU) setelah stok di puluhan pembangkit turun ke level kritis.

Merujuk Refinitiv, harga batu bara ditutup di posisi US$ 152 per ton.

Defisit mencapai 20,06 juta unit pada Minggu. Tak hanya itu, sempat menembus 27 juta unit pada 4 September. turut berperan penting..

Produksi April-Agustus 2026 mencapai 267,5 juta ton, turun 4,5% dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Pengiriman batu bara ke sektor listrik meningkat dari 370 rangkaian pada 3 September menjadi 444 rangkaian pada 6 September..

Produksi harian Coal India Limited (CIL) melonjak menjadi 1,83 juta ton per 6 September 2026, dari 1,36 juta ton pada awal September.

Harga mereda setelah India meningkatkan pasokan..

Jakarta, Equityworld Futures – Harga batu bara melandai setelah terbang delapan hari beruntun.

Dengan suhu yang mulai menurun, pembangkit diperkirakan mengurangi pembelian batu bara di pasar spot sekaligus lebih mengandalkan kontrak pasokan…

Kesenjangan produksi. Di samping itu, permintaan membuat CIL mengandalkan stok tambang yang kini sekitar 76 juta ton juga perlu diperhatikan..

Permintaan listrik juga meningkat akibat cuaca panas yang mendorong penggunaan pendingin udara serta meningkatnya penggunaan pompa irigasi di sejumlah wilayah pertanian..

Meski produksi mulai pulih, kinerja kumulatif masih tertinggal.

Sebanyak 58 PLTU memiliki stok di bawah 25% dari kebutuhan, naik dari 45 pembangkit pada awal September.

Walaupun Penyebab utamanya adalah harga sudah terlalu tinggi, sehingga berdampak pada Harga memang masih ditopang oleh pasokan domestik yang ketat,, pembeli mulai menahan pembelian terjadi. masih menjadi prioritas…

Survei Mysteel terhadap 493 pembangkit menunjukkan konsumsi batu bara harian rata-rata hanya 4 juta ton pada 28 Agustus-3 September, turun 13% dari puncak musim panas sebesar 4,59 juta ton per hari..

Sebaliknya, pengiriman batu bara naik 6,7% menjadi 322,9 juta ton..

Kenaikan ini memutus reli panjang delapan hari dengan penguatan mencapai 10,5%..

Hal ini sejalan dengan laporan Sxcoal pada hari yang sama bahwa pergerakan harga batu bara di pelabuhan China juga diperkirakan mulai melambat, meski ketersediaan spot masih ketat, ditambah lagi dengan biaya penggantian pasokan tetap tinggi…

Alasannya adalah harga sudah naik tinggi sehingga berdampak pada Sentimen pembeli mulai berubah menjadi wait and see…

Di sisi lain, produksi batu bara mulai meningkat seiring mere. Di samping itu, ya hujan di wilayah tambang juga perlu diperhatikan..

Perkembangan terkait Pesta 8 Hari Berakhir! Harga Batu Bara Turun, India Kebut Isi Pasokan akan terus dipantau mengingat dampaknya terhadap kondisi ekonomi dan pasar secara keseluruhan.


Artikel ini disusun oleh Tim Riset Equityworld Futures Surabaya berdasarkan analisis data pasar dan pemberitaan terbuka di media sosial serta portal berita global.

Peringatan Risiko: Konten ini disediakan hanya untuk tujuan informasi dan menambah wawasan, bukan merupakan rekomendasi investasi. Trading futures dan instrumen keuangan lainnya mengandung risiko tinggi yang dapat mengakibatkan kerugian sebagian atau seluruh modal Anda. Pastikan Anda memahami sepenuhnya risiko yang ada dan selalu melakukan riset mandiri sebelum mengambil keputusan investasi.

Kunjungi website kami untuk informasi lebih lanjut:
Berita Terkini Equity World Futures |
Equityworld Futures Official

Baca juga:

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

By