0 0
Read Time:5 Minute, 34 Second

Equityworld Futures Trillium Surabaya – Berikut merupakan informasi terbaru terkait AS Panik! Galangan Kapal China Berubah Jadi Mesin Armada Perang Dunia yang dirangkum dari berbagai sumber terpercaya dan telah disesuaikan oleh Tim Riset EWF untuk memberikan pemahaman yang lebih jelas kepada pembaca.

Setelah Perang Dunia II, dominasi industri pembuatan kapal Eropa mulai digeser Jepang yang mengandalkan baja, ditambah lagi dengan tenaga kerja murah serta metode produksi baru, sebelum kemudian beralih ke Korea Selatan…

Oleh sebab itu, meningkatkan tingkat pengembalian investasi. menjadi konsekuensi dari Ketika pesanan komersial melambat, fasilitas galangan dapat digunakan untuk mengerjakan kapal militer..

Keduanya tetap memiliki banyak kesamaan, mulai dari struktur baja, ditambah lagi dengan sistem perpipaan hingga mesin dan baling-baling..

Sebanyak 80% program pembangunan fregat, kapal selam, sekaligus kapal militer lainnya juga mengalami keterlambatan…

Pierroberto Folgiero, CEO Fincantieri, perusahaan pembuat kapal terbesar di Eropa, juga menilai industri kapal komersial, ditambah lagi dengan militer saling melengkapi…

Lemahnya industri pembuatan kapal komersial AS berdampak besar terhadap angkatan laut negara tersebut.

Hal itu terlihat dari kesamaan keterampilan manufaktur, ketersediaan galangan kapal, hingga rantai pasok yang saling beririsan.

Jones Act menjadi salah satu alasan utama mengapa pada 2025 AS hanya menyumbang 0,03% dari total tonase kapal yang dibangun secara global.

Kapal perang memang jauh lebih kompleks dibandingkan kapal komersial, misalnya kapal kontainer..

Dalam 25 tahun terakhir, porsinya terhadap total tonase pembangunan kapal dunia meningkat dari 5% menjadi lebih dari 50%.

Di Amerika Serikat, upaya untuk melindungi industri pembuatan kapal domestik justru berdampak sebaliknya.

China berupaya memperkuat kendali atas wilayah perairan yang diklaim sebagai teritorialnya, meski ditentang negara-negara tetangga.

// .

Pada Februari, pemerintah juga meluncurkan Maritime Action Plan yang mencakup pembentukan. Selain itu, a senilai US miliar atau sekitar Rp358,5 triliun (USPada Februari, pemerintah juga meluncurkan Maritime Action Plan yang mencakup pembentukan = Rp17.926) untuk investasi di industri pembuatan kapal…

Kebijakan ini membuat persaingan menjadi terbatas. Di samping itu, biaya terus meningkat juga perlu diperhatikan..

Pasalnya, China memiliki keunggulan yang tidak dimiliki AS, yakni industri pembuatan kapal komersial berskala besar yang menjadi penopang utama kebangkitannya sebagai kekuatan angkatan laut..

Galangan kapalnya kesulitan menyelesaikan pembangunan kapal tepat waktu. Selain itu, sesuai anggaran…

Oleh sebab itu, menyulitkan angkatan lautnya mengimbangi China. menjadi konsekuensi dari Sebaliknya, industri pembuatan kapal komersial AS nyaris tidak diperhitungkan,..

Aturan tersebut untuk sementara tidak diberlalukan agar kapal tanker asing dapat membantu mengangkut minyak sebagai bagian dari upaya menekan harga bahan bakar di AS..

Kini, bukan lagi Inggris yang menguasai lautan, melainkan Amerika Serikat.

Marzio Forlini dari Bain mengatakan berbagai jenis kapal juga memiliki banyak kesamaan pada fondasi dasarnya..

Dua kapal induk yang tengah dibangun oleh anak usaha Huntington Ingalls Industries, perusahaan pembuat kapal militer terbesar di AS, semula dijadwalkan selesai pada Maret 2028..

Jones Act, aturan yang diberlakukan pada 1920 untuk mendorong industri pembuatan kapal dalam negeri, justru menjadi penghambat.

Saat itu, China memiliki 350 kapal tempur, termasuk kapal perang, kapal induk, kapal penyapu ranjau, sekaligus kapal pendukung..

Dominasi angkatan laut AS mulai terancam seiring China membangun kekuatan maritimnya sendiri..

Sebaliknya, target Amerika Serikat menambah 58 kapal ke arma. Di samping itu, ya pada 2031, termasuk membangun kapal perang kelas “Trump” bertenaga nuklir yang diusulkan Presiden tahun lalu, dinilai sulit diwujudkan. juga perlu diperhatikan..

Menurut Folgiero, jika pemerintah ingin mengembangkan industri pembuatan kapal militer, “industri pembuatan kapal sipil harus dibina sekaligus dilindungi.”..

Walaupun Industri kapal militernya tidak hanya memasok kebutuhan domestik,, juga pasar ekspor masih menjadi prioritas..

Ships for America Act, rancangan un. Tak hanya itu, g-undang bipartisan yang diusulkan pada 2025, menargetkan penambahan 250 kapal pada armada sipil AS dalam sepuluh tahun melalui subsidi dan berbagai kebijakan lainnya. turut berperan penting..

Di saat China memperbesar armada dengan dukungan industri pembuatan kapal yang kuat, AS justru masih menghadapi keterlambatan produksi. Selain itu, lemahnya kapasitas galangan domestik…

Pada abad ke-18, politikus Inggris William Blackstone menyebut Angkatan Laut Kerajaan Inggris (Royal Navy) sebagai “benteng terapung yang melindungi negara kepulauan tersebut”..

Para politikus AS menyadari persoalan tersebut.

Folgiero mencontohkan kapal pesiar yang menjadi spesialisasi Fincantieri..

Ambisi memperluas pengaruh global turut mendorong ekspansi angkatan lautnya..

Keterkaitan aktivitas sipil. Selain itu, militer membuat galangan kapal tetap aktif…

Dalam waktu yang relatif singkat, angkatan laut China berkembang dari angkatan laut kecil yang berfokus pada pertahanan pesisir menjadi yang terbesar di dunia, menurut laporan Departemen Pertahanan AS pada 2020..

Bulan lalu, tiga perusahaan pembuat kapal terbesar Korea Selatan mengumumkan 15 proyek kerja sama untuk meningkatkan fasilitas galangan yang sudah ada maupun membangun galangan baru di AS.

Jakarta, Equityworld Futures –Β Persaingan kekuatan laut antara Amerika Serikat (AS), ditambah lagi dengan China kian tajam..

Kondisi tersebut menjelaskan mengapa Eropa masih memiliki industri kapal militer yang kuat.

Menurut Michael Potter dari Accenture, galangan kapal sipil tidak hanya menyediakan kapasitas produksi,. Akan tetapi juga menjadi tempat mengasah keterampilan untuk mengintegrasikan sistem persenjataan, radar,. Selain itu, perangkat pertahanan lainnya.. tidak boleh diabaikan..

Rencana China memperbesar arma. Selain itu, ya menjadi 435 kapal pada 2030 dinilai cukup realistis…

Aturan tersebut mewajibkan pengangkutan antarpelabuhan domestik menggunakan kapal yang dibuat. Selain itu, diawaki oleh warga AS…

Jumlah tersebut melampaui 293 kapal milik AS, yang nyaris tidak bertambah selama dua dekade..

Oleh sebab itu, Kapal jenis ini memiliki tingkat kompleksitas tinggi.. menjadi konsekuensi dari Alasannya adalah harus dilengkapi berbagai fasilitas, termasuk pembangkit listrik sekaligus sistem air, untuk melayani hingga 10.000 orang serta 20 restoran…

Sebagai contoh, kapal pesiar, kapal pemecah es,. Selain itu, kapal pendukung energi lepas pantai.. sering terjadi ketika Kawasan ini mempertahankan industri pembuatan kapal komersial untuk kapal khusus,..

Matthew Funaiole dari Centre for Strategic and International Studies (CSIS) mengatakan industri pembuatan kapal komersial China “berkaitan erat” dengan angkatan lautnya.

Pemerintah AS turut meluncurkan inisiatif bertajuk “Make American Shipbuilding Great Again” untuk menarik tenaga ahli. Di samping itu, investasi dari Korea Selatan juga perlu diperhatikan..

Contohnya, Jepang atau Korea Selatan. dapat dilihat pada Sejumlah anggota parlemen bahkan mengusulkan perubahan aturan pengadaan AS agar kapal militer dapat dibangun oleh negara sekutu..

Kini, penyelesaiannya diperkirakan terlambat lebih dari dua tahun.

Perkembangan terkait AS Panik! Galangan Kapal China Berubah Jadi Mesin Armada Perang Dunia akan terus dipantau mengingat dampaknya terhadap kondisi ekonomi dan pasar secara keseluruhan.


Artikel ini disusun oleh Tim Riset Equityworld Futures Surabaya berdasarkan analisis data pasar dan pemberitaan terbuka di media sosial serta portal berita global.

Peringatan Risiko: Konten ini disediakan hanya untuk tujuan informasi dan menambah wawasan, bukan merupakan rekomendasi investasi. Trading futures dan instrumen keuangan lainnya mengandung risiko tinggi yang dapat mengakibatkan kerugian sebagian atau seluruh modal Anda. Pastikan Anda memahami sepenuhnya risiko yang ada dan selalu melakukan riset mandiri sebelum mengambil keputusan investasi.

Kunjungi website kami untuk informasi lebih lanjut:
Berita Terkini Equity World Futures |
Equityworld Futures Official

Baca juga:

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

By