Equity World Futures Surabaya – Masa Depan Saham AS Stabil Usai Wall Street Anjlok Imbas Imbal Hasil Obligasi NaikEquity World Futures Surabaya – Masa Depan Saham AS Stabil Usai Wall Street Anjlok Imbas Imbal Hasil Obligasi Naik
0 0
Read Time:2 Minute, 31 Second

Equity World Futures Surabaya – Kontrak berjangka (futures) saham Amerika Serikat cenderung bergerak stabil pada Kamis malam setelah indeks utama Wall Street mencatatkan penurunan terajam dalam tiga minggu terakhir. Lonjakan kembali imbal hasil (yield) Obligasi AS dan kenaikan harga minyak mentah membuat para investor tetap waspada terhadap lonjakan inflasi serta peningkatan biaya pinjaman.

Hingga pukul 20:05 ET (00:05 WIB), S&P 500 Futures menguat tipis 0,1% ke level 7.666,50 poin. Sementara itu, Nasdaq 100 Futures bergerak stagnan di 29.294,0 poin dan Dow Jones Futures tertahan di level 52.868,0 poin.

Pada sesi perdagangan reguler sebelumnya, tiga indeks utama Wall Street mencatatkan penurunan signifikan:

  • Dow Jones Industrial Average: Anjlok 1,3%

  • S&P 500: Melemahn 0,9%

  • NASDAQ Composite: Turun 1,0%

Faktor Utama Pendorong Aksi Jual di Pasar Saham

  • Lonjakan Imbal Hasil Obligasi AS (Treasury Yields)

    Pelemahan pasar terjadi seiring naiknya kembali imbal hasil Treasury, membalikkan sentimen positif yang sempat muncul sehari sebelumnya usai Departemen Keuangan AS berencana meningkatkan pembelian utang jangka panjang. Imbal hasil Treasury 10-tahun naik mendekati 4,70%, sedangkan tenor 30-tahun menyentuh 5,25%. Kondisi ini mempertegas kekhawatiran pasar terhadap inflasi, pasokan utang negara, dan beban pinjaman pemerintah.

  • Tekanan pada Saham Sektor Teknologi

    Kenaikan yield obligasi menekan prospek saham berbasis pertumbuhan dan teknologi karena meningkatkan tingkat diskonto pada perkiraan laba masa depan. Saham-saham teknologi raksasa terkoreksi secara masif dan memperberat langkah indeks Nasdaq.

  • Sinyal Inflasi dari Kenaikan Harga Minyak Bumi

    Harga minyak mentah jenis Brent melonjak menembus $93 per barel dipicu ketegangan geopolitik antara AS dan Iran yang belum mereda. Lonjakan biaya energi ini memicu kekhawatiran bahwa inflasi akan bertahan lebih lama, sehingga menyulitkan arah kebijakan moneter Bank Sentral.

Pergerakan Saham Penting: Walmart Hingga Deere & Company

  • Walmart Inc (NYSE: WMT): Anjlok drastis 9,2% akibat pertumbuhan penjualan kuartalan yang berada di bawah ekspektasi pasar. Manajemen turut memperingatkan potensi pelemahan daya beli konsumen akibat tingginya biaya bahan bakar. Sinyal negatif ini menyeret saham ritel dan konsumer lain seperti Amazon (AMZN), Home Depot (HD), dan American Express (AXP).

  • Deere & Company (NYSE: DE): Berhasil menahan gelombang pelemahan dengan melonjak 7% setelah menaikkan batas bawah proyeksi laba bersih tahunannya.


DISCLAIMER

Bertransaksilah dengan Pialang Berjangka PT. EQUITYWORLD FUTURES (EWF) Priority Trillium – Surabaya , Sahid Sudirman Centre Jakarta dan Praxis – Surabaya yang Berada dibawah Naungan Bappebti, Bursa Berjangka Jakarta (BBJ) & Kliring Berjangka Indonesia (KBI). Bijak dalam menjaga Ketahanan dana. Ilustrasi Informasi Diatas Hanya Untuk Kalangan Internal Terbatas EWF. Mengingat Pesatnya Laju Informasi dan Berita, Ilustrasi Berita ini Tidak Menggambarkan Secara Keseluruhan Kondisi yang Berkembang di Pasar. Perlunya Kroscek dari Pembaca Terhadap Ilustrasi Informasi Diatas Karena Potensi Mis-Interpretasi. Siapapun Dilarang Menggunakan Informasi Diatas Sebagai Dasar Dalam Pengambilan Keputusan Transaksi. Perdagangan Berjangka Memiliki Resiko Tinggi & Cara Transaksi yang Unik. Anda Dapat Menghubungi Wakil Pialang Berjangka Kami untuk Menerima Informasi Sejelasnya akan Perdagangan Berjangka. baca berita berita lainnya di news Equityworld Trillium Surabaya

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %