Equity World Futures Surabaya – Harga emas bertahan stabil di kisaran US$4.370 per troy ounce pada perdagangan Senin (17/8), setelah mencatat kenaikan hampir 1% pada pekan sebelumnya. Pergerakan harga XAU/USD saat ini dipengaruhi oleh pelemahan data ekonomi Amerika Serikat (AS) yang berhadapan dengan risiko inflasi di sektor energi.
pinpoint indikator utama yang memengaruhi tren harga emas terbaru:
-
Sinyal Datar Suku Bunga Fed: Penurunan penjualan eceran (retail sales) dan lesunya sentimen konsumen di AS memperkuat ekspektasi bahwa Federal Reserve (The Fed) akan menahan kenaikan suku bunga. Kondisi ini menguntungkan emas karena aset tanpa imbal hasil (non-yielding asset) ini menjadi lebih menarik bagi investor.
-
Geopolitik dan Inflasi Energi: Kenaikan harga energi dipicu oleh meningkatnya ketegangan di Selat Hormuz pasca-serangan terhadap kapal-kapal komersial serta rencana sanksi baru AS terhadap Iran. Meskipun sebagian kapal tetap berlayar dengan mematikan transponder satelit dan kesepakatan pengamanan wilayah perairan antara Iran dan Oman mulai menunjukkan kemajuan, risiko pasokan energi global tetap tinggi.
Prospek Harga Emas dan Fokus Pasar
Secara teknikal dan fundamental, harga emas berpotensi bertahan di level tinggi selama data ekonomi AS tetap melandai. Namun, jika lonjakan harga energi kembali memicu inflasi tinggi, The Fed berpeluang mempertahankan kebijakan moneter ketat (hawkish), yang berisiko menahan laju kenaikan XAU/USD.
Fokus utama para pelaku pasar saat ini tertuju pada rilis notula rapat The Fed (FOMC Minutes) bulan Juli yang dijadwalkan terbit pada hari Rabu untuk mendapatkan petunjuk lebih lanjut mengenai arah suku bunga acuan.
Informasi Resmi PT Equityworld Futures:
- Website Resmi Equityworld Futures
- Akun Demo Trading
- Registrasi Online
- Data Historis Trading
- Kontak Resmi
- Profil Perusahaan
