Equityworld Futures Trillium Surabaya – Berikut merupakan informasi terbaru terkait Dolar Turun, Harga Emas Naik yang dirangkum dari berbagai sumber terpercaya dan telah disesuaikan oleh Tim Riset EWF untuk memberikan pemahaman yang lebih jelas kepada pembaca.
Sebaliknya, kegagalan melewati US$65,30-65,75 dapat kembali memicu aksi ambil untung.
Harga tersebut menguat sekitar 0,54% dibandingkan penutupan Jumat (14/8/2026) di US$4.375,89 per troy ons..
Walaupun Perak beberapa kali menyentuh area tersebut dalam sepekan terakhir,, belum mampu bertahan secara konsisten. masih menjadi prioritas..
Posisi harga pagi ini terlihat positif, hanya saja pasar masih membutuhkan penembusan US$65,75 untuk mengonfirmasi kelanjutan kenaikan..
Jika dibandingkan dengan perdagangan Jumat pekan sebelumnya, harga emas telah naik sekitar 1,04%.
Pasar mulai mengurangi taruhan kenaikan suku bunga setelah data ekonomi, ditambah lagi dengan inflasi AS tidak menunjukkan tekanan yang jauh lebih kuat dari perkiraan…
Support terdekat berada di sekitar US$64,65, kemudian US$63,55.
Logam mulia tidak memberikan imbal hasil, sehingga berdampak pada daya tariknya meningkat ketika potensi keuntungan dari deposito sekaligus obligasi mulai terbatas….
Jika mampu menembus. Selain itu, bertahan di atas US.500, ruang kenaikan menuju US.650-4.750 dapat terbuka…
Penembusan US.400 akan menjadi sinyal awal,. Akan tetapi kemenangan sebenarnya baru terjadi jika emas mampu bertahan di atas US.500. tidak boleh diabaikan..
Sebaliknya, ekonomi yang kuat, kenaikan imbal hasil obligasi. Tak hanya itu, penguatan dolar dapat menahan pergerakan emas. turut berperan penting..
Dolar yang lebih murah membuat emas menjadi lebih terjangkau bagi investor yang menggunakan mata uang lain..
Pergerakan perak pagi ini lebih kencang dibandingkan emas.
Harga emas kini hanya berjarak sekitar 0,3% dari level US$4.400.
Berdasarkan data pukul 07.20 WIB, perak berada di US$65,2093 per troy ons, menguat sekitar 0,85% dibandingkan penutupan Jumat di US$64,6569 per troy ons..
Pada 12 Agustus, harga sempat mencapai US$4.407 sebelum jatuh kembali ke US$4.350 pada sesi berikutnya.
Pergerakan tersebut menunjukkan bahwa area US$4.400 masih dipenuhi aksi ambil untung..
Harga hanya membutuhkan kenaikan sekitar 0,14% untuk mencapai level tersebut..
Pelemahan dolar Amerika Serikat (AS), berkurangnya ekspektasi kenaikan suku bunga The Federal Reserve, serta ketegangan geopolitik masih menjadi penopang logam mulia..
Dari sisi fundamental, pasar perak global masih diperkirakan mengalami defisit pada 2026.
Merujuk data terbaru pukul 08.44 WIB, harga emas berada di US$4.386,76 per troy ons.
Sementara untuk mencapai resistance psikologis US$4.500, emas masih membutuhkan kenaikan sekitar 2,6%..
Sebaliknya, kegagalan bertahan di atas US$4.375 dapat membawa emas kembali menguji US$4.350.
Keterbatasan pasokan fisik dapat menopang harga, meskipun permintaan dari panel surya mulai menghadapi tekanan akibat penghematan material. Selain itu, substitusi…
Dengan harga di US$4.386,76, posisi emas kini semakin dekat dengan area penentuan.
Perak memiliki potensi kenaikan yang lebih agresif dibandingkan emas,. Akan tetapi volatilitasnya juga lebih tinggi tidak boleh diabaikan..
Kendati demikian, emas belum benar-benar terbebas dari tekanan jual.
Penembusan US$70 dapat menjadi sinyal bahwa tren naik perak mulai terbentuk dengan lebih kuat..
Pelemahan dolar AS masih menjadi salah satu sumber tenaga bagi emas.
Apabila level tersebut ikut ditembus, tekanan koreksi berpotensi berlanjut menuju US$4.240..
Jakarta, Equityworld Futures – Harga emas kembali bergerak menguat pada perdagangan awal pekan.
Suku bunga yang tidak naik biasanya menjadi sentimen positif bagi emas.
Harga perlu melewati US$4.407 untuk membuka jalan menuju US$4.500.
Permintaan dari pusat data, kecerdasan buatan, ditambah lagi dengan industri otomotif diharapkan menjadi penyeimbang…
Penguatan tersebut membuat perak kembali mendekati resistance US$65,30.
Penguatan tersebut menunjukkan bahwa emas masih mempertahankan momentum positif setelah bangkit tajam dari level terendah pertengahan Juli..
Jika dibandingkan dengan posisi Jumat pekan sebelumnya, harga perak sudah menguat sekitar 2,61%, se. Di samping itu, gkan emas naik sekitar 1,04%. juga perlu diperhatikan..
Ekspektasi kebijakan The Fed juga berubah lebih mendukung logam mulia.
Namun, zona US$65,30-65,75 masih menjadi ujian besar.
Jika keduanya ditembus, harga berpotensi turun menuju US$61,50-62..
// .
Jika perak berhasil melewati US$65,75, peluang kenaikan menuju US$68-70 akan semakin terbuka.
// .
Rasio emas terhadap perak kini berada di sekitar 67,27 kali, turun dari 67,68 kali pada Jumat.
Penurunan rasio menandakan perak se. Tak hanya itu, g bergerak lebih kuat daripada emas. turut berperan penting..
Dengan kata lain pelemahan ekonomi, perubahan arah suku bunga. Tak hanya itu, meningkatnya risiko geopolitik dapat mendorong emas kembali menuju US.500 atau lebih tinggi turut berperan penting..
// .
Perkembangan terkait Dolar Turun, Harga Emas Naik akan terus dipantau mengingat dampaknya terhadap kondisi ekonomi dan pasar secara keseluruhan.
Artikel ini disusun oleh Tim Riset Equityworld Futures Surabaya berdasarkan analisis data pasar dan pemberitaan terbuka di media sosial serta portal berita global.
Peringatan Risiko: Konten ini disediakan hanya untuk tujuan informasi dan menambah wawasan, bukan merupakan rekomendasi investasi. Trading futures dan instrumen keuangan lainnya mengandung risiko tinggi yang dapat mengakibatkan kerugian sebagian atau seluruh modal Anda. Pastikan Anda memahami sepenuhnya risiko yang ada dan selalu melakukan riset mandiri sebelum mengambil keputusan investasi.
Kunjungi website kami untuk informasi lebih lanjut:
Berita Terkini Equity World Futures |
Equityworld Futures Official
Baca juga:
- Harga Emas Antam Turun Jadi Rp 2.940.000 per Gram
- Equityworld Futures Surabaya | Investasi Rel Kereta Api di Luar Jawa Butuh Rp 1.200 T