0 0
Read Time:3 Minute, 49 Second

Equityworld Futures Trillium Surabaya – Berikut merupakan informasi terbaru terkait Rupiah Kembali Pimpin Asia Tendang Dolar, Yen Loyo Usai Terbang yang dirangkum dari berbagai sumber terpercaya dan telah disesuaikan oleh Tim Riset EWF untuk memberikan pemahaman yang lebih jelas kepada pembaca.

Di sisi lain, yen Jepang menjadi mata uang dengan tekanan paling dalam di Asia pagi ini.

Pelemahan tajam dolar AS pada perdagangan sebelumnya terutama dipicu oleh penguatan besar yen Jepang.

Pelaku pasar kini memperkirakan peluang kenaikan suku bunga BOJ sebesar 25 basis poin pada bulan ini mencapai 75%.

Laporan tersebut diperkirakan menunjukkan ekonomi AS menambah 56.000 pekerjaan pada Agustus, setelah pada Juli mencatat penurunan mengejutkan sebanyak 23.000 pekerjaan..

Mata uang Garuda menguat 0,17% ke posisi Rp17.620/US$..

Won Korea Selatan. Selain itu, yuan China sama-sama naik 0,03%, masing-masing ke KRW 1.355,9/US$ dan CNY 6,7162/US$…

Waller menyampaikan bahwa jika data mendatang mengonfirmasi tekanan inflasi mulai mereda, ia cenderung mendukung agar suku bunga tetap dipertahankan pada rapat kebijakan berikutnya..

Selain faktor yen, dolar AS juga tertekan setelah Gubernur The Fed Christopher Waller memberi sinyal yang lebih hati-hati.

Yen melemah 0,13% ke posisi JPY 156,02/US$..

Indeks dolar AS atau DXY pada waktu yang sama terpantau menguat 0,08% ke posisi 98,989..

Peso Filipina menyusul dengan penguatan 0,16% ke PHP 62,355/US$.

DXY sebelumnya ditutup anjlok 0,69% ke posisi 98,91..

Merujuk data Refinitiv per pukul 09.57 WIB, dari 10 mata uang Asia, sebanyak lima mata uang terpantau menguat terhadap dolar AS.

Pergerakan mata uang Asia pagi ini masih dipengaruhi dinamika dolar AS.

Komentar tersebut membuat pasar memangkas ekspektasi kenaikan suku bunga The Fed pada September.

Laporan dari pelaku pasar juga menunjukkan tidak ada rate check oleh Kementerian Keuangan kemarin,” ujar Jeremy Stretch, chief international strategist CIBC Capital Markets, dikutip dari Reuters..

Baht Thailand terkoreksi 0,03% ke THB 32,92/US$, sementara dolar Singapura turun 0,02% ke SGD 1,2667/US$..

Dong Vietnam turun 0,08% ke VND 26.090/US$, disusul ringgit Malaysia yang melemah 0,05% ke MYR 4,041/US$.

// .

Pasar kini menunggu data tenaga kerja AS yang akan dirilis Jumat waktu setempat.

“Data rekening harian BOJ yang dirilis hari ini menunjukkan tidak ada penjualan dolar AS atau pembelian yen oleh Kementerian Keuangan pada Rabu.

Jakarta, Equityworld Futures – Mata uang Asia tak seragam melawan dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan terakhir pekan ini, Jumat (4/9/2026).

Namun, penguatan DXY pagi ini terjadi setelah dolar AS melemah sangat tajam pada perdagangan Kamis.

Data rekening harian BOJ juga menunjukkan tidak ada indikasi penjualan dolar AS. Selain itu, pembelian yen oleh Kementerian Keuangan Jepang pada Rabu…

Peluang kenaikan suku bunga bulan ini turun menjadi 48%, dari 59% sebelum pernyataan Waller..

Namun, analis menilai pergerakan tersebut lebih banyak dipicu ekspektasi kenaikan suku bunga BOJ, bukan aksi intervensi langsung..

Rupiah menjadi mata uang dengan penguatan paling tajam di Asia pagi ini.

Penguatan yen sempat memunculkan spekulasi a sekaligus ya intervensi otoritas Jepang untuk menahan pelemahan mata uangnya..

Meski begitu, pelemahan yen pagi ini terjadi setelah mata uang Jepang tersebut menguat sangat tajam pada perdagangan Kamis, yen sempat melonjak lebih dari 2% terhadap dolar AS, seiring meningkatnya ekspektasi pasar bahwa Bank of Japan (BOJ) akan menaikkan suku bunga pada bulan ini..

Walaupun Dolar AS memang menguat pagi ini,, tekanan greenback masih terbatas setelah melemah tajam pada perdagangan sebelumnya. masih menjadi prioritas..

Sebagian pelaku pasar bahkan mulai berspekulasi bahwa kenaikan yang lebih besar masih mungkin terjadi..

Yen melonjak lebih dari 2% terhadap dolar AS setelah pelaku pasar meningkatkan taruhan bahwa Bank of Japan akan menaikkan suku bunga pada bulan ini..

Dolar Taiwan juga bergerak positif dengan penguatan 0,02% ke posisi TWD 31,715/US$..

Perkembangan terkait Rupiah Kembali Pimpin Asia Tendang Dolar, Yen Loyo Usai Terbang akan terus dipantau mengingat dampaknya terhadap kondisi ekonomi dan pasar secara keseluruhan.


Artikel ini disusun oleh Tim Riset Equityworld Futures Surabaya berdasarkan analisis data pasar dan pemberitaan terbuka di media sosial serta portal berita global.

Peringatan Risiko: Konten ini disediakan hanya untuk tujuan informasi dan menambah wawasan, bukan merupakan rekomendasi investasi. Trading futures dan instrumen keuangan lainnya mengandung risiko tinggi yang dapat mengakibatkan kerugian sebagian atau seluruh modal Anda. Pastikan Anda memahami sepenuhnya risiko yang ada dan selalu melakukan riset mandiri sebelum mengambil keputusan investasi.

Kunjungi website kami untuk informasi lebih lanjut:
Berita Terkini Equity World Futures |
Equityworld Futures Official

Baca juga:

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

By