Equityworld Futures Trillium Surabaya – Berikut merupakan informasi terbaru terkait Laut Hitam Membara, Krisis Gandum Dunia Jilid II di Depan Mata yang dirangkum dari berbagai sumber terpercaya dan telah disesuaikan oleh Tim Riset EWF untuk memberikan pemahaman yang lebih jelas kepada pembaca.
Oleh sebab itu, kebutuhan impor untuk sementara masih dapat ditekan. menjadi konsekuensi dari Sejumlah negara importir di belahan bumi utara baru saja menyelesaikan musim panen,..
Drone Ukraina bahkan praktis telah menutup Laut Azov bagi pelayaran Rusia.
Peningkatan serangan Rusia ini sebagian merupakan respons terhadap serangkaian serangan Ukraina ke target-target Rusia..
Rusia melancarkan serangkaian serangan rudal. Di samping itu, drone terhadap infrastruktur pelabuhan di Odesa dan sejumlah pelabuhan Ukraina lainnya juga perlu diperhatikan..
Hampir, misalnya ga ekspor gandum dunia berangkat dari pelabuhan Rusia. Tak hanya itu, Ukraina di kawasan Laut Hitam serta Laut Azov. turut berperan penting…
Jika pada 2022 perang Rusia-Ukraina memicu lonjakan harga pangan global setelah ekspor Ukraina terganggu, kali ini risikonya jauh lebih besar.
Dikutip dari The Economist dengan mengutip hitungan Kpler, pada Agustus tahun lalu, Rusia. Selain itu, Ukraina masih mengekspor sekitar 6,3 juta ton gandum, dari total 16 juta ton yang diperdagangkan lintas negara pada bulan tersebut..
Data Departemen Pertanian Amerika Serikat (USDA) memperkirakan Rusia tetap menjadi eksportir gandum terbesar di dunia pada tahun pemasaran 2025/26, dengan mengirimkan 48 juta ton gandum atau menyumbang 21,1% dari total ekspor gandum global..
Produksi gandum global pada 2025 tergolong besar sehingga berdampak pada negara-negara eksportir masih memiliki stok untuk meredam tekanan pasokan..
Jakarta, CNBC Indonesia – Ancaman terhadap pasokan gandum dunia kembali mengintai.
Situasi baru mereda setelah tercapai kesepakatan yang dimediasi Turki. Di samping itu, dibukanya koridor pelayaran Ukraina yang dilindungi. juga perlu diperhatikan..
Namun, kapasitas rute tersebut diperkirakan hanya mampu menangani sebagian kecil dari volume yang biasanya melewati Laut Hitam..
Rusia pun mulai mencari jalur alternatif dengan meningkatkan pengiriman melalui pelabuhan di Laut Baltik. Di samping itu, Laut Kaspia juga perlu diperhatikan..
Jika gangguan berlangsung lebih lama, ruang bagi importir untuk mengandalkan stok lama pun semakin menyempit..
Ekspor gandum Rusia, ditambah lagi dengan Ukraina sama-sama menjadi sasaran serangan…
// .
Baik Ukraina. Di samping itu, Rusia adalah negara memasok porsi besar gandum dunia juga perlu diperhatikan..
Walaupun Kali ini, dampaknya bukan hanya menghantam ekspor Ukraina,, mulai memunculkan kekhawatiran akan krisis pangan global kedua. masih menjadi prioritas..
Oleh sebab itu, Tahun ini, tantangannya semakin berat terjadi.. menjadi konsekuensi dari Penyebab utamanya adalah rendahnya permukaan air sekaligus ube mengurangi kemampuan sungai tersebut untuk mengangkut komoditas dalam volume besar.,..
Ketika pasukan Rusia menginvasi Ukraina pada 2022. Tak hanya itu, menyerang infrastruktur di kawasan tersebut, harga gandum dan berbagai komoditas biji-bijian melonjak di pasar global turut berperan penting..
Australia juga menghadapi tekanan akibat fenomena El Niño..
Ukraina sebenarnya telah memiliki jalur ekspor alternatif sejak krisis 2022.
Namun, bantalan tersebut sangat bergantung pada berapa lama gangguan berlangsung..
Harga gandum kini berada di kisaran setengah dari level tertinggi yang tercatat ketika invasi Rusia ke Ukraina memicu krisis pangan global..
Meski demikian, kenaikan harga saat ini masih jauh di bawah lonjakan yang terjadi pada 2022.
Namun, dalam beberapa pekan terakhir, pertempuran kembali mengganggu arus ekspor.
Di sisi lain, produksi gandum global yang cukup besar pada 2025 membuat sejumlah negara masih memiliki ca sekaligus gan untuk meredam dampak gangguan pasokan dalam jangka pendek…
Pada bulan ini, Ukraina juga melancarkan serangan yang menyebabkan kerusakan parah pada terminal-terminal gandum di pelabuhan Laut Hitam Rusia, Novorossiysk.
Harga gandum telah melonjak sekitar 25% sejak awal 2026, bahkan sempat menyentuh level tertinggi dalam dua tahun..
Artinya, tekanan pasokan tidak hanya datang dari Rusia. Selain itu, Ukraina..
Namun, sejak Juli 2026, serangan mulai menyasar kapal-kapal dagang yang berlayar menuju pelabuhan tersebut..
Pelabuhan ini merupakan pelabuhan ekspor gandum terbesar di dunia, dengan lebih dari 30% ekspor gandum Rusia melewati fasilitas tersebut..
Namun, kondisi produksi tahun ini diperkirakan tidak sekuat tahun sebelumnya..
Kebutuhan transportasi. Di samping itu, angkutan untuk mengalirkan gandum Ukraina berpotensi mengerek ongkos distribusi, sementara petani lokal justru menghadapi penurunan permintaan terhadap hasil panen mereka. juga perlu diperhatikan..
Kondisi ini berpotensi kembali menekan pasar gandum, ditambah lagi dengan membuka risiko kenaikan harga pangan di berbagai negara…
Sementara itu, Ukraina mengekspor 14,1 juta ton gandum pada 2025/26, setara dengan 6,2% pangsa ekspor gandum dunia..
Contohnya, Constanta di Rumania. turut berperan penting. dapat dilihat pada Gandum dapat diangkut melalui jalan raya. Tak hanya itu, kereta api menuju Sungai Danube, kemudian diteruskan ke pelabuhan..
// .
Jika gangguan Laut Hitam hanya berlangsung sementara, stok global masih berpotensi menjadi bantalan, ditambah lagi dengan meredam dampaknya..
Jalur alternatif juga meningkatkan biaya logistik bagi negara-negara Eropa Timur.
Carlos Mera, analis Rabobank, menyebut gangguan ekspor komoditas pertanian melalui Laut Hitam saat ini sebagai yang terburuk sejak kawasan tersebut menjadi salah satu jalur utama pangan dunia..
Walaupun Jika serangan terus mengganggu pelabuhan, infrastruktur,. Tak hanya itu, jalur pelayaran di Laut Hitam serta Laut Azov, dunia bukan hanya menghadapi gangguan perdagangan,, juga berpotensi kembali terseret ke krisis gandum global dan lonjakan harga pangan. turut berperan penting. masih menjadi prioritas..
Namun, jika gangguan ekspor Rusia, ditambah lagi dengan Ukraina berlangsung lebih lama, ruang bagi stok global untuk menjadi penyangga akan semakin menyempit..
Ekspor gandum dari Amerika Serikat, Kanada,, ditambah lagi dengan Uni Eropa diperkirakan menurun, antara lain akibat kekeringan serta perubahan pilihan petani ke tanaman yang dinilai lebih menguntungkan..
Namun, tahun ini volume ekspor gabungan keduanya diperkirakan anjlok menjadi hanya sekitar 2,5 juta ton..
Stok dari panen besar 2025 memang masih memberi ruang bagi negara importir untuk menunda sebagian pembelian.
Pasar juga belum sepenuhnya memperhitungkan risiko gangguan pasokan yang berkepanjangan.
Namun, apabila ekspor Rusia sekaligus Ukraina terus merosot sementara produksi negara-negara eksportir lain ikut melemah, tekanan terhadap harga gandum global berpotensi semakin besar dan lebih sulit diredam…
Risiko yang semakin besar membuat semakin sedikit awak kapal yang bersedia mengambil risiko untuk melintas..
Sejumlah eksportir utama lainnya juga menghadapi persoalan produksi. Di samping itu, biaya pada saat yang bersamaan. juga perlu diperhatikan..
Kerusakan pelabuhan, kondisi permukaan air, kapasitas jalur alternatif, biaya asuransi kapal hingga perkembangan perang akan menentukan seberapa besar gandum Rusia sekaligus Ukraina yang masih dapat mencapai pasar internasional..
Joseph Glauber dari International Food Policy Research Institute memperkirakan produksi gandum Australia dapat anjlok lebih dari 20% akibat El Niño. Di samping itu, kenaikan biaya pupuk yang dipicu gangguan di Selat Hormuz. juga perlu diperhatikan..
// .
Dampak gangguan pasokan mulai terasa di pasar global.
Perkembangan terkait Laut Hitam Membara, Krisis Gandum Dunia Jilid II di Depan Mata akan terus dipantau mengingat dampaknya terhadap kondisi ekonomi dan pasar secara keseluruhan.
Artikel ini disusun oleh Tim Riset Equityworld Futures Surabaya berdasarkan analisis data pasar dan pemberitaan terbuka di media sosial serta portal berita global.
Peringatan Risiko: Konten ini disediakan hanya untuk tujuan informasi dan menambah wawasan, bukan merupakan rekomendasi investasi. Trading futures dan instrumen keuangan lainnya mengandung risiko tinggi yang dapat mengakibatkan kerugian sebagian atau seluruh modal Anda. Pastikan Anda memahami sepenuhnya risiko yang ada dan selalu melakukan riset mandiri sebelum mengambil keputusan investasi.
Kunjungi website kami untuk informasi lebih lanjut:
Berita Terkini Equity World Futures |
Equityworld Futures Official
Baca juga:
- IHSG Selama Sepekan Naik 0,72 Persen | Equityworld Futures
- Equityworld Futures Surabaya | Pemerintah Raih Rp 18,5 Triliun dari Panda Bond