0 0
Read Time:4 Minute, 54 Second

Equityworld Futures Trillium Surabaya – Berikut merupakan informasi terbaru terkait Kongo Tutup Keran Ekspor, Harga Tembaga Terbang ke Zona Berbahaya yang dirangkum dari berbagai sumber terpercaya dan telah disesuaikan oleh Tim Riset EWF untuk memberikan pemahaman yang lebih jelas kepada pembaca.

Kontrak tembaga tiga bulan di London Metal Exchange (LME) sempat melonjak hingga US$14.369,5 per ton, level tertinggi sejak Januari ketika harga mencetak rekor sepanjang masa di US$14.527,5 per ton..

Oleh sebab itu, nilai tambah tidak lagi dinikmati negara lain. menjadi konsekuensi dari Kebijakan tersebut menjadi bagian dari strategi pemerintah agar lebih banyak proses pengolahan mineral dilakukan di dalam negeri..

Bagi pasar logam, kombinasi faktor tersebut membuat reli tembaga masih memiliki ruang bertahan meski pertumbuhan ekonomi dunia belum sepenuhnya pulih..

Kombinasi tersebut membuat harga tembaga kembali mendekati rekor tertinggi..

Karena itu, yang bergerak lebih dulu adalah ekspektasi pasar..

Analis China-Global South Project, Christian-Geraud Neema, menilai dampak terbesar kemungkinan dirasakan beberapa perusahaan yang masih memperoleh pengecualian untuk mengirim konsentrat ke luar negeri..

Melansir Reuters, pemerintah DRC melarang ekspor konsentrat tembaga. Di samping itu, konsentrat kobalt melalui aturan yang mulai berlaku seketika juga perlu diperhatikan..

Sebagai informasi, Republik Demokratik Kongo merupakan produsen tembaga terbesar kedua di dunia setelah Chile..

Salah satunya kompleks tambang Kamoa-Kakula yang dioperasikan Ivanhoe Mines bersama Zijin Mining sekaligus pemerintah Kongo..

Pengembangan area Andes Norte di tambang El Teniente milik Codelco di Chile masih berpotensi tertunda hingga dua tahun akibat persoalan teknis di bawah tanah.

CNBC International melaporkan kebutuhan tembaga kini semakin banyak berasal dari investasi jaringan listrik, pembangunan pusat data, kendaraan listrik, hingga infrastruktur kecerdasan buatan (AI)..

Pada kuartal I-2026, ekspor katoda mencapai 696.725 ton.

Akibatnya sekitar 64% stok tembaga global yang terlihat kini berada di AS, membuat pasokan di kawasan lain semakin ketat..

Artinya, konsumsi logam merah saat ini lebih didorong transformasi energi sekaligus digital dibanding lonjakan aktivitas ekonomi secara umum…

Sementara itu, Indonesia berada di peringkat keenam dunia dengan produksi sekitar 1,1 juta ton, setara dengan Amerika Serikat..

Reuters melaporkan premi tembaga tunai terhadap kontrak tiga bulan di LME melebar menjadi US$123 per ton, tertinggi sejak Oktober tahun lalu.

Namun ketika persediaan global se. Tak hanya itu, g menipis dan ketidakpastian tarif impor Amerika Serikat masih membayangi pasar, kabar sekecil apa pun mengenai gangguan pasokan mampu mengangkat harga. turut berperan penting..

China menjadi salah satu mesin utama permintaan tersebut.

Pergerakan harga tembaga tahun ini akhirnya semakin sulit dibaca menggunakan pendekatan lama..

Selama puluhan tahun logam merah dikenal sebagai “Dr.

Pada saat yang sama, persediaan tembaga di gu. Di samping itu, g resmi LME turun menjadi 226.650 ton, posisi terendah sejak pertengahan Februari juga perlu diperhatikan..

// .

Logam industri ini sempat menyentuh rekor baru di pasar Amerika Serikat (AS). Selain itu, mendekati puncak historis di London setelah Republik Demokratik Kongo (DRC) resmi menghentikan ekspor konsentrat tembaga dan kobalt…

Dalam tiga bulan terakhir, pasar tembaga menghadapi tekanan dari berbagai arah..

Berdasarkan data USGS, produksi tembaga negara tersebut mencapai 3,3 juta ton pada 2024, jauh di atas Peru di posisi ketiga dengan 2,6 juta ton..

Posisi Kongo sebagai salah satu pemasok utama logam merah membuat setiap perubahan kebijakan ekspor dari negara tersebut langsung menjadi perhatian pasar sekaligus berpotensi memengaruhi pergerakan harga tembaga global…

Bersamaan dengan itu, investasi jaringan listrik, pusat data AI, sekaligus elektrifikasi terus menjaga permintaan tetap tinggi..

Oleh sebab itu, setiap gangguan operasi cepat memengaruhi sentimen pasar. menjadi konsekuensi dari Chile merupakan produsen tembaga terbesar dunia..

Investasi jaringan listrik negara itu pada semester pertama 2026 naik 13% dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Chile masih bergulat dengan gangguan produksi, China membatasi ekspor asam sulfat yang dibutuhkan proses pemurnian, sementara Kongo mulai menahan ekspor konsentrat.

Sebaliknya, ekspor konsentrat hanya 53.926 ton yang mengandung sekitar 18.863 ton logam tembaga..

Broker Marex dalam risetnya yang dikutip Reuters menyebut Kongo memang hanya mengirim porsi kecil konsentrat dibanding total produksi tembaganya.

Sementara itu, larangan ekspor dari DRC sebenarnya diperkirakan tidak memangkas pasokan global dalam jumlah besar..

StoneX memperkirakan lebih dari 1,2 juta ton tembaga telah mengalir ke Amerika Serikat sejak Februari 2025..

Jakarta, Equityworld Futures – Harga tembaga kembali mengirim sinyal panas ke pasar global..

Kini arah harga lebih banyak dipengaruhi perebutan pasokan, investasi elektrifikasi, pembangunan pusat data AI, serta kebijakan hilirisasi negara produsen..

Keputusan itu langsung memicu kekhawatiran pelaku pasar terhadap pasokan bahan baku peleburan.

Copper”, indikator kesehatan ekonomi global.

Data pemerintah Kongo yang dikutip Reuters menunjukkan negara tersebut memang lebih banyak mengekspor tembaga dalam bentuk katoda hasil pemurnian.

Di pasar COMEX Amerika Serikat, harga futures bahkan sempat menembus US$6,72 per pon, rekor tertinggi sepanjang perdagangan..

Meski volume konsentrat yang terdampak relatif terbatas, kabar tersebut cukup untuk mendorong aksi beli di tengah stok global yang sudah menipis..

Selama ini perusahaan tersebut beberapa kali memperoleh izin khusus untuk tetap mengekspor konsentrat..

Beijing juga telah mengumumkan rencana investasi sekitar US$574 miliar untuk modernisasi jaringan listrik dalam beberapa tahun ke depan..

Yang menarik, reli kali ini bukan semata dipicu larangan ekspor dari Kongo..

Kondisi tersebut biasanya muncul ketika pelaku industri berebut pasokan untuk kebutuhan jangka pendek..

Perkembangan terkait Kongo Tutup Keran Ekspor, Harga Tembaga Terbang ke Zona Berbahaya akan terus dipantau mengingat dampaknya terhadap kondisi ekonomi dan pasar secara keseluruhan.


Artikel ini disusun oleh Tim Riset Equityworld Futures Surabaya berdasarkan analisis data pasar dan pemberitaan terbuka di media sosial serta portal berita global.

Peringatan Risiko: Konten ini disediakan hanya untuk tujuan informasi dan menambah wawasan, bukan merupakan rekomendasi investasi. Trading futures dan instrumen keuangan lainnya mengandung risiko tinggi yang dapat mengakibatkan kerugian sebagian atau seluruh modal Anda. Pastikan Anda memahami sepenuhnya risiko yang ada dan selalu melakukan riset mandiri sebelum mengambil keputusan investasi.

Kunjungi website kami untuk informasi lebih lanjut:
Berita Terkini Equity World Futures |
Equityworld Futures Official

Baca juga:

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

By