0 0
Read Time:3 Minute, 36 Second

Equityworld Futures Trillium Surabaya – Berikut merupakan informasi terbaru terkait Mata Uang Asia Kebakaran: Rupiah – Won Terkapar, Cuma 2 Negara Selamat yang dirangkum dari berbagai sumber terpercaya dan telah disesuaikan oleh Tim Riset EWF untuk memberikan pemahaman yang lebih jelas kepada pembaca.

Yen Jepang juga menguat 0,14% ke posisi JPY 162,15/US$, sementara yuan China naik tipis 0,01% ke CNY 6,793/US$..

Tekanan paling dalam dialami won Korea Selatan yang melemah 0,54% ke posisi KRW 1.549,09/US$.

Perhatian utama pasar pekan ini tertuju pada data tenaga kerja AS.

Berdasarkan CME FedWatch Tool, pelaku pasar kini memperhitungkan peluang 31,50% bahwa The Fed akan menaikkan suku bunga sebesar 25 basis poin pada rapat 28-29 Juli.

Penguatan ini terjadi setelah DXY sempat turun 0,26% pada perdagangan sebelumnya..

// .

DXY bahkan berada di momentum kenaikan sekitar 1,3% sepanjang kuartal II-2026.

Meski sempat terkoreksi, dolar AS masih berada di level yang cukup tinggi.

Kini, investor menunggu data ketenagakerjaan AS, mulai dari data ADP hingga nonfarm payrolls pekan ini.

Jakarta, Equityworld Futures – Mayoritas mata uang Asia melemah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan Selasa (30/6/2026).

Meski begitu, laporan media yang mengutip pejabat AS menyebut kedua negara telah sepakat untuk menahan diri menjelang putaran negosiasi berikutnya.

Mata uang Garuda melemah 0,25% ke posisi Rp17.880/US$.

Namun, Iran menyatakan belum ada pertemuan yang dijadwalkan, setelah serangan rudal dari kedua pihak pada akhir pekan kembali menguji gencatan senjata sementara untuk mengakhiri perang yang sudah berlangsung empat bulan..

Rupiah menjadi salah satu mata uang yang berada di zona merah pada pagi ini.

Kondisi ini menunjukkan dolar AS masih cukup kuat di tengah kombinasi sentimen suku bunga The Fed, data ekonomi AS,, ditambah lagi dengan ketidakpastian geopolitik…

Kapal-kapal juga disebut dapat kembali bergerak bebas melalui selat..

Peso Filipina juga melemah 0,13% ke posisi PHP 61,259/US$, sementara dolar Singapura turun 0,08% ke SGD 1,293/US$.

Sementara itu, peluang suku bunga tetap dipertahankan berada di 68,50%..

Data tersebut akan menjadi petunjuk penting untuk menilai apakah The Fed masih punya ruang untuk menaikkan suku bunga dalam waktu dekat..

Posisi ini membuat rupiah kembali bergerak mendekati level psikologis Rp17.900/US$..

Tekanan terjadi saat indeks dolar AS kembali menguat..

Pelaku pasar juga mencermati sejumlah keputusan Mahkamah Agung AS.

Tim negosiasi Iran. Tak hanya itu, AS dijadwalkan berada di Doha pekan ini turut berperan penting..

Dong Vietnam menyusul dengan koreksi 0,28% ke posisi VND 26.304/US$..

Di sisi lain, ringgit Malaysia menjadi mata uang dengan penguatan paling tajam di Asia setelah naik 0,30% ke posisi MYR 4,055/US$.

Keputusan ini membantu meredakan sebagian kekhawatiran pasar terhadap independensi The Fed di bawah pemerintahan Trump..

Dolar Taiwan terkoreksi 0,07% ke TWD 31,872/US$, baht Thailand melemah 0,03% ke THB 33,26/US$..

Merujuk data Refinitiv per pukul 09.10 WIB, dari 10 mata uang Asia, sebanyak tujuh mata uang melemah terhadap dolar AS, sementara tiga lainnya menguat..

Sementara itu, indeks dolar AS (DXY) terpantau menguat 0,17% ke posisi 101,280 pada pukul 09.10 WIB.

Penyebab utamanya adalah dapat memberi gambaran baru mengenai kekuatan pasar tenaga kerja AS. Selain itu, arah kebijakan bank sentral AS, The Federal Reserve/The Fed.,. Akibatnya, Laporan nonfarm payrolls yang akan dirilis Kamis menjadi agenda penting terjadi….

Salah satunya adalah keputusan yang menolak upaya Presiden Donald Trump untuk memecat Gubernur The Fed Lisa Cook.

Dari sisi geopolitik, perhatian pasar masih tertuju pada hubungan AS-Iran.

Perkembangan terkait Mata Uang Asia Kebakaran: Rupiah – Won Terkapar, Cuma 2 Negara Selamat akan terus dipantau mengingat dampaknya terhadap kondisi ekonomi dan pasar secara keseluruhan.


Artikel ini disusun oleh Tim Riset Equityworld Futures Surabaya berdasarkan analisis data pasar dan pemberitaan terbuka di media sosial serta portal berita global.

Peringatan Risiko: Konten ini disediakan hanya untuk tujuan informasi dan menambah wawasan, bukan merupakan rekomendasi investasi. Trading futures dan instrumen keuangan lainnya mengandung risiko tinggi yang dapat mengakibatkan kerugian sebagian atau seluruh modal Anda. Pastikan Anda memahami sepenuhnya risiko yang ada dan selalu melakukan riset mandiri sebelum mengambil keputusan investasi.

Kunjungi website kami untuk informasi lebih lanjut:
Berita Terkini Equity World Futures |
Equityworld Futures Official

Baca juga:

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

By