Equityworld Futures Trillium Surabaya – Berikut merupakan informasi terbaru terkait Harga Emas Kembali Mengangkasa, Kini Tinggal Hadapi ‘Musuh’ Terakhir yang dirangkum dari berbagai sumber terpercaya dan telah disesuaikan oleh Tim Riset EWF untuk memberikan pemahaman yang lebih jelas kepada pembaca.
Hal ini disebabkan oleh lonjakan harga minyak meningkatkan ekspektasi suku bunga tinggi bertahan lebih lama., akibatnya Selama perang AS-Israel melawan Iran, emas sempat tertekan..
Kenaikan ini memperpanjang tren positifnya dengan menguat 10,2% dalam empat hari beruntun..
Kenaikan ini memperpanjang tren positifnya dengan menguat 6,3% dalam empat hari beruntun..
Jakarta, Equityworld Futures – Harga emas. Di samping itu, perak melonjak setelah ekspektasi kenaikan suku bunga oleh Federal Reserve (The Fed) tahun ini mereda. juga perlu diperhatikan..
Sentimen tersebut muncul setelah tercapainya kesepakatan damai sementara antara Amerika Serikat (AS). Selain itu, Iran yang menekan harga minyak serta mengurangi kekhawatiran inflasi…
Kesepakatan damai sementara yang diumumkan Presiden AS Donald Trump memperpanjang gencatan senjata yang rapuh antara AS. Di samping itu, Iran selama 60 hari serta membuka kembali Selat Hormuz, yang sebelumnya diblokir Iran sejak serangan AS dan Israel pada Februari. juga perlu diperhatikan..
Pelaku pasar kini menantikan serangkaian rapat bank sentral pekan ini, termasuk keputusan suku bunga The Fed pada Rabu, yang menjadi rapat pertama di bawah kepemimpinan Ketua The Fed yang baru, Kevin Warsh.
Jika The Fed hawkish maka dolar bisa kembali menguat. Selain itu, itu bisa menekan permintaan emas…
Meski dikenal sebagai aset lindung nilai terhadap inflasi, emas yang tidak memberikan imbal hasil cenderung kurang menarik ketika suku bunga berada di level tinggi..
Merujuk Refinitiv, harga emas pada perdagangan Selasa (16/6/2026) ditutup di US$ 4330,13 per troy ons.
Pada perdagangan hari ini, Rabu (17/6/2026) pukul 06.34, harga emas menguat tipis 0,13% ke US$ 4335,81.
// .
Pada perdagangan hari ini, Rabu (17/6/2026) pukul 06.34, harga perak melemah tipis 0,2% ke US$ 70,02 per troy ons..
“Yang menopang pasar dalam dua sesi terakhir adalah prospek tercapainya kesepakatan antara Amerika Serikat. Tak hanya itu, Iran untuk mengakhiri perang,” kata David Meger, Direktur Perdagangan Logam di High Ridge Futures, dikutip dari Refinitiv. turut berperan penting..
Menurutnya, dampak dari kesepakatan tersebut adalah turunnya suku bunga jangka pendek, merosotnya harga energi,, ditambah lagi dengan berkurangnya kemungkinan The Fed perlu menaikkan suku bunga lagi tahun ini…
Direktur Perdagangan Logam High Ridge Futures, David Meger, mengatakan prospek berakhirnya perang antara AS. Di samping itu, Iran telah menjadi faktor utama yang menopang harga emas dalam dua sesi terakhir. juga perlu diperhatikan..
Data CME FedWatch menunjukkan pelaku pasar kini memperkirakan peluang kenaikan suku bunga The Fed pada Desember sebesar 60%, turun dari sekitar 70% pada pekan lalu..
Harga minyak Brent juga turun di bawah US$80 per barel untuk pertama kalinya sejak awal Maret setelah anjlok hampir 5% pada Senin menyusul pengumuman kesepakatan tersebut..
The Fed akan menjadi “musuh” terakhir emas untuk terbang tinggi..
Merujuk Refinitiv, harga perak pada perdagangan Selasa (16/6/2026) ditutup di US$ 70,17 per troy ons.
Β // .
Meski Jika The Fed lebih dovish maka emas bisa terbang lagi, namun jika hawkish maka emas bisa kembali tertekan tetap penting..
“Dampak yang kita lihat dari perkembangan tersebut adalah turunnya suku bunga jangka pendek, merosotnya harga energi, serta berkurangnya kemungkinan The Fed perlu menaikkan suku bunga lagi pada tahun ini.” imbuhnya..
Perkembangan terkait Harga Emas Kembali Mengangkasa, Kini Tinggal Hadapi ‘Musuh’ Terakhir akan terus dipantau mengingat dampaknya terhadap kondisi ekonomi dan pasar secara keseluruhan.
Artikel ini disusun oleh Tim Riset Equityworld Futures Surabaya berdasarkan analisis data pasar dan pemberitaan terbuka di media sosial serta portal berita global.
Peringatan Risiko: Konten ini disediakan hanya untuk tujuan informasi dan menambah wawasan, bukan merupakan rekomendasi investasi. Trading futures dan instrumen keuangan lainnya mengandung risiko tinggi yang dapat mengakibatkan kerugian sebagian atau seluruh modal Anda. Pastikan Anda memahami sepenuhnya risiko yang ada dan selalu melakukan riset mandiri sebelum mengambil keputusan investasi.
Kunjungi website kami untuk informasi lebih lanjut:
Berita Terkini Equity World Futures |
Equityworld Futures Official
Baca juga:
- Equity World Trillium Surabaya βΒ Harga Emas Hari Ini, Potensi Penguatan Setelah The Fed Pangkas Suku Bunga
- Equityworld Futures Surabaya | Aset BCA Syariah Tumbuh 18,1 Persen per April Tahun Ini