0 0
Read Time:4 Minute, 11 Second

Equityworld Futures Trillium Surabaya – Berikut merupakan informasi terbaru terkait Harga Batu Bara Suam-Suam Kuku, Ada Kuat Sentimen Penggerak yang dirangkum dari berbagai sumber terpercaya dan telah disesuaikan oleh Tim Riset EWF untuk memberikan pemahaman yang lebih jelas kepada pembaca.

Peningkatan permintaan tersebut sempat membawa indeks mingguan batu bara Newcastle berkalori 6.000 kilokalori per kilogram menuju level tertinggi dalam empat pekan.

Analisis ini tidak bertujuan mengajak pembaca untuk membeli, menahan, atau menjual produk atau sektor investasi terkait.

Korea Selatan juga meningkatkan pembangkitan batu bara, sementara Jepang menambah pengadaan sebagai langkah antisipasi terhadap gangguan LNG..

Sementara itu, impor Korea Selatan diproyeksikan meningkat menjadi 8,54 juta ton dari 6,08 juta ton..

Perlambatan manufaktur. Selain itu, sektor properti dapat membatasi permintaan energi industri sehingga berdampak pada menjadi risiko bagi kenaikan batu bara berikutnya….

Indeks manajer pembelian atau PMI manufaktur turun menjadi 49,2 dari 50,3 pada Juni.

India membakar lebih banyak batu bara untuk memenuhi permintaan listrik.

// .

Indeks pesanan baru bahkan jatuh ke 48,5, terendah sejak 2023..

Jakarta, Equityworld FuturesΒ – Harga batu bara acuan Newcastle mengakhiri perdagangan Jumat (31/7/2026) di US$134,00 per ton.

Konflik di Timur Tengah turut memberikan dukungan terhadap batu bara.

Impor batu bara termal Asia diperkirakan meningkat selama tiga bulan berturut-turut pada Juli.

Impor batu bara termal India diperkirakan turun menjadi sekitar 10,88 juta ton pada Juli, dari 12,30 juta ton pada Juni.

Gangguan pasokan gas alam cair atau LNG membuat sejumlah negara Asia kembali meningkatkan penggunaan batu bara untuk menjaga keamanan energi..

Sanggahan: Artikel ini adalah produk jurnalistik berupa pan. Di samping itu, gan Equityworld Futures Research juga perlu diperhatikan..

Keputusan sepenuhnya ada pada diri pembaca,. Akibatnya, kami tidak bertanggung jawab terhadap segala kerugian maupun keuntungan yang timbul dari keputusan tersebut…

Rentang pergerakannya mencapai US$4,65 atau sekitar 3,43%, menunjukkan volatilitas masih tinggi..

Oleh sebab itu, Permintaan meningkat terjadi. menjadi konsekuensi dari Penyebab utamanya adalah konsumsi listrik tinggi, sementara harga batu bara impor kembali kompetitif dibandingkan pasokan domestik,..

Di saat bersamaan, pembangkitan listrik berbasis batu bara India meningkat 14% secara tahunan pada Juni, se. Selain itu, gkan pembangkitan hidro turun 20%..

Sepanjang pekan, penutupan tertinggi tercatat di US5,50. Tak hanya itu, terendah di US0,85 turut berperan penting..

Kenaikan harga minyak sekaligus biaya angkut dapat membuat batu bara impor semakin mahal, khususnya bagi India dan negara berkembang lainnya…

Meskipun berakhir melemah, permintaan dari Asia masih memberikan penopang bagi harga batu bara..

Harga batu bara jatuh 2,14% ke US$132,50 pada Senin, kemudian kembali turun 1,25% menjadi US$130,85 pada Selasa..

Harga turun 1,07% menjadi US4,05 pada Kamis, ditambah lagi dengan melemah tipis ke US4,00 pada Jumat…

Persediaan batu bara di pembangkit listrik India turun menjadi sekitar 13-14 hari konsumsi pada akhir Juli.

Kenaikan terutama berasal dari China, Jepang,, ditambah lagi dengan Korea Selatan yang meningkatkan pembelian untuk menghadapi puncak kebutuhan listrik musim panas…

Jika stok terus berkurang, ditambah lagi dengan harga impor mulai lebih menarik, India berpotensi kembali aktif di pasar internasional…

Angka tersebut menjadi yang terendah sejak Agustus tahun lalu..

Pembelian batu bara Australia oleh China bahkan melesat 91,3% secara bulanan menjadi 6,36 juta ton.

Batu bara kemudian melonjak 3,55% ke US$135,50 pada Rabu.

Tekanan jual langsung terlihat pada awal pekan.

Impor Jepang diperkirakan mencapai 10,46 juta ton pada Juli, naik dari 7,51 juta ton pada Juni.

Namun, penguatan tersebut tidak bertahan lama.

Harga batu bara internasional yang masih tinggi. Tak hanya itu, pasokan domestik yang melimpah membuat pembeli India menahan impor. turut berperan penting..

Berbeda dengan negara Asia lainnya, permintaan impor India masih tertahan.

Sebanyak 29 dari 190 pembangkit yang dipantau juga berada dalam kondisi persediaan kritis..

Dari China, aktivitas manufaktur pada Juli juga kembali mengalami kontraksi.

Impor batu bara termal Negeri Panda mencapai 30,60 juta ton pada Juni, melonjak 38,3% dibandingkan Mei. Tak hanya itu, menjadi posisi tertinggi sejak Februari. turut berperan penting..

Secara mingguan, batu bara melemah US$1,40 atau 1,03% dari posisi US$135,40 per ton pada akhir pekan sebelumnya..

Namun, terdapat peluang permintaan kembali meningkat.

Harga turun tipis US$0,05 atau 0,04% dibandingkan perdagangan sebelumnya..

Perkembangan terkait Harga Batu Bara Suam-Suam Kuku, Ada Kuat Sentimen Penggerak akan terus dipantau mengingat dampaknya terhadap kondisi ekonomi dan pasar secara keseluruhan.


Artikel ini disusun oleh Tim Riset Equityworld Futures Surabaya berdasarkan analisis data pasar dan pemberitaan terbuka di media sosial serta portal berita global.

Peringatan Risiko: Konten ini disediakan hanya untuk tujuan informasi dan menambah wawasan, bukan merupakan rekomendasi investasi. Trading futures dan instrumen keuangan lainnya mengandung risiko tinggi yang dapat mengakibatkan kerugian sebagian atau seluruh modal Anda. Pastikan Anda memahami sepenuhnya risiko yang ada dan selalu melakukan riset mandiri sebelum mengambil keputusan investasi.

Kunjungi website kami untuk informasi lebih lanjut:
Berita Terkini Equity World Futures |
Equityworld Futures Official

Baca juga:

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

By