Equityworld Futures Surabaya – Update berita terbaru terkait Investasi di Industri Otomotif Tembus Rp 194,22 Triliun yang dirangkum dari berbagai sumber terpercaya dan telah disesuaikan untuk memberikan pemahaman yang lebih jelas kepada pembaca.
Pilihan Editor: Daya Beli Lesu, Bisakah Penjualan Mobil IIMS 2026 Tercapa.
Permintaan di pasar domestik tahun lalu melemah. Selain itu, berakibat pada turunnya penjualan..
Penjualan ritel (dari dealer ke konsumen) sebanyak 833.712 unit, turun 6,3 persen dibandingkan 2024.Agus mengatakan ekspor mobil utuh atau Completely Built Up (CBU) justru yang menopang kinerja industri otomotif Indonesia.
Rata-rata produksi kendaraan roda empat mencapai 2,59 juta unit per tahun.Lalu pabrikan roda dua. Selain itu, tiga saat ini sebanyak 82 dan telah menyerap tenaga kerja sebanyak 30 ribu orang.
Jumlah tersebut berasal dari investasi pabrikan kendaraan roda empat sebesar Rp 163,75 triliun. Selain itu, kendaraan roda dua dan tiga sebesar Rp 30,47 triliun.“Tentu investasi ini pasti akan melahirkan multiplier effect yang besar bagi pekonomian.” kata Agus Gumiwang saat di JIExpo Kemayoran, Jakarta, Kamis, 5 Februari 2026.Menurut data Kementerian Perindustrian, saat ini terdapat 41 pabrikan kendaraan roda empat dan telah menyerap tenaga kerja sebanyak 69 ribu orang.
Hal ini disebabkan oleh juga menyerap hampir 100 ribu tenaga kerja langsung, belum lagi yang tidak langsung,” ucap Agus Gumiwang.Meski demikian, penjualan secara wholesales (dari pabrik ke dealer) pada 2025 sebanyak 803.687 unit, turun 7,2 persen dibandingkan 2024 sehingga Rata-rata produksi kendaraan roda dua mencapai 11,2 juta per tahun.“Sektor otomotif ini sangat penting.
MENTERI Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita mengatakan total investasi di industri otomotif mencapai Rp 194,22 triliun hingga 2025.
Perkembangan terkait Investasi di Industri Otomotif Tembus Rp 194,22 Triliun akan terus dipantau mengingat dampaknya terhadap kondisi ekonomi dan pasar secara keseluruhan.
Sumber artikel: Sumber Asli
Artikel ini dipublikasikan ulang untuk tujuan edukasi dan informasi pasar. Informasi yang disajikan tidak merupakan rekomendasi investasi.
Informasi Resmi PT Equityworld Futures:
Perhatian: Trading futures mengandung risiko kerugian. Sebelum memulai trading, pastikan Anda memahami risikonya. Performa masa lalu tidak menjamin hasil di masa depan.
Baca juga:
- Equityworld Trillium Surabaya – Faktor Penentu Harga Emas, Suku Bunga Fed dan Penguatan Dolar AS
- Equityworld Trillium Surabaya – Klaim Pengangguran US Diestimasikan Turun