0 0
Read Time:1 Minute, 23 Second

Equityworld Futures Trillium Surabaya – Berikut merupakan informasi terbaru terkait Harga LNG US$ 13 per MMBTU Bakal Pangkas Penerimaan Negara yang dirangkum dari berbagai sumber terpercaya dan telah disesuaikan oleh Tim Riset EWF untuk memberikan pemahaman yang lebih jelas kepada pembaca.

Menurut Bahlil, kebijakan tersebut diambil untuk mencegah gelombang pemutusan hubungan kerja (PHK) akibat tingginya harga LNG yang sebelumnya mencapai sekitar US$23 per MMBTU..

Tapi ini kita tanggung bersama,” kata Bahlil di kompleks parlemen, Jakarta, Senin, 29 Juni 2026..

MENTERI Energi sekaligus Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia mengakui keputusan pemerintah menurunkan harga gas alam cair (LNG) untuk industri menjadi US per Metric Million British Thermal Unit (MMBTU) akan mengurangi pendapatan seluruh pihak di sepanjang rantai pasok, mulai dari kontraktor kontrak kerja sama (KKKS), PT Perusahaan Gas Negara (PGN), hingga pemerintah…

“Yang pasti akan ada penurunan pendapatan, baik di sektor hulu migas, hilir, maupun penerimaan negara.

Perkembangan terkait Harga LNG US$ 13 per MMBTU Bakal Pangkas Penerimaan Negara akan terus dipantau mengingat dampaknya terhadap kondisi ekonomi dan pasar secara keseluruhan.


Artikel ini disusun oleh Tim Riset Equityworld Futures Surabaya berdasarkan analisis data pasar dan pemberitaan terbuka di media sosial serta portal berita global.

Peringatan Risiko: Konten ini disediakan hanya untuk tujuan informasi dan menambah wawasan, bukan merupakan rekomendasi investasi. Trading futures dan instrumen keuangan lainnya mengandung risiko tinggi yang dapat mengakibatkan kerugian sebagian atau seluruh modal Anda. Pastikan Anda memahami sepenuhnya risiko yang ada dan selalu melakukan riset mandiri sebelum mengambil keputusan investasi.

Kunjungi website kami untuk informasi lebih lanjut:
Berita Terkini Equity World Futures |
Equityworld Futures Official

Baca juga:

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

By