0 0
Read Time:5 Minute, 50 Second

Equityworld Futures Trillium Surabaya – Berikut merupakan informasi terbaru terkait RI Jadi Raksasa Perikanan Dunia, Tapi Ada “Bom Waktu” di Laut yang dirangkum dari berbagai sumber terpercaya dan telah disesuaikan oleh Tim Riset EWF untuk memberikan pemahaman yang lebih jelas kepada pembaca.

Perusahaan yang bergerak di penangkapan ikan lebih banyak menghadapi isu stok ikan, ekosistem laut sekaligus praktik penangkapan yang bertanggung jawab..

Jakarta,ย CNBCย Indonesia – Indonesia menjadi salah satu pemain besar industri perikanan dunia..

Dari sisi investor, isu ini juga semakin diperhatikan.

Artinya, praktik berkelanjutan bukan hanya soal menjaga lingkungan.

U. Tak hanya itu, g menjadi penyumbang terbesar senilai USU,87 miliar, disusul tuna-cakalang USU,04 miliar. turut berperan penting..

Bagi perusahaan di sektor ini, kondisi laut bukan sekadar isu lingkungan,. Akan tetapi berhubungan langsung dengan ketersediaan bahan baku. Selain itu, keberlangsungan bisnis.. tidak boleh diabaikan..

Dalam jangka panjang, pengelolaan stok yang lebih baik dapat menjaga pasokan bahan baku sekaligus meningkatkan nilai hasil tangkapan..

Sementara perusahaan pengolahan lebih terkait dengan ketertelusuran bahan baku, limbah, efisiensi energi. Tak hanya itu, air, serta mutu dan keamanan produk. turut berperan penting..

Pada akhirnya, ESG di sektor perikanan berkaitan langsung dengan kelangsungan bisnis.

Fokusnya umumnya mengikuti posisi perusahaan dalam rantai pasok, mulai dari penangkapan, budidaya, pengolahan, hingga distribusi hasil laut..

Kawasan ini menopang perikanan, pariwisata. Selain itu, mata pencaharian masyarakat pesisir…

Penurunan stok ikan, kerusakan habitat hingga kualitas perairan yang memburuk dapat mengurangi pasokan bahan baku. Tak hanya itu, pada akhirnya berdampak langsung terhadap bisnis perusahaan perikanan. turut berperan penting..

Sebagai contoh, pencatatan hasil tangkapan, pengelolaan stok, traceability. Di samping itu, keterlibatan nelayan langsung berkaitan dengan keberlangsungan pasokan perusahaan. juga perlu diperhatikan. sering terjadi ketika Karena itu, praktik..

Walaupun Dengan kata lain, pengelolaan keberlanjutan yang baik tidak hanya mengurangi risiko lingkungan,, juga membantu menjaga pasokan bahan baku, akses pasar sekaligus kelangsungan bisnis perusahaan perikanan.. masih menjadi prioritas..

MSCI bahkan secara khusus memasukkan aktivitas fishing & aquaculture dalam kerangka penyaringan risiko biodiversitasnya..

Nelayan dilibatkan dalam pencatatan hasil tangkapan melalui Crew-Operated Data Recording System (CODRS), yang kemudian digunakan untuk mendukung pengelolaan perikanan berbasis data. Di samping itu, masyarakat. juga perlu diperhatikan..

Besarnya potensi tersebut sekaligus membuat keberlanjutan laut menjadi penting bagi industri perikanan..

Secara garis besar, fokus ESG tiap emiten berbeda tergantung posisinya dalam rantai pasok..

Pentingnya pengelolaan Lingkungan, Sosial. Selain itu, Tata Kelola (LST/ESG) di sektor perikanan juga tercermin dalam standar keberlanjutan global…

Stok ikan yang menurun, habitat yang rusak, atau rantai pasok yang tidak transparan dapat meningkatkan risiko pasokan, biaya operasional, sekaligus hambatan masuk ke pasar ekspor..

Isu tersebut penting terjadi karena bisnis perikanan sangat bergantung pada ketersediaan bahan baku sekaligus akses pasar…

Pada 2025, aktivitas pertambangan nikel di Raja Ampat memicu evaluasi pemerintah.

Meski Perusahaan bukan hanya perlu menjaga proses operasionalnya,, namun juga memastikan ikan atau hasil laut yang masuk ke rantai pasok berasal dari sumber yang legal, dapat ditelusuri, sekaligus tidak merusak keberlanjutan stok.. tetap penting..

Dengan posisi Indonesia sebagai salah satu produsen perikanan terbesar dunia. Selain itu, eksportir produk laut bernilai miliaran dolar, gangguan pada stok, habitat, maupun tata kelola perikanan dapat cepat merambat ke pasokan bahan baku, biaya produksi, dan akses pasar ekspor…

Alasannya adalah industri perikanan nasional masih sangat bergantung pada kualitas stok ikan, kesehatan ekosistem pesisir, serta rantai pasok yang melibatkan banyak nelayan. Tak hanya itu, pemasok skala kecil.. Akibatnya, Relevansinya bagi Indonesia cukup besar. turut berperan penting…

FAO dalam The State of World Fisheries and Aquaculture 2026 mencatat Indonesia merupakan produsen perikanan tangkap laut terbesar kedua dunia pada 2024 setelah China.

Jika seluruh produk perikanan diperhitungkan, nilainya jauh lebih besar.

Di sisi lain, Laut Sawu menunjukkan pendekatan berbeda.

S&P Global menilai isu keberlanjutan menjadi material ketika tidak hanya berdampak terhadap lingkungan atau masyarakat,. Akan tetapi juga dapat memengaruhi nilai perusahaan. Di samping itu, daya saing jangka panjang. juga perlu diperhatikan. tidak boleh diabaikan..

Besarnya potensi perikanan Indonesia juga datang dengan risiko yang tidak kecil.

Bagi perusahaan perikanan, pengelolaan yang baik berarti menjaga sumber bahan baku tetap tersedia dalam jangka panjang..

Contohnya, ini relevan bagi emiten perikanan.. dapat dilihat pada Hal ini disebabkan oleh semakin baik data mengenai asal, jumlah. Selain itu, kondisi hasil tangkapan, semakin mudah perusahaan memastikan bahan bakunya berasal dari sumber yang legal, dapat ditelusuri dan dikelola secara berkelanjutan., akibatnya Pendekatan..

Indonesia menyumbang sekitar 9% dari produksi perikanan tangkap laut dunia..

Investasi pada cold storage, pengolahan. Selain itu, akses pasar juga berpotensi meningkatkan pendapatan nelayan sekitar 23%-47%…

World Bank memperkirakan pengelolaan yang lebih baik pada tiga perikanan penting di Indonesia Timur dapat menambah manfaat ekonomi tahunan jangka panjang lebih dari US$250 juta..

Raja Ampat menjadi contoh bagaimana kondisi ekosistem laut berkaitan langsung dengan aktivitas ekonomi.

Bagi industri perikanan, kualitas ekosistem, ditambah lagi dengan tata kelola sumber daya pada akhirnya menentukan keberlanjutan pasokan dan nilai ekonomi yang bisa dihasilkan…

Kementerian ESDM sempat menghentikan sementara operasi PT Gag Nikel sebelum pemerintah mencabut empat izin usaha pertambangan di wilayah tersebut terjadi karena dinilai melanggar ketentuan lingkungan hidup…

Sejumlah emiten perikanan di Bursa Efek Indonesia (BEI) mulai memasukkan isu keberlanjutan ke dalam laporan tahunan. Di samping itu, laporan keberlanjutan juga perlu diperhatikan..

Contohnya terlihat di Laut Sawu pada 2025.

Namun, pengelolaan yang lebih baik juga dapat memberi manfaat ekonomi..

Global Reporting Initiative (GRI)13, standar khusus untuk sektor pertanian, akuakultur. Di samping itu, perikanan yang diperbarui pada 2026, menempatkan biodiversitas, praktik perikanan, keamanan pangan hingga supply-chain traceability sebagai isu material. juga perlu diperhatikan..

Kementerian Kelautan, ditambah lagi dengan Perikanan (KKP) mencatat nilai ekspor produk perikanan Indonesia mencapai US,27 miliar pada 2025, naik 5,2% dibandingkan tahun sebelumnya..

Posisi Indonesia juga besar dari sisi produksi.

Dua contoh tersebut menunjukkan satu hal: keberlanjutan laut bukan hanya isu lingkungan.

Penerapan perikanan berkelanjutan memang membutuhkan biaya tambahan, mulai dari sertifikasi, pengawasan pemasok hingga sistem traceability.

Ba. Tak hanya itu, Pusat Statistik (BPS) mencatat nilai ekspor ikan segar atau dingin hasil tangkapan Indonesia sepanjang 2025 mencapai sekitar US9,7 juta atau sekitar Rpย  turut berperan penting..

GRI juga menyoroti overfishing, bycatch. Tak hanya itu, illegal (IUU) fishing sebagai sejumlah tekanan utama terhadap biodiversitas laut. turut berperan penting..

Nelayan dilibatkan dalam pencatatan hasil tangkapan melalui Crew-Operated Data Recording System (CODRS), yang digunakan untuk mendukung pengelolaan perikanan berbasis data. Selain itu, masyarakat…

Perkembangan terkait RI Jadi Raksasa Perikanan Dunia, Tapi Ada “Bom Waktu” di Laut akan terus dipantau mengingat dampaknya terhadap kondisi ekonomi dan pasar secara keseluruhan.


Artikel ini disusun oleh Tim Riset Equityworld Futures Surabaya berdasarkan analisis data pasar dan pemberitaan terbuka di media sosial serta portal berita global.

Peringatan Risiko: Konten ini disediakan hanya untuk tujuan informasi dan menambah wawasan, bukan merupakan rekomendasi investasi. Trading futures dan instrumen keuangan lainnya mengandung risiko tinggi yang dapat mengakibatkan kerugian sebagian atau seluruh modal Anda. Pastikan Anda memahami sepenuhnya risiko yang ada dan selalu melakukan riset mandiri sebelum mengambil keputusan investasi.

Kunjungi website kami untuk informasi lebih lanjut:
Berita Terkini Equity World Futures |
Equityworld Futures Official

Baca juga:

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

By