Equityworld Futures Trillium Surabaya – Berikut merupakan informasi terbaru terkait Harga Emas Diteror Inflasi AS: Ambruk 1% Lebih dalam Semalam yang dirangkum dari berbagai sumber terpercaya dan telah disesuaikan oleh Tim Riset EWF untuk memberikan pemahaman yang lebih jelas kepada pembaca.
Data PCE sebagian besar sesuai ekspektasi,. Akibatnya, saat ini harga emas berkonsolidasi dalam kisaran perdagangan kemarin,” kata Peter Grant, Vice President sekaligus Senior Metals Strategist Zaner Metals, dikutip dari Refinitiv…
“Pergerakan harga emas sebelum data hari ini lebih merupakan aksi ambil untung.
Sebelumnya, Garda Revolusi Iran menyebut kedua negara telah menyepakati pembagian wilayah perairan. Di samping itu, pendapatan dari jalur strategis tersebut. juga perlu diperhatikan..
Harga emas penutupan kemarin adalah yang terendah dalam empat hari..
Kondisi ini meningkatkan spekulasi bahwa The Federal Reserve (The Fed) akan menaikkan suku bunga bulan depan.
Jakarta, Equityworld Futures – Harga emas kembali melemah pada Rabu setelah data inflasi Amerika Serikat (AS) memanas..
// .
Indeks harga Personal Consumption Expenditures (PCE), yang menjadi acuan The Fed dalam menentukan target inflasi, naik 3,7% (year on Year/YoY) pada Juli 2026..
Pelemahan ini memutus reli positifnya selama tiga hari sekaligus menyeret harga emas kembali ke level US$ 4500 setelah tiga hari ada di level US$ 4600.
Dari sisi geopolitik, Iran, ditambah lagi dengan Oman masih merundingkan detail kesepakatan terkait Selat Hormuz..
Merujuk Refinitiv, harga emas pada perdagangan Rabu (26/8/2026) ditutup di posisi US$ 4592,03 per troy ons.
Sementara peluang suku bunga ditahan berada di sekitar 60%..
Pada hari ini, Kamis (27/8/2026) pukul 06.21 WIB, harga emas menguat 0,45% ke US$ 4612,69 per troy ons.
Emas yang tidak memberikan imbal hasil biasanya kurang menarik ketika suku bunga tinggi..
Harga perak sudah jatuh tiga hari beruntun..
Pelemahan emas salah satunya dipicu kenaikan dolar AS sekaligus imbal hasil US Treasury…
Kenaikan ini menjadi kabar baik setelah harga perak ambruk 0,8% ke US$ 68,1 per troy ons pada Rabu (26/8/2026).
Ia melihat peluang harga emas kembali menembus US$5.000 per troy ons tahun ini, bahkan berpotensi mencetak rekor tertinggi baru pada kuartal II-2027..
Sementara itu, imbal hasil US Treasury tenor 10 tahun ada di posisi 4,66%, dari 4,64% pada hari sebelumnya..
Angka tersebut sedikit lebih tinggi dari perkiraan ekonom yang disurvei Reuters sebesar 3,6%..
Investor juga menanti pernyataan Ketua The Fed Kevin Warsh pekan ini..
Meski demikian, Grant menilai tren kenaikan emas mulai kembali menguat.
Dolar AS menguat ke 99,15 atau posisi tertinggi dalam lima hari terakhir, membuat emas yang dihargai dalam dolar menjadi lebih mahal bagi pemegang mata uang lain..
Pada hari ini, Kamis (27/8/2026) pukul 06.21 WIB, harga perak melesat 1,26% ke US$ 68,96 per troy ons..
Berdasarkan CME FedWatch Tool, pasar kini memperkirakan peluang The Fed menaikkan suku bunga bulan depan mencapai 40%, naik dari 36% sebelum data inflasi dirilis.
// .
Perkembangan terkait Harga Emas Diteror Inflasi AS: Ambruk 1% Lebih dalam Semalam akan terus dipantau mengingat dampaknya terhadap kondisi ekonomi dan pasar secara keseluruhan.
Artikel ini disusun oleh Tim Riset Equityworld Futures Surabaya berdasarkan analisis data pasar dan pemberitaan terbuka di media sosial serta portal berita global.
Peringatan Risiko: Konten ini disediakan hanya untuk tujuan informasi dan menambah wawasan, bukan merupakan rekomendasi investasi. Trading futures dan instrumen keuangan lainnya mengandung risiko tinggi yang dapat mengakibatkan kerugian sebagian atau seluruh modal Anda. Pastikan Anda memahami sepenuhnya risiko yang ada dan selalu melakukan riset mandiri sebelum mengambil keputusan investasi.
Kunjungi website kami untuk informasi lebih lanjut:
Berita Terkini Equity World Futures |
Equityworld Futures Official
Baca juga:
- Mendag Bilang Produksi Minyak Goreng Pendamping Menipis | Equityworld Futures
- Equityworld Futures Surabaya | Melemah Hari Ini, IHSG Tetap Masuk 3 Besar Bursa Saham Terbaik Asia