0 0
Read Time:2 Minute, 47 Second

Equityworld Futures Trillium Surabaya – Berikut merupakan informasi terbaru terkait Harga CPO Menanjak, Kapan Bisa ke US$ 4.900? yang dirangkum dari berbagai sumber terpercaya dan telah disesuaikan oleh Tim Riset EWF untuk memberikan pemahaman yang lebih jelas kepada pembaca.

Secara produk, ekspor minyak sawit mentah atau CPO Malaysia justru meningkat menjadi 194.970 ton dari 155.320 ton.

Ekspor ke kawasan tersebut mencapai 182.930 ton, naik dari 132.320 ton pada periode 1-20 Agustus..

Sepanjang bulan tersebut, harga rata-rata CPO tercatat sekitar MYR4.792,26 per ton, sehingga berdampak pada posisi pagi ini sekitar 2,52% lebih tinggi…

Meski terkoreksi pada Jumat (18/9/2026), CPO masih mencatat penguatan secara mingguan.

Pergerakan selanjutnya akan sangat dipengaruhi oleh perkembangan permintaan ekspor. Selain itu, kemampuan harga mempertahankan level support dalam beberapa sesi ke depan…

Secara lebih luas, CPO masih berada dalam fase konsolidasi pada rentang MYR4.814-MYR5.032 per ton.

Di sisi lain, permintaan dari India. Di samping itu, kawasan anak benua justru meningkat juga perlu diperhatikan..

Penurunan ekspor terutama terlihat pada sejumlah pasar utama.

Harga CPO saat ini juga masih berada di atas rata-rata Agustus 2026.

Pengiriman ke Uni Eropa turun menjadi 140.247 ton dari 182.226 ton, sementara ekspor ke China merosot menjadi 45.000 ton dari 82.800 ton..

Dari sisi teknikal, analis komoditas Reuters Wang Tao menilai CPO berpotensi menguji area support MYR4.868 per ton.

Meski bergerak menguat pada awal perdagangan, sentimen dari sisi permintaan masih menjadi perhatian pasar.

Jika level tersebut ditembus, harga berpotensi bergerak menuju kisaran MYR4.811-MYR4.844 per ton..

Jakarta,Β CNBCΒ Indonesia – Harga minyak sawit mentah (crude palm oil/CPO) menguat tipis pada perdagangan Senin (21/9/2026), meski pasar dibayangi penurunan ekspor produk sawit Malaysia..

Jika harga mampu bertahan. Tak hanya itu, melanjutkan kenaikan, CPO berpeluang menuju kisaran MYR4.931-MYR4.959 per ton. turut berperan penting..

Namun, penurunan pada sejumlah produk olahan membuat total ekspor secara keseluruhan tetap melemah..

Berdasarkan data Refinitiv sekitar pukul 10.00 WIB, harga CPO tercatat di posisi MYR4.913 per ton, naik sekitar 0,31% dibandingkan harga penutupan Jumat (18/9/2026) di MYR4.898 per ton..

Dibandingkan posisi MYR4.814 per ton pada Jumat (11/9/2026), harga CPO naik sekitar 1,75%..

Data cargo surveyor Intertek Testing Services (ITS) menunjukkan ekspor produk sawit Malaysia selama 1-20 September turun 12,8% menjadi 714.012 ton, dibandingkan 819.141 ton pada periode yang sama bulan sebelumnya..

Sementara itu, level MYR4.902 per ton menjadi area penting yang perlu dipertahankan.

Perkembangan terkait Harga CPO Menanjak, Kapan Bisa ke US$ 4.900? akan terus dipantau mengingat dampaknya terhadap kondisi ekonomi dan pasar secara keseluruhan.


Artikel ini disusun oleh Tim Riset Equityworld Futures Surabaya berdasarkan analisis data pasar dan pemberitaan terbuka di media sosial serta portal berita global.

Peringatan Risiko: Konten ini disediakan hanya untuk tujuan informasi dan menambah wawasan, bukan merupakan rekomendasi investasi. Trading futures dan instrumen keuangan lainnya mengandung risiko tinggi yang dapat mengakibatkan kerugian sebagian atau seluruh modal Anda. Pastikan Anda memahami sepenuhnya risiko yang ada dan selalu melakukan riset mandiri sebelum mengambil keputusan investasi.

Kunjungi website kami untuk informasi lebih lanjut:
Berita Terkini Equity World Futures |
Equityworld Futures Official

Baca juga:

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

By