Equityworld Futures Trillium Surabaya – Berikut merupakan informasi terbaru terkait Ramalan Harga Emas Pekan Ini, Awas Terjun ke Bawah US$4.000! yang dirangkum dari berbagai sumber terpercaya dan telah disesuaikan oleh Tim Riset EWF untuk memberikan pemahaman yang lebih jelas kepada pembaca.
Sentimen pasar turut dipengaruhi memanasnya konflik AS-Iran setelah Washington melancarkan serangan balasan terhadap Iran menyusul serangan terhadap pasukan AS di Yor. Di samping itu, ia. juga perlu diperhatikan..
Jika level tersebut ditembus, tekanan jual berpotensi semakin besar.
Dari sisi kebijakan moneter, pasar juga masih menilai peluang kenaikan suku bunga The Fed belum sepenuhnya tertutup.
Apabila bank sentral mulai membuka peluang pelonggaran moneter atau dolar kembali melemah, harga emas berpotensi memperoleh tenaga untuk bangkit kembali..
Ketegangan geopolitik yang meningkat biasanya mendukung aset safe haven.
Permintaan aset safe haven tetap kuat di tengah ketidakpastian geopolitik, mulai dari konflik Timur Tengah hingga perang Rusia-Ukraina..
Jakarta, Equityworld Futures – Menjelang awal Agustus, harga emas dunia kembali berada di bawah tekanan, ditambah lagi dengan mendekati level psikologis US.000 per troy ons…
Melemahnya indeks dolar AS (DXY) dari level tertinggi sebelumnya seharusnya menjadi sentimen positif bagi emas.
// .
Apabila tekanan jual mampu membawa harga menembus support tersebut, bukan tidak mungkin koreksi berlanjut ke level yang lebih rendah.
Contohnya, tingginya imbal hasil riil (real yield), ekspektasi suku bunga The Fed, hingga posisi investor di pasar berjangka masih menahan laju kenaikan emas. dapat dilihat pada Namun, faktor lain..
Ke depan, arah pergerakan emas akan sangat ditentukan oleh perkembangan konflik Timur Tengah serta ekspektasi pasar terhadap kebijakan The Fed..
Analis Dupoin Futures, Geraldo Kofit, menjelaskan kegagalan emas bertahan di atas area US$4.120 menjadi sinyal bahwa tenaga beli mulai melemah..
Data terbaru Commodity Futures Trading Commission (CFTC) menunjukkan posisi beli bersih (net long) spekulan di emas menurun.
Artinya, banyak hedge fund sekaligus manajer investasi memilih mengurangi eksposur sambil menunggu sinyal pasar yang lebih jelas…
Secara teknikal, area US$4.000 menjadi support psikologis yang sangat penting.
Penguatan dolar Amerika Serikat (AS) serta meningkatnya ekspektasi suku bunga tinggi The Fed menjadi faktor utama yang membebani pergerakan logam mulia..
Sementara itu, resistance terdekat berada di kisaran US$4.185..
Meski demikian, prospek jangka menengah emas masih dinilai positif.
Secara teknikal, harga emas dalam tren jangka pendek masih cenderung bearish setelah gagal mempertahankan posisi di atas level US$4.100..
“HSBC menyatakan masih mempertahankan pan. Tak hanya itu, gan netral terhadap durasi investasi dan lebih memilih obligasi berkualitas tinggi berperingkat investment grade guna memperoleh imbal hasil (yield) dan pendapatan kupon yang menarik,” tulis HSBC dikutip dari FXStreet.com. turut berperan penting..
Sebaliknya, apabila area 4.026 mampu bertahan, ditambah lagi dengan memunculkan respons beli yang kuat, peluang rebound teknikal dapat kembali terbuka…
Penguatan ini menjadi kabar baik setelah harga emas ambruk 1,5% pada perdagangan terakhir pekan lalu, Jumat (31/7/2026).// .
Penguatan ini menjadi kabar baik setelah harga perak jatuh 2,3% pada perdagangan terakhir pekan lalu, Jumat (31/7/2026)..
Merujuk Refinitiv, harga emas pada perdagangan Senin (3/8/2026) ada pukul 07.01 WIB ada di posisi US$ 4075,17 per troy ons.
Secara keseluruhan, Dupoin Futures memproyeksikan emas masih rentan terkoreksi menuju US.026 selama belum mampu menembus kembali resistance US.120, meskipun tren jangka menengah masih didukung sentimen safe haven, ditambah lagi dengan prospek pelonggaran moneter ke depan…
Analis HSBC menilai dolar AS masih memiliki ruang penguatan berkat fundamental ekonomi Negeri Paman Sam yang relatif solid serta selisih suku bunga yang tetap menarik dibanding negara lain..
Pada Juli 2026, harga emas menguat 0,84% sekaligus mengakhiri pelemahan dalam empat bulan beruntun sebelumnya..
Merujuk Refinitiv, harga perak pada perdagangan Senin (3/8/2026) ada pukul 07.01 WIB ada di posisi US$ 58,28 per troy ons.
Namun kali ini, investor justru lebih banyak memburu dolar AS dibanding emas. Akibatnya, logam mulia kehilangan momentum penguatannya…
Level tersebut dipan. Tak hanya itu, g sebagai zona penting yang akan menentukan arah pergerakan emas (XAU/USD) selanjutnya,” tulis Dupoin dalam email. turut berperan penting..
“Dalam proyeksi teknikal Dupoin Futures, target pelemahan terdekat berada di area support 4.026.
Meski Ketua The Fed Kevin Warsh belum memberikan sinyal tegas terkait pengetatan lanjutan, ketahanan ekonomi AS membuat pasar tetap berhati-hati..
Tekanan terhadap emas muncul seiring bangkitnya dolar Amerika Serikat (AS). Selain itu, imbal hasil US Treasury…
Munculnya pola swing high pada grafik jangka pendek juga mengindikasikan dominasi pelaku pasar yang melakukan aksi jual..
Perkembangan terkait Ramalan Harga Emas Pekan Ini, Awas Terjun ke Bawah US$4.000! akan terus dipantau mengingat dampaknya terhadap kondisi ekonomi dan pasar secara keseluruhan.
Artikel ini disusun oleh Tim Riset Equityworld Futures Surabaya berdasarkan analisis data pasar dan pemberitaan terbuka di media sosial serta portal berita global.
Peringatan Risiko: Konten ini disediakan hanya untuk tujuan informasi dan menambah wawasan, bukan merupakan rekomendasi investasi. Trading futures dan instrumen keuangan lainnya mengandung risiko tinggi yang dapat mengakibatkan kerugian sebagian atau seluruh modal Anda. Pastikan Anda memahami sepenuhnya risiko yang ada dan selalu melakukan riset mandiri sebelum mengambil keputusan investasi.
Kunjungi website kami untuk informasi lebih lanjut:
Berita Terkini Equity World Futures |
Equityworld Futures Official
Baca juga:
- Equityworld Futures Surabaya | Indonesia Belum Ekspor Listrik ke Singapura Tahun Ini
- BCA Bakal Tebar Dividen Tiga Kali Tahun Ini | Equityworld Futures